MOJOK.COPresiden Jokowi mulai mengambil langkah realistis dalam penanganan kasus virus corona di Indonesia. Ia meminta masyarakat membiasakan diri untuk hidup berdampingan dengan corona.

Perang melawan virus corona memanglah bukan perang yang mudah untuk dimenangkan. Ia, selayaknya perang perang yang berat, mampu membuat banyak orang bersikap lebih realistis dan menyadari bahwa tidak semua perang harus dimenangkan.

Tampaknya itu pula langkah yang sekarang sedang diambil oleh Jokowi sebagai “panglima perang” Indonesia dalam melawan corona.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Kamis, 7 Mei 2020, Jokowi mengatakan bahwa masyarakat harus mulai hidup damai dengan corona.

“Sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan,” ujar Jokowi.

Di Indonesia, penyebaran virus corona memang sangat-sangat masif. Sejak diumumkan pertama kalinya pada 2 Maret 2020 silam, kurva angka pertambahan kasus di Indonesia belum juga menunjukkan kelandaian. Masih terus naik.

Per hari ini, bedasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, angka kasus positif corona sudah mencapai 12.776 kasus dengan jumlah orang yang sembuh sebesar 2.381 orang dan jumlah pasien meninggal sebesar 930 orang.

Keputusan Jokowi mengambil langkah realistis untuk meminta masyarakat agar mulai membiasakan diri hidup berdampingan dengan corona salah satunya adalah agar perekonomian masyarakat tetap berjalan.

Baca juga:  5 Rekomendasi Ijtima Ulama III, Salah Satunya: Diskualifikasi Jokowi!

Itu pula alasannya Jokowi tidak pernah menetapkan kebijakan lockdown, melainkan justru Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Upaya ini harus dilakukan untuk menghambat penyebaran covid-19 tapi kita juga ingin roda perekonomian tetap berjalan, masyarakat bisa beraktifitas secara terbatas,” terang Jokowi saat menjelaskan kenapa dulu pemerintah menolak lockdown dan lebih memilih PSBB.

Yah, berat memang menjadi warga Indonesia. Selain harus terbiasa berdamai dengan masa lalu, juga harus membiasakan diri berdamai dengan corona. Hidup damai berdampingan dengan mantan kekasih mungkin adalah hal yang berat, namun hidup berdampingan dengan corona tentu jauh lebih berat. Dan kita sekarang mau tak mau harus mulai mencobanya.

jokowi