Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi Unggul di 9 Lembaga Survei Nasional, Prabowo Unggul di Lembaga Survei Rahasia

Redaksi oleh Redaksi
8 Maret 2019
A A
prabowo sandi
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kendati banyak lembaga survei yang mengunggulkan Jokowi-Ma’ruf, namun Gerindra meyakini bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi jauh lebih tinggi dari Jokowi-Ma’ruf.

Elektabilitas pasangan capres-cwapres Jokowi-Ma’ruf Amin masih berada di atas pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga. Setidaknya, begitulah hasil survei dari banyak lembaga survei yang ada di Indonesia.

Lembaga-lembaga survei seperti LSI Denny JA, PolMark Indonesia, Populi Center, Cyrus Network, Charta Politika, Media Survei Nasional, Y-Publica, Alvara Research Center, dan Indikator Politik Indonesia, semuanya menempatkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam posisi unggul melawan Prabowo-Sandiaga dalam urusan elektabilitas.

Bukan hanya sekadar unggul, selisih persentase elektabilitasnya pun cukup besar. Antara 9,5 persen sampai 28 persen.

Hasil survei terbaru Cyrus Network, misalnya, menempatkan Jokowi-Ma’ruf dengan elektabilitas 55,2 persen sementara Prabowo-Sandi 36 persen. Survei dari LSI Denny JA, malah lebih ngeri lagi, yakni 58,7 persen untuk Jokowi-Ma’ruf dan 30,9 persen untuk Prabowo-Sandi.

Nah, walau hampir semua lembaga survei menempatkan Jokowi-Ma’ruf unggul, namun, pihak Gerindra sebagai partai utama pengusung Prabowo-Sandiaga ternyata meyakini bahwa elektabilitas Prabowo-Sandiaga unggul dari Jokowi-Ma’ruf.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono.

Keunggulan elektabilitas Prabowo atas Jokowi tersebut menurut Arief didasarkan pada hasil survei yang dilakukan oleh sebuah lembaga survei yang Arief sendiri tidak mau menyebutkan namanya.

“Untuk nama lembaganya kita rahasiakan, karena takut diteror nanti,” kata Arief.

Menurut Arief, lembaga survei “rahasia” tersebut menempatkan pasangan Prabowo-Sandiaga unggul dengan elektabilitas 54,3 persen sementara Jokowi-Ma’ruf 40,4 persen.

“Hasilnya tingkat keterpilihan atau elektabilitas Prabowo-Sandi sudah melewati Joko Widodo-Maruf Amin. Yaitu 54,3 persen dari 2.661 responden memilih Prabowo- Sandiaga. Sedangkan 40,4 persen memilih Joko Widodo-Maruf Amin dan sebanyak 5,3 persen tidak menjawab,” terang Arief pada Merdeka.com. “Prabowo-Sandi sudah melewati 50 persen +1 Sedangkan Joko Widodo-Maruf Amin Makin nyungsep ke arah di bawah 40 persen ya.”

Nah lho, nah lho… Kok hasilnya kontradiktif nih. Lantas, manakah yang benar? Jawabannya tentu saja ada di ujung langit kita ke sana dengan seorang anak. Susah dibuktikan. Sebab yang namanya survei, semuanya boleh bikin versinya sendiri.

Lembaga survei bisa saja menampilkan hasil elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 99 persen dan Jokowi-Ma’ruf hanya 1 persen. Kalau diminta penjelasan, kan tinggal jawab: “Ini surveinya di kantor Gerindra”. Atau bisa juga sebaliknya.

Dalam politik, survei itu penting. Namun yang tak kalah penting, jangan terlalu percaya pada survei. Banyak tokoh-tokoh kita yang jadi korban survei. Sudah perayaan sujud syukur, eh, ternyata kalah.

Iklan

Inget lagunya Efek Rumah Kaca: Pasar survei bisa diciptakan.

lembaga survei

Terakhir diperbarui pada 14 Maret 2019 oleh

Tags: elektabilitasjokowiLembaga Surveiprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebat Bareng menjadi upaya sederhana merespons kampanye Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Berlangsung di 16 daerah MOJOK.CO

Sebat Bareng di 16 Kabupaten/Kota: Cara Sederhana Tolak Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pengingat Industri Kretek Masih Dibutuhkan Indonesia

31 Mei 2026
Rooftop kos kerap jadi tempat blangkrah, tapi jadi ruang healing terbaik bagi anak kos overthinking MOJOK.CO

Tinggal di Kos dengan Rooftop, Meski Kemproh tapi Jadi Tempat Healing Terbaik dari Tekanan Hidup yang Bisa bikin Gila

3 Juni 2026
Rasyiid, mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah UMSURA yang sisihkan uang untuk modal usaha MOJOK.CO

Sisihkan Uang Beasiswa KIP Kuliah buat Modal Usaha, Kuliah Sambil Topang Ekonomi Keluarga hingga bikin Ibu Bangga

2 Juni 2026
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Pentingnya keamanan siber di dunia digital. MOJOK.CO

Idul Adha: Refleksi untuk Kita yang Rela Mengorbankan Data Pribadi Dijual Secara Bebas Tanpa Tahu Kefatalannya

28 Mei 2026
ilustrasi sepeda klaten.MOJOK.CO

Belajar Makna “Paseduluran” dari Penjual Onthel Lawas yang Sudah Tiga Dekade Hidup dari Pit Kebo

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.