Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Innova Diesel 2014 Saya Hampir Jadi Objek Penipuan ‘Pihak Ketiga’ Jual-Beli Mobil Bekas

Ramadhan Rahmat oleh Ramadhan Rahmat
31 Mei 2021
A A
Innova Diesel 2014 Saya Hampir Jadi Objek Penipuan ‘Pihak Ketiga’ Jual-Beli Mobil Bekas

Innova Diesel 2014 Saya Hampir Jadi Objek Penipuan ‘Pihak Ketiga’ Jual-Beli Mobil Bekas

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sudah dua kali saya hampir jadi korban penipuan di pasar mobil bekas. Terakhir, Innova Diesel 2014 saya jadi objek penipuan. Menyebalkan.

Sebelum memulai cerita konyol ini, saya punya tips untuk kamu semua. Bunyinya begini: Jangan lakukan transaksi jual-beli mobil bekas dengan pihak ketiga tanpa kehadiran salah satu pihak penjual maupun pembeli. Ingat, kewaspadaan itu penting.

Kasus ini ternyata sudah sering terjadi di kalangan pedagang mobil bekas. Oleh sebab itu, sesama pedagang mobil bekas selalu saling mengingatkan untuk menjaga kewaspadaan di pasar online. Beruntung bagi saya yang saat itu sedang berusaha menjual Toyota Innova Diesel 2014.

Sayangnya, penipuan jual-beli mobil bekas dengan modus pihak ketiga masih menimpa beberapa pedagang mobil bekas. Termasuk beberapa teman saya. Jadi, semoga cerita pendek ini bisa menjadi contoh, mengedukasi, bermanfaat, dan yah, pokoknya semoga berguna.

Kejadian ini terjadi pada Selasa, 25 Mei 2021. Saya mengiklankan mobil bekas Innova Diesel 2014 di salah satu platform jual-beli mobil bekas. Cukup banyak yang menghubungi saya saat itu. Salah satunya salah satu pembeli yang beberapa kali menghubungi. Sungguh terlihat sangat meyakinkan.

Anehnya, dia tidak tidak banyak pertanyaan soal kondisi Innova Diesel 2014 bekas milik saya, surat-suratnya, apalagi negosiasi harga. Dia langsung menanyakan nomor WhatsApp. Saya jadi lebih yakin lagi setelah melihat foto WhatsApp-nya menggunakan logo Polda Metro Jaya. Pikir saya ini, sih, bakal aman.

Selasa siang masih di tanggal yang sama, obrolan berlanjut di WhatsApp. Dia bilang kalau Innova Diesel 2014 itu akan dijual kembali ke teman istrinya dengan model cicilan 3 sampai 4 kali. Saya menganggap kata-katanya masih wajar. Ketika Innova Diesel 2014 itu selesai ditransaksikan dan sudah resmi pindah tangan, tentu hak dia untuk menjual mobil bekas itu lagi.

Selasa sore, dia menghubungi lagi. Kali ini dia menanyakan detail kondisi Innova Diesel 2014 yang mau saya jual. Di akhir obrolan, dia bilang sedang ada pekerjaan di Subang dan akan melihat kondisi mobil secara langsung di hari libur.

Saat itu saya tegaskan satu hal. Lantaran peminat Innova Diesel 2014 cukup tinggi, saya tetap akan mempertimbangkan tawaran yang masuk. Saya yakin mobil bekas ini akan laku dengan cepat. Saya tegaskan dua kali ke dia. Saya akan tetap terus membuka peluang ke calon-calon pembeli lain selama belum ada transaksi yang berhasil (belum laku).

Mungkin dia memang sangat berminat dengan mobil bekas yang saya jual. Sebelum telepon ditutup, dia memutuskan untuk segera datang esok harinya. Rabu pagi di 26 Mei 2021, dia menelepon lagi. Dia bilang yang akan datang untuk memeriksa detail Innova Diesel 2014 itu adalah temannya.

Saat itu saya sudah merasa semakin aneh. Dia berpesan supaya jangan menyebutkan harga mobil bekas itu kepada rekannya yang datang. Dari sini kecurigaan saya semakin kuat. Lantaran curiga, saya sengaja memancing dia untuk bikin blunder.

Dan benar, dia melakukan beberapa blunder. Cerita yang dia katakan berbeda dengan narasi yang sebelumnya dia buat. Saat itu, dia (kayaknya) kelepasan ngomong kalau yang datang adalah calon pembeli dari pihak dia. Liciknya, dia melarang saya untuk nggak buka harga. Alasannya biar transaksi cepat selesai. Eits, tidak semudah itu anak brengsek.

Saya itu juga saya sudah bulat kalau ini penipuan. Setelah mengakhiri telepon, saya meminta saran kepada beberapa teman pedagang mobil bekas. Teman-teman saya menyarankan untuk melanjutkan proses jual beli mobil bekas itu. Biar tahu gimana akhirnya. Saya pun setuju.

Rabu siang, “teman si penipu” datang. Setelah ngobrol sebentar, saya jadi tahu kalau calon korban ini ternyata pemilik sebuah showroom mobil bekas. Calon korban ini sengaja datang untuk memastikan kecurigaannya akan indikasi terjadinya penipuan. Untung kami sama-sama curiga dan bisa berpikir dengan jernih.

Iklan

Jadi, si penipu itu menawarkan Innova Diesel 2014 milik saya dengan harga Rp150 juta. Padahal, saya menjual mobil bekas itu di harga Rp210 juta. Modusnya, ketika calon korban sudah transfer, dia akan memblokir nomor kontak lalu kabur begitu saja.

Untuk kamu ketahui, harga Innova Diesel 2014 bekas masih di atas Rp200 juta. Harganya beragam, antara Rp205 hingga Rp210 tergantung banyak hal, salah satunya kondisi mobil. Sangat penting untuk rajin-rajin cek dan membandingkan harga di berbagai platform. Jika perlu, tanya ke banyak showroom mobil bekas, terutama yang terpercaya.

Ingat, yang namanya keamanan memang biasanya lekat dengan keribetan.

Saya sendiri sudah dua kali hampir kena penipuan “pihak ketiga” seperti ini. Untungnya, tidak ada yang berhasil. Hal ini, saya rasa, juga berkat jaringan pertemanan sesama pedagang mobil bekas. Jadi, menjaga silaturahmi itu penting biar nggak jadi korban penipuan “pihak ketiga” brengsek macam mas-mas nggak jelas itu tadi.

BACA JUGA Pengalaman Saya Ditipu Showroom Motor Bekas nan Laknat Saat Membeli Honda Vario 125 dan kisah seru bersama kendaraan lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Terakhir diperbarui pada 31 Mei 2021 oleh

Tags: Innova 2014Innova Diesel 2014mobil bekasMobkaspenipuanpenipuan mobil bekastoyotatoyota innova
Ramadhan Rahmat

Ramadhan Rahmat

Pedagang mobil bekas, suka kol goreng, dan belum punya pacar.

Artikel Terkait

Innova Reborn Terlahir Jadi Mobilnya Orang Bodoh dan Pemalas (Wikimedia Commons)
Pojokan

Bapak Rela Jual Tanah demi Membeli Innova Reborn Setelah Tahu Bahwa Reborn Bukan Sekadar Mobil Terbaik 2025, tapi Investasi yang Nggak Bisa Rugi

25 Februari 2026
Toyota Avanza Perusak Gengsi, Gak Waras Gak Berani Beli MOJOK.CO
Otomojok

Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

24 Februari 2026
Innova Reborn, Mobil Terbaik Toyota dan Zenix Tetap Menyedihkan MOJOK.CO
Otomojok

Innova Reborn Mobil Terbaik Sepanjang Masa, Toyota Saja Tidak Rela Menyuntik Mati dan Zenix Tetap Saja Menyedihkan

10 Februari 2026
Dari keterangan Polresta Yogyakarta: Kantor scammer berbasis love scam di Gito Gati, Sleman, raup omzet puluhan miliar perbulan MOJOK.CO
Aktual

Kantor Scammer Gito Gati Sleman: Punya 200 Karyawan, Korbannya Lintas Negara, dan Raup Rp30 Miliar Lebih Perbulan dari Konten Porno

7 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa MOJOK.CO

Bertahun-tahun Jadi User Motor Matic, Memilih Beralih ke Honda Revo yang Nggak “Good Looking” demi Selamatkan Dompet dan Nyawa

24 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Yang paling berat dari mudik lebaran ke kampung halaman bukan pertanyaan kapan nikah atau dibandingkan di momen halal bihalal reuni keluarga, tapi menyadari orang tua makin renta dan apa yang terjadi setelahnya MOJOK.CO

Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya

27 Februari 2026
Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri MOJOK.CO

Rela Melepas Status WNI karena “Technical Stuff” di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri

27 Februari 2026
Tes Kompetensi Akademik, TKA, Stres, orang tua.MOJOK.CO

3 Cara Sukses Hadapi TKA Tanpa Banyak Drama, Orang Tua Wajib Tahu Biar Anak Nggak Stres

25 Februari 2026
Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.