Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Spanyol vs Polandia: Perlombaan Membuat Lini Depan Paling Pecundang

Redaksi oleh Redaksi
19 Juni 2021
A A
Spanyol vs Polandia: Perlombaan Membuat Lini Depan Paling Pecundang MOJOK.CO

Spanyol vs Polandia: Perlombaan Membuat Lini Depan Paling Pecundang MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Euro 2020 Grup E | Spanyol vs Polandia | Dua tim ini punya masalah sama, yaitu lini depan yang mandul. Kini, siapa yang lebih pecundang?

Ganesha Arif: “Spanyol perlu pikirkan lini depannya.”

Wonderkid jagoan Spanyol, Ferran Torres, bilang begini: “Bek tengah kami bakal bikin Robert Lewandowski enggak berkutik.”

Well, saya pribadi malah jadi khawatir dengan nasib Spanyol setelah Torres ngomong begitu. Memang, performa Lewandowski di putaran final tiap turnamen selalu mengundang pertanyaan, dan Spanyol punya dua bek tengah yang top.

Ini bahaya, mengingat Lewandowski adalah atlet yang mekar setelah dipandang sebelah mata. Berdasarkan cerita Nick Ames di The Guardian, Lewandowski muda sempat diragukan sama rekan setimnya karena enggak punya fisik yang mumpuni buat jadi pesepak bola. Lewandoswki muda emang ceking, lambat, dan keliatan enggak berdaya di lapangan.

Sekarang Lewandowski malah jadi salah satu pesepak bola terbaik di dunia. Yah, mudah-mudahan aja Torres enggak cuma sesumbar. Lagian, mestinya Spanyol ini fokus sama penyerang mereka sendiri ketimbang pemain lawan.

Iya, saya sedang ngomong soal Alvaro Morata. Graham Hunter, jurnalis yang ditugaskan untuk memantau timnas Spanyol di Euro 2020, bilang bahwa lagi ada perdebatan hangat soal siapa yang mesti jadi juru gedor La Furia Roja di laga lawan Polandia.

Timnas Spanyol, diwakili oleh Torrres, menyatakan bahwa mereka semua akan terus percaya sama Morata. Ya, memang enggak mungkin mereka jelek-jelekin Morata, apalagi di media. Teman yang baik enggak akan nikung begitu, kan?

Tapi, ya mohon maaf aja nih, penampilan Morata di match lawan Swedia emang kurang banget. Beberapa peluang dibuang begitu aja, termasuk one-on-one sama Robin Olsen. Akibatnya, Morata di-boo sama supporter negaranya sendiri.

Dari situ, rasanya Gerard Moreno layak dicoba Luis Enrique buat jadi starter lawan Polandia. Penyerang Villarreal itu terbukti gres bersama klubnya, baik di liga lokal maupun level benua.

Namun, siapa pun penyerangnya, perlu diingat bahwa perkara bikin gol ini wajib banget dicari solusinya sama Enrique dan timnya. Di laga lawan Swedia, Spanyol bisa bikin peluang, bertahan, dan melakukan apa pun dengan baik kecuali bikin gol.

Ini jelas enggak boleh mereka ulangi lagi, terlebih melawan Polandia dan Lewandowski yang (mungkin) punya motivasi lebih.

Muhammad Fariz: “Polandia wajib mencari cara meningkatkan efektivitas serangannya.”

Malang benar nasib saya ketika menjadi pundit daripada Polandia. Bagaimana tidak, pasca di-roasting via judul Balbalan yang berat sebelah tersebut, eh tim yang terpaksa saya dukung ini menelan kekalahan saat melawan Slovakia. Sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Penderitaan saya tersebut bisa jadi bertambah dalam laga Polandia vs Spanyol nanti. Yup, La Roja sendiri merupakan lawan yang level kesulitannya tergolong legendary untuk Polandia. Buktinya, dari 10 pertemuan melawan Spanyol sepanjang sejarah, Orly hanya mampu meraup sebiji kemenangan.

Meskipun demikian, saya tetap akan mendukung Polandia hingga tim ini tersingkir atau mengangkat trofi Euro 2020. Untuk bisa mengalahkan Spanyol, setidaknya ada dua kunci yang diperlukan Polandia.

Iklan

Pertama, berharap Szczesny on fire. Kekalahan Polandia di laga perdana Euro 2020 lalu tak bisa dilepaskan dari blunder kiper Juventus tersebut. Rinciannya, satu gol merupakan own goal dari Szczesny dan sisanya adalah ketidakmampuannya dalam menangkap tendangan Skriniar.

Untuk laga kedua Grup E di ajang Euro 2020, saya berharap performa Szczesny bisa mencapai level top. Tak usah mencapai levelnya Neuer atau Buffon. Cukup seperti Olsen, kipernya Swedia, saat melawan Spanyol.

Kedua, meningkatkan efektivitas serangan. Saat menghadapi Slovakia, Polandia bisa dibilang lebih menguasai permainan. Terutama di 15 menit babak kedua dan 10 menit plus injury time sebelum pertandingan berakhir.

Sayangnya, Polandia sendiri terlihat kering peluang pada saat itu. Nyaris tidak ada ancaman berarti ke gawang Slovakia. Meskipun demikian, setidaknya Polandia bisa mencatatkan satu gol via Karol Linetty.

Polandia wajib mencari cara meningkatkan efektivitas serangannya. Dalam hal ini, saya berharap besar agar Lewandowski, yang melempem saat menghadapi Slovakia, bisa tampil beringas seperti di Bundesliga.

Demikian dua kunci yang dibutuhkan Polandia untuk bisa menang melawan Spanyol. Sebagai tambahan, semoga saja Morata masih under perform saat menghadapi Polandia nanti.

BACA JUGA Mental Portugal, Gosok Voucher Penalti Ronaldo, dan Momen Kebangkitan Jerman dan ulasan Euro 2020 lainnya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2021 oleh

Tags: euro 2020LewandowskimorataPolandiaspanyol
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Polandia Pertimbangkan Pasal 4 dan 5 NATO Pasca Serangan Rudal Mojok.co
Kilas

Pasal 4 dan 5 NATO Dipertimbangkan Pasca-serangan Rudal ke Polandia, Apa Artinya?

17 November 2022
Video

Vaksin Berbayar Kimia Farma dan Nasib Buruk Petugas Dishub DKI

14 Juli 2021
Italia Juara, Patah Hati Bukayo Saka, Catatan Akhir Euro yang Luar Biasa MOJOK.CO
Balbalan

Italia Juara, Patah Hati Bukayo Saka, Catatan Akhir Euro yang Luar Biasa

12 Juli 2021
Italia vs Inggris: Gairah Fratelli D’Italia dan Perhitungan Primbon dengan Akurasi “Hampir” Sempurna MOJOK.CO
Balbalan

Italia vs Inggris: Gairah Fratelli D’Italia dan Perhitungan Primbon dengan Akurasi “Hampir” Sempurna

11 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Selalu royal ke teman saat butuh bantuan karena kesusahan. Giliran diri sendiri hidup susah eh diacuhkan pertemanan MOJOK.CO

Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

17 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026
Mudik Lebaran mepet dari Jogja dengan kereta demi kumpul keluarga

Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah

19 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.