Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Drama Korea dan Uji Coba Nuklir Korea Utara

Redaksi oleh Redaksi
8 September 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sejak berita soal percobaan nuklir Korea Utara sampai di tangan Romlah melalui perantara gajetnya, Romlah langsung memutuskan untuk tidak lagi streaming video drama Korea atau boyband Korea yang selama ini selalu menjadi tontonan utamanya di kala ia senggang.

“Pokoknya males, batinku tercabik kalau harus menonton produk kebudayaan dari negara yang suka main-main dengan nuklir,” katanya sok heroik sewaktu ditanya oleh Karjo alasan kenapa ia tidak lagi suka streaming drama Korea.

Karjo hanya manggut-manggut. Dalam hati, ia girang betul. Sebab itu artinya, jatah pengeluaran bulanan untuk kuota internet di rumah mereka akan berkurang drastis. Maklum, kalau sudah streamingan drakor, Romlah sudah seperti panitia lomba: tidak bisa diganggu gugat.

Seperti diketahui, baru-baru ini, Korea Utara bikin geram banyak pemimpin dunia karena tetap nekat melakukan uji coba nuklir serta mengirim rudal ke Samudra Pasifik. Langkah tersebut memicu kecaman internasional dan dianggap membahayakan jalur penerbangan.

“Yakin kamu nggak mau lagi streamingan drama Korea?” tanya Karjo mencoba meraba dan memastikan keadaan.

Romlah mendengus pelan, “Yakin, sangat yakin.”

“Terus kalau kamu nggak streamingan drakor, nanti kamu hiburannya apa?”

“Kan masih ada Dangdut Academy, masih ada FTV, masih ada sinetron, masih ada Uya Kuya, masih ada Mamah dan Aa’. Aku bukan tipikal wanita yang rapuh hanya karena nggak nonton drama Korea,” jawab Romlah. “Bagiku, drakor bukan harga mati.”

“Ya sudah kalau begitu, aku nurut saja,” kata Karjo sok pasrah, padahal hatinya benar-benar bungah.

Sejak saat itu, Romlah jadi lebih banyak berada di ruang tengah ketimbang di kamar. Menonton acara-acara televisi sebagai pengalih kegemarannya akan drama korea.

“Nah, enak kan nonton tivi begini?” kata Karjo suatu kali saat menemani Romlah menonton televisi.

“Enak, Mas. Acaranya banyak, variatif.” jawab Romlah.

“Orang Korea Utara sana belum tentu lho bisa nonton siaran acara yang bebas kayak gini.”

Iklan

“Ah, masak sih, Mas?”

“Lha iya, orang Korea Utara itu terasing, akses informasi sedikit, semuanya serba dibatasi.”

“Lho, dibatasi gimana? Lha wong sampai bisa bikin acara drama-drama bagus kok, punya banyak boyband cakep-cakep gitu,” bantah Romlah.

“Itu yang Korea Selatan, kalau yang Korea Utara itu beda,” jelas Karjo. “Korea itu ada dua, Dek. Ada Korea Utara, ada Korea Selatan. Sama kayak alun-alun Jogja, ada alun-alun lor, ada alun-alun kidul.”

“Lho, ada dua tho?”

“Lha iya. Sudah beda negara”

“Kalau Lee Min Ho itu dari Korea yang mana?” tanya Romlah penasaran.

“Dia siapa?”

“Artis drama Korea,”

“Kalau itu sudah bisa dipastikan dari Korea Selatan. Begitu pula dengan artis-artis lainnya, juga boyband-boyband yang isinya cowok-cowok kemayu pupuran itu, hampir semuanya dari Korea Selatan,” kata Karjo agak sentimen sama cowok boyband Korea.

“Lha kalau yang main nuklir itu Korea yang mana? Utara apa selatan?”

“Yang main nuklir itu yang Korea Utara.”

“Wah, kalau begitu aku sudah suuzon, Mas,” kata Romlah sambil berlari menuju kamar.

“Lho, mau ke mana?” tanya Karjo agak teriak.

“Mau ambil hape, mau streamingan nonton drakor lagi. Aku baru tahu yang main nuklir itu Korea Utara, sedangkan mas-mas cakep yang sering aku tonton ini dari Korea Selatan.”

Karjo tercekat. Ia menyesal karena tak sengaja telah menerangkan perbedaan antara Korea Utara dan Korea Selatan.

“Duh Gustiiii, nggak jadi ngirit ….”

Nuklir korea

Terakhir diperbarui pada 8 September 2017 oleh

Tags: drama koreakorea utaraNuklir
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Dracin bukan sekadar kisah cinta lebay. MOJOK.CO
Ragam

Kisah Cinta “Menye-menye” ala Dracin bikin Hidup Perempuan Dewasa Lebih Berbunga dari Luka Masa Lalu yang Menyakitkan

6 Januari 2026
Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!
Liputan

Pengalaman Orang Indonesia yang Hidup di Cina: Makanannya Enak, Lingkungannya Begitu Menyenangkan, tapi Hati-hati dengan Toilet Umumnya!

4 Juni 2024
5 Drama Korea Bertema Pendidikan, Nonton Sambil Belajar Tipis-tipis MOJOK.CO
Hiburan

5 Drama Korea Bertema Pendidikan, Nonton Sambil Belajar Tipis-tipis

21 September 2023
rekomendasi 5 drakor politik
Podium

Rekomendasi 5 Drakor Bertema Politik, Cocok Buat Maraton Nunggu Buka Puasa!

25 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
Lima daerah di Jawa Tengah jadi pilot project BPOM Pusat untuk produk jamu aman demi menjaga citra obat tanaman herbal warisan UNESCO MOJOK.CO

Merawat Citra Jamu di Jateng sebagai Warisan Sehat dan Aman, Campuran Bahan Kimia Bisa Merusaknya

9 Juni 2026
Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Edi Dimyati. MOJOK.CO

Kisah Pustakawan Menyulap Rumahnya di Pinggir Sungai Jakarta Timur agar Bisa Nongkrong Kalcer sambil Baca Buku

8 Juni 2026
Jawa Tengah dan Bappenas bersinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Pantura dan Pansela MOJOK.CO

Pembangunan Infrastruktur Pantura dan Pansela Jadi Prioritas karena Jateng Punya Banyak Potensi Ekonomi

9 Juni 2026
Cara Jawa Tengah (Jateng) menjaga inflasi dan ketersediaan pangan MOJOK.CO

Cara Jawa Tengah Jaga Inflasi dan Ketersediaan Pangan agar Harga Terkendali dan Keterjangkauan Pangan bagi Masyarakat Terjamin

10 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.