Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Akun Resmi Twitter Kehilangan Followers Gara-Gara Kebijakannya Sendiri

Redaksi oleh Redaksi
13 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Beberapa akun Twitter kehilangan followers, mulai dari Katty Perry, Donald Trump, hingga akun resmi Twitter itu sendiri. Ada apa, sih, sebenarnya???

Masih ingat kabar “bersih-bersih” pihak Twitter yang bertujuan memberantas akun-akun tertentu? Kini, beberapa pengguna Twitter tengah merasakan dampaknya: jumlah followers para pengguna mengalami penurunan!

Iklan

Rata-rata penurunan jumlah pengikut yang terjadi adalah sebesar 2 persen. Hal ini pun disebut dapat menyerang siapa saja, tak terkecuali akun-akun Twitter tokoh terkenal.

Dikutip dari Viva.co.id, sebuah perusahaan data media sosial bernama Keyhole telah mendata akun Twitter musisi dunia yang terkena imbas dari peraturan Twitter yang satu ini. Beberapa di antara mereka adalah:

1. Elon Musk, mengalami penurunan 0,3 persen dari jumlah followers semula,

2. Katty Perry, mengalami kehilangan 2,6 persen jumlah followers, hingga

3. Mariah Carey dan Eminem, masing-masing mengalami penurunan jumlah followers di atas 3 persen.

Tak terkecuali, kejadian ini ternyata juga menimpa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dari total 53,1 juta followers yang dimilikinya, ia harus rela kehilangan 0,65 persen di antaranya, atau sekitar 300 ribu pengikut.

Jangankan musisi internasional dan Trump, lah wong akun resmi Twitter (@Twitter) saja menjadi korban! Malah, akun yang satu ini mengalami penurunan paling besar, yaitu sebesar 12,4 persen dari jumlah followers sebelumnya yang mencapai 55,1 juta orang.

Program “bersih-bersih” ini memang telah lama meramalkan adanya beberapa akun Twitter kehilangan followers. Meski tidak menyebut banyaknya jumlah akun yang terdaftar, pihak platform media sosial yang satu ini memastikan ada 70 juta akun yang bakal dihapus dari total 336 juta pengguna bulanan aktif Twitter yang terdaftar.

Tapi sebenarnya, bagaimana langkah Twitter “menghajar” akun-akun ini?

Sebelumnya, Twitter menyebut bahwa pihaknya telah mengunci beberapa akun yang bakal diberantas. Lantas, seperti apakah akun-akun yang dikunci pihak Twitter tersebut?

Ternyata, Twitter tidak menyasar akun bot (mengirim twit yang sama terus menerus). Pasalnya, akun bot pernah dijalankan langsung oleh manusia. Sebaliknya, yang menjadi incaran Twitter adalah akun mana saja yang dinilai memiliki keanehan aktivitas.

Keanehan yang dimaksud di sini adalah secara mendadak mengirimkan banyak twit dalam sehari, sembari me-mention akun-akun lain yang tidak berhubungan. Laporan yang masuk dari pengguna lain juga akan menjadi pertimbangan, sebagaimana laporan jumlah orang yang memblokir akun tersebut.

Iklan

Nah, akun yang dinilai aneh inilah yang kemudian akan dikunci Twitter.

Selanjutnya, pihak Twitter akan menghubungi pemilik akun untuk mengatur ulang password-nya. Namun, jika hal ini tak bisa dilakukan, akun tetap akan dikunci.

Melalui akun Twitter Indonesia, skema ini telah dijelaskan sebagai berikut:

https://twitter.com/TwitterID/status/1017181287642042368

Langkah berikutnya, Twitter akan mulai membekukan akun yang bersangkutan sehingga tak bisa berinteraksi dengan akun lainnya, termasuk tak bisa melakukan retweet, reply, atau menyukai cuitan lain.

Setelah dibekukan, akun-akun tersebut dipastikan akan hilang dalam minggu yang sama. Inilah yang menjadi penyebab Trump, Katty Perry, hingga Twitter kehilangan followers secara drastis.

Langkah Twitter kali ini patut diacungi jempol. Setelah beberapa survei menyebut Twitter sebagai media sosial dengan konten negatif terbanyak, hal ini bisa diandalkan sebagai upaya terbaru demi menjaga kestabilan Twitter.

Yah, daripada diblokir Kominfo? (A/K)

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2018 oleh

Tags: akun hilangakun spambersih-bersihkehilangan followersKominfotwitter
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

mahasiswa unair surabaya.MOJOK.CO
Kabar

Pelamar Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemendikbudristek Terlunta-lunta Dikhianati Hasil Seleksi

23 Oktober 2024
Kominfo dan BSSN Harus Belajar Backup Data dari Pramoedya Ananta Toer
Video

Kominfo dan BSSN Harus Belajar Backup Data dari Pramoedya Ananta Toer

4 Juli 2024
Berita Hoaks Pemilu Bertebaran, Begini Cara Mengenalinya MOJOK.CO
Kilas

Berita Hoaks Bertebaran Menjelang Pemilu, Begini Cara Mengenalinya

10 Oktober 2023
MISI MULIA ELON MUSK MENGURANGI KONTEN CABUL DI TWITTER!
Video

Misi Mulia Elon Musk Mengurangi Konten Cabul Di Twitter!

2 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi - Cerita bapak dulu bungah antar anak wisuda sarjana dari PTS Jogja, kini nelangsa antar anak susah cari kerja meski modal ijazah S1 MOJOK.CO

Cerita Bapak Dulu Bahagia Antar Anak Wisuda Sarjana, Kini Nelangsa Antar Cari Kerja Pakai Ijazah SMA karena S1 Tak Guna

19 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri.MOJOK.CO

Kerjabilitas, Jembatan bagi Pencari Kerja Difabel Menembus Tembok Diskriminasi Industri

17 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan MOJOK.CO

Ketika Menstruasi, Perempuan Harus Memilih Membeli Pembalut atau Makan

19 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.