Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Omzet Gibran Rakabuming dari Chilli Pari dan Markobar

Redaksi oleh Redaksi
31 Juli 2019
A A
gibran rakabuming raka MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Gibran Rakabuming tidak perlu jadi politisi dan melakukan KKN (setidaknya ngakunya gitu) untuk punya jaringan usaha di mana-mana. Kami mencoba menghitung omzetnya.

Ide membahas omset usaha bapaknya Jan Ethes muncul setelah beredar hasil survei bursa pemilihan wali kota Surakarta 2020-2025 yang mendudukkan Gibran Rakabuming sebagai calon paling difavoritkan nomor satu. Menanggapi hasil survei itu, bapaknya Gibran bilang dia sih merestui ya anaknya masuk politik. Pokoknya, kata Jokowi, suka-suka anaknya lah, mau jualan martabak kek, mau jadi wali kota kek.

Terus kami jadi mikir, maju pemilihan wali kota kan butuh duit banyak, emang Gibran mampu? Soalnya KPK pernah menganalisis biaya nyalon di pemilu dan hasilnya, untuk jadi bupati atau wali kota ongkosnya bisa mencapai Rp20-30 miliar, dan kalau maju jadu gubernur, butuh biaya sampai ratusan miliar. Niat mengembalikan modal kampanye, menurut KPK, yang bikin banyak pejabat daerah tersandung korupsi.

Gibran tidak diragukan lagi adalah orang kaya. Kami mau beli martabaknya aja suka mikir saking mahalnya. Tapi, sesungguhnya sekaya apa sih dia?

Ada dua usaha Gibran Rakabuming yang sangat populer, yakni katering Chilli Pari dan martabak Markobar. Menurut cerita suami Selvi Ananda ini, ia memulai bisnis katering bukan dengan modal dari orang tua, melainkan mengandalkan pinjaman bank. Saat itu tahun 2010 dan Chilli Pari memulai perjalanannya dengan bertarung di pesanan 50 orang saja.

Lambat laun bisnis katering ini makin jaya. Menurut penuturun Gibran, bisnis makanan bisa berkembang dengan cepat. Gibran kemudian melebarkan sayap dengan menerima pesanan pembuatan suvernir dan foto pernikahan serta perancang acara (wedding organizer).

Kini, sembilan tahun setelah berdiri, dalam sebulan Chilli Pari bisa menangani 5-6 hajatan kawinan. Jumlah tamu maksimal dalam satu bulan dibatasi 10 ribu saja. Per seribu tamu, tarifnya Rp69 juta. Kalau yang dilayani 10 ribu tamu, artinya Chilli Pari dapat pemasukan kotor Rp690 juta per bulan. Artinya, dalam setahun omset Chilli Pari mencapai Rp8,2 miliar.

Setelah Chilli Pari moncer, Gibran Rakabuming bersama beberapa temannya mendirikan gerai martabak yang dinamai Markobar, singkatan dari Martabak Kota Barat. Kini jumlah gerainya sudah mencapai 35 buah, tersebar di beberapa kota di Indonesia. Per loyang, martabak Markobar dibanderol Rp40-Rp100 ribu, tergantung ukuran dan taburan (topping).

Berapa jumlah pemasukan Gibran dari berdagang martabak? Jika dipukul rata setiap gerai punya omset Rp5 juta per hari, dalam setahun 35 gerai itu akan memberi pemasukan kotor sampai Rp60 miliar. Sehingga jika ditotal, dari dua usaha saja uang yang berputar dalam setahun sekitar Rp68,2 miliar. Untuk ukuran bisnis yang pernah diledek kampungan, duit segini jelas lumayan banget.

Balik ke soal bursa pilwakot, Gibran sebagai WNI sangat sah untuk masuk politik. Tapi sebaiknya jangan karena kalau kepilih, kasihan fans-fansnya. Waktu Gibran bakal sangat tersita. Fans bakal kecewa nggak bisa lihat dia nge-like twit-twit anti-Jokowi atau ngobrol sampah sama adiknya di medsos lagi.

Gibran Rakabuming infografik

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2019 oleh

Tags: chilli pariGibran RakabumingjokowiMarkobar
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Prabowo-Gibran.MOJOK.CO
Aktual

7 Alasan Mengapa Satu Tahun Masa Kepemimpinan Prabowo-Gibran Layak Diberi Nilai 3/10

20 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026
Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa MOJOK.CO

Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa

9 April 2026
Gen Z mana bisa slow living, harus side hustle

Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

8 April 2026
Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.