Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Sandiaga Uno, Capres/Cawapres Terkaya di Pilpres 2019

Redaksi oleh Redaksi
14 Agustus 2018
A A
sandiaga uno
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di Pilpres edisi 2014, Prabowo tampil sebagai capres/cawapres terkaya dengan total kekayaan 1,67 triliun. Nah, di Pilpres 2019 mendatang, Prabowo tidak lagi menjadi capres/cawapres terkaya. Kali ini, ia harus mengalah menjadi yang kedua, sebab posisi pertama capres/cawapres terkaya telah diambil alih oleh wakilnya sendiri, yakni Sandiaga Uno.

Sekaya-kayanya Prabowo, ternyata ia masih kalah kaya dibandingkan dengan Sandiaga Uno. Hal ini tentu tak terlalu mengherankan, sebab, mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini memang merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia.

Pada tahun 2011 lalu saja, menurut majalah Forbes, ia tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia.

Nah, di rubrik nafkah kali ini, Mojok Institute akan mencoba membedah berapa kekayaan Sandiaga Uno. Tentu banyak yang penasaran dengan kekayaan Sandiaga sampai-sampai ia bisa mengalahkan kekayaan seorang Prabowo Subianto.

Data kekayaan Sandiaga Uno ini bisa dilacak dari data LHKPN yang dilaporkan oleh Sandiaga Uno.

Sandiaga tercatat mempunyai harta tidak berupa berupa 12 lahan tanah dan bangunan. Total nilai tanah dan bangunan ini tak main-main, yakni Rp113.516.301.444.

Untuk urusan kendaraan, Sandiaga ternyata tak terlalu mentereng. Walau masuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia, namun Sandiaga ternyata hanya punya 2 unik mobil, keduanya sama-sama produk Nissan, yakni Nissan Grand Livina dan Nissan X-Trail. Nilai dua mobil milik Sandiaga ini adalah Rp375.000.000.

Sandiaga juga punya harta bergerak lain yang tidak disebutkan bentuknya, kemungkinan berupa perhiasan atau benda koleksi, nilainya mencapai Rp3.200.000.000.

Nah, untuk aset kekayaan yang paling besar, ada surat berharga termasuk saham. Nilai aset yang satu ini sungguh bikin orang paling hypebeast pun akan merasa miskin, yakni Rp3.721.379.813.530 dan USD1.287.801.

Kemudian ada aset berupa giro dan setara kas, nilainya Rp12.899.258.838 dan USD30.247.421.

Lalu ada aset piutang sebesar Rp13.834.597.000 dan USD2.465.841.

Untuk hutang, Sandi tercatat punya hutang sebesar Rp8.441.678.156 dan USD23.653.682.

Nah, jika seluruh aset Sandiaga dijumlahkan dan dikurangi dengan hutang yang ia miliki, maka total kekayaan sandiaga adalah sebesar Rp3.865.204.970.812 dan USD34.001.063

Dahsyat, lebih dari 4 triliun beroooo…

Iklan

Pantas saja ia bisa dengan mudah menggeser Prabowo dari daftar puncak capres/cawapres terkaya, sebab kekayaannya ternyata dua kali lebih besar ketimbang Prabowo.

Ya Tuhan, sudah kaya, pinter, cakep, bisa jadi cawapres tanpa pasang baliho lagi. Benar-benar sosok luar biasa.

Terakhir diperbarui pada 14 Agustus 2018 oleh

Tags: nafkahpilpressandiaga
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Keluarga Berkuasa: Betapa Ngerinya Jokowi Menyemai Dinasti Politik di Tingkat Daerah. MOJOK.CO
Ragam

Keluarga Berkuasa: Betapa Ngerinya Warisan Dinasti Politik Jokowi di Tingkat Daerah

26 November 2024
Kerja di Lembaga Quick Count Pemilu Ternyata Sama Capeknya dengan Anggota KPPS.mojok.co
Aktual

Cerita Petugas Quick Count Pemilu: Hasil Sering Diremehkan Meski Saat Bekerja Sama Capeknya dengan Anggota KPPS

15 Februari 2024
Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden? MOJOK.CO
Esai

Memang Kenapa Kalau Prabowo Subianto Jadi Presiden Indonesia?

18 Desember 2023
Peluang Yenny Wahid dan Anies Baswedan
Kotak Suara

Yenny Wahid Jadi Pendamping Anies: Tuai Penolakan hingga Polling yang Kalah Saing

16 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
Umur 23 tahun belum mencapai apa-apa: dicap gagal dan tertinggal, tapi tertinggal ternyata bisa dinikmati dan tak buruk-buruk amat MOJOK.CO

Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat

2 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis MOJOK.CO

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.