Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Ini Syarat Masuk Tim Sukses Prabowo dan Sandiaga Uno Untuk Pilpres 2019

Redaksi oleh Redaksi
31 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menghindari kontrak politik dan janji-janji jabatan, Partai Gerindra menetapkan sejumlah syarat apabila ingin bergabung bersama Prabowo dan Sandiaga Uno.

Dunia politik lekat dengan yang namanya kontrak politik. Apalagi menjelang pemilihan umum ketika pihak-pihak yang berkepentingan membutuhkan tambahan tenaga baru. Biasanya, yang diincar untuk direkrut masuk ke tim sukses adalah mereka yang punya pengaruh. Ketika kubu yang didukung menang, orang ini akan mendapatkan “reward”.

Rewardnya bisa bermacam-macam, tergantung jenis yang disepakati sejak mula. Misalnya sejumlah uang, dipermudah mendapatkan hak mengurus proyek besar, dan tentu saja yang paling seksi adalah jabatan strategis. Bisa menteri, kepala sebuah BUMN, atau membawahi beberapa perusahan orang yang menang pemilu.

Oleh sebab itu, meski membutuhkan biaya yang besar, banyak orang ingin terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung di dalam kontestasi politik. Inilah yang membuat politik tidak bisa sepenuhnya bersih. Politik balas budi, kontrak politik, janji politik. Istilahnya ada banyak, namun intinya tetap sama, yaitu reward menggiurkan atas usaha yang sudah dilakukan.

Tidak mau terseret ke dalam arus “politik kontrak-mengontrak”, Partai Gerindra menetapkan sejumlah syarat bagi orang yang ingin bergabung ke dalam tim sukses Prabowo dan Sandiaga Uno. Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengungkapkan beberapa syarat yang mutlak kudu dipenuhi apabila ada yang ingin bergabung ke timses Prabowo dan Sandiaga Uno.

Inti dari pernyataan Ahmad Muzani adalah orang yang berminat bergabung dengan Prabowo dan Sandiaga Uno adalah mereka yang rela untuk berjuang bersama dan tidak mendapatkan gaji. Sungguh syarat yang luar biasa. Berat? Sudah tentu. Bekerja tanpa mendapatkan gaji butuh kerelaan yang besar.

Tidak berhenti di situ, Ahmad Muzani masih mengungkapkan beberapa syarat lainnya. Misalnya, orang yang ingin memenangkan Prabowo dan Sandiaga Uno harus mau bekerja tanpa dijanjikan sesuatu, rela berkorban waktu apalagi tenaga, punya kesamaan visi dan pikiran, dan tidak boleh dari kalangan PNS. Mungkin biar PNS tetap bisa komitmen melayani masyarakat. Hebat betul, bukan.

Syarat-syarat normatif di atas memang cukup berat untuk dilakukan. Makanya, banyak kontrak politik yang terjadi demi memasukkan nama-nama tertentu untuk mengeruk suara.

Nah, bagaimana, kamu tertarik masuk ke dalam tim sukses Prabowo dan Sandiaga Uno? Kalau saya sih bergabung ke tim sukses JKT48 saja. Ehh…(yms)

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2018 oleh

Tags: gerindraPilpres 2019prabowoPrabowo-SandiagaSandiaga Unotimses prabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Busuknya Romantisasi ala Jogja Ancam Damainya Salatiga (Unsplash)
Pojokan

Sisi Gelap Salatiga, Kota Terbaik untuk Dihuni yang Katanya Siap Menggantikan Jogja sebagai Kota Slow Living dan Frugal Living

5 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.