Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Prabowo, Amien Rais, Titiek Soeharto Dilaporkan ke Polisi, Diduga Dalang Kerusuhan 22 Mei

Redaksi oleh Redaksi
31 Mei 2019
A A
Prabowo Amien Rais dilaporkan MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sejumlah tokoh dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga menjadi dalang kerusuhan 22 Mei. Mereka adalah Prabowo, Amien Rais, Titiek Soeharto, dan lain-lain.

Hawa panas kerusuhan 22 Mei masih belum sepenuhnya mendingin. Menjalang berakhirnya bulan Mei, sejumlah tokoh dilaporkan ke polisi. Pelaporan itu dilakukan lantaran sejumlah tokoh ini dianggap sebagai dalang kerusuhan 22 Mei. Siapa saja mereka dan apa alasan yang digunakan?

Adalah Rembug Nasional Aktivis 98 melaporkan sejumlah nama ke Bareskrim Polri yang diduga menjadi dalang dari kerusuhan 22 Mei. Mereka yang dilaporkan antara lain: Prabowo, Titiek Soeharto, Amien Rais, Neno Warisman, Haikal Hasan, Bachtiar Nasir, Fadli Zon, hingga Habib Rizieq.

Rembug Nasional Aktivis 98 menyertakan sejumlah barang bukti berupa tautan video di laman Youtube dan tangkapan layar pernyataan Prabowo dan kawan-kawan di media sosial.

“Kami menyampaikan laporan secara resmi, formal, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang, terkait dugaan, mereka-mereka yang kami anggap bertanggung jawab, bahkan menjadi aktor, dan juga penyandang dana dari kerusuhan yang terjadi tanggal 21-22 Mei di depan Bawaslu maupun daerah sekitar,” kata Benny Ramdani, anggota Rembug Nasional Aktivis 98.

Mundur satu hari, Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Laksda TNI (Purn) Soleman B. Ponto, berpendapat bahwa ucapan Prabowo dan Amien Rais adalah salah satu penyebab utama kerusuhan 22 Mei.

“22 Mei ini tidak muncul begitu saja, ia pasti berawal dari 17 April, setelah dari quick count, itu kan pemanasan sudah mulai. “Mari kita langgar aturan.” Amien Rais juga bilang, “Mari kita turun ke jalan.” Dari sini ini sudah mulai, yang membonceng kegiatan ini sudah mulai berdatangan dan menghitung, apa yang akan saya dapat dari kegiatan ini, masing-masing sudah menghitung,” ujar Ponto saat diskusi Menguak Dalang Makar 22 Mei pada Rabu (29/5).

“Indikasi kan jelas, bahwa dari awal sudah ada seruan mari kita langgar aturan. (Seruan) dari Pak Prabowo ada, dari Pak Amin Rais ada. Ini kan sangat mungkin diikuti oleh yang bawah, ‘ayo kita langgar aja ramai-ramai,” kata Soleman seperti dikutip oleh Tribun.

Menurut Soleman indikasi yang dimaksud ada tiga. Pertama, klaim kemenangan Prabowo.  Kedua, sikap awal untuk tidak mau menempuh jalur protes lewat Mahkamah Konstitusi. Ketiga, seruan untuk demo di jalan.

“Seruan-seruan seperti ini ke bawah akan diterjemahkan macam-macam, salah satunya seperti itu (kerusuhan). Pada dasarnya, di atas ini tidak menghendak untuk mengkuti peraturan-peraturan yang ada. Yang di bawah kan langsung melakukan pelanggaraan hukum, bakar sana-bakar ini,” tambah Soleman.

Namun, meski menyatakan pernyataan Prabowo dan Amien Rais bisa menjadi penyebab kerusuhan, Soleman tetap menegaskan bahwa untuk menguak dalang 22 Mei harus tetap patuh dengan fakta-fakta hukum.

Hmm, bagaimana Pak Polisi, berani memanggil Pak Prabowo dan Ki Amien Rais yang visioner?

(yms)

Prabowo Amien Rais dilaporkan MOJOK.CO

Terakhir diperbarui pada 31 Mei 2019 oleh

Tags: aksi 22 MeiAmien RaisPemilu 2019prabowoTitiek Soeharto
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.