Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jokowi, Lebih dari 9 Juta Warga Percaya Isu Saya PKI

Redaksi oleh Redaksi
31 Oktober 2018
A A
JOKOWI BUKAN PKI KILAS MOJOK
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Isu. Menjelang pemilihan presiden, isu capres dan cawapres digoreng sedemikian rupa untuk menjatuhkan citra. Salah satunya Jokowi dan PKI.

Tentu yang dimaksud adalah isu negatif. Bahkan, lebih banyak yang berisi hoaks ketimbang menyiratkan kebenaran. Dan bahayanya, banyak masyarakat Indonesia yang dengan mudah jatuh ke dalam jebakan isu dan hoaks.

Situasi tersebut yang membuat Jokowi sedikit heran, bahkan bisa dikatakan geram. Maklum, salah satu isu yang masih seksi digoreng hingga sekarang adalah “Jokowi antek PKI”. Diidentikkan atau disebut punya hubungan dengan partai terlarang itu dianggap sebagai aib. Ini sebuah isu yang sudah marak digunakan sejak Pilpres 2014.

Nah, menjelang Pilpres 2019, dibarengi dengan kekuatan media sosial yang semakin besar, isu PKI dan Jokowi tetap lestari. Bahkan, sebuah survei menyebutkan bahwa ada begitu banyak warga Indonesia yang percaya dengan kabar bohong tersebut. Informasi ini berasal dari Jokowi sendiri. Sayang, Presiden Indonesia tersebut enggan memberikan rincian penggagas survei tersebut.

Jadi, sesuai survei yang disebutkan oleh Jokowi, ada enam persen warga atau sekitar sembilan juta orang yang percaya bahwa dirinya anggota PKI. Jangan main-main, sembilan juga warga adalah angka yang sangat besar. Sebuah angka yang pastinya membuat capres yang berpasangan dengan Ma’aruf Amin itu gelisah.

Kenapa gelisah? Karena mantan Gubernur DKI itu beberapa kali mengungkapkan, atau bisa dikata, meluruskan isu tersebut di setiap kesempatan yang beliau dapatkan. Misalnya ketika menghadiri pembukaan Kongres ke-20 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) di Hotel Grand Mercure, Jakarta, [ada Selasa 30 Oktober 2018.

Sikap yang sama Jokowi tunjukkan ketika berbicara di acara penyerahan 240 sertifikat ha katas tanah wakaf di Masjid Agung Al Imam, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Kamis 24 Oktober 2018. Di dua acara tersebut, penegasan yang disampaikan punya isi yang sama, yakni bantahan.

Bantahannya berupa: PKI bubar tahun 1965, sementara Joko Widodo lahir pada tahun 1961. “Masa ada PKI balita. Logikanya nggak masuk tapi ada yang memercayai.”

Bantahan kedua: Jokowi sering menyinggung soal foto DN Aidit yang tengah berpidato di mana di dekat podium ada sebuah wajah yang mirip dengan dirinya. “Saya cek ini pidato tahun berapa sih? Tahun 55. Saya lahir saja belum, kok sudah ada di dekatnya ini. ini yang namanya media sosial ini nakal-nakal.”

Dear pak Jokowi, jangan gusar. Kalau sulit menemukan siapa pembuat isu tersebut, dimaklumi saja. Ya begitulah, Pak, kalau lawan sulit menemukan ide untuk me-roasting Bapak. Ehh…(yms)

jokowi bukan pki

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2018 oleh

Tags: jokowiPilpres 2019PKI
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO
Esai

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
PKI dan Politik Ingatan: Dari Demonisasi hingga Penghapusan Sejarah
Video

PKI dan Politik Ingatan: Dari Demonisasi hingga Penghapusan Sejarah

27 September 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur di Jogja yang Paling Bikin Perantau Surabaya Menderita: Kalau Nggak Niat Mending Nggak Usah Jualan, Bikin Kecewa

14 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Kapok Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.