Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Member EXO Kena Laser di Konser Makau, Fans Marah-Marah

Redaksi oleh Redaksi
12 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Konser penutupan rangkaian The Elyxion di Makau harus tercoreng. Dalam beberapa lagu, member EXO kena laser dan membuat para penggemar khawatir.

Gelaran konser EXO, The Elyxion, yang dimulai sejak November 2017 sebelumnya telah ditutup di Seoul pada 7 Juli lalu. Namun, secara mengejutkan, pihak agensi mengumumkan konser penutupan ‘kembali’ di Makau dengan tema The Elyxion dot selama dua hari berturut-turut, Jumat (10/8) dan Sabtu (11/8).

Iklan

Sebagaimana konser penutupan, penggemar EXO—atau disebut sebagai EXO-L—tentu berharap konser dapat berjalan dengan lancar. Sayangnya, The Elyxion dot di Makau justru tercatat sebagai salah satu konser terburuk yang pernah EXO alami.

Dilaporkan dari berbagai sumber, tampak beberapa member EXO kena laser sepanjang konser berlangsung. ‘Siraman’ sinar ini banyak terjadi di hari pertama.

Dalam video fancam dan foto yang beredar, para member tampak mengusap matanya karena terkena sorotan laser dalam beberapa lagu, termasuk Sweet Lies dan Sing for You.

Bukan kali ini saja member EXO mengalami kejadian tak menyenangkan terkait cahaya laser. Di tahun 2015 lalu, kasus member EXO kena laser pernah menggemparkan seluruh fandom. Kala itu, EXO tengah menjalani konser di Beijing, China.

Terulangnya hujan sinar laser pada member EXO bukan menjadi satu-satunya pemicu kemarahan EXO-L. Kabarnya, alih-alih menggunakan lightstick resmi EXO, beberapa penonton tampak mengacungkan LED boards bertuliskan nama member tertentu saja, misalnya hanya Chanyeol, Baekhyun, atau Sehun.

Seperti yang diketahui, LED boards EXO memang jamak ditemukan di daratan China. Hingga kini, beberapa penggemar di sana masih kekeuh menggunakan LED boards yang bertuliskan nama member tertentu saja, bukannya lightstick resmi EXO. Nah, tindakan inilah yang dinilai beberapa pihak bertolak belakang dengan tagline “We are One” yang diusung EXO.

Kekacauan di konser The Elyxion dot Makau tentu membuat para penggemar geram. Sejak dua hari lalu, EXO-L pun memenuhi media sosial dengan tagar #SM_소속가수_보호해 atau berarti “SM, protect your artist!”. SM sendiri merupakan agensi dari EXO di Korea Selatan.

EXO-L menuntut SM agar lebih memperhatikan keselamatan dan keamanan para member, khususnya saat konser berlangsung. Mereka berharap, kasus EXO kena laser ini tak akan terulang di kemudian hari. Pun demikian dengan keberadaan lightstick yang tidak kompak.

Beruntung, pihak promotor mendengar keluh kesah EXO-L. Setelah konser yang tidak menyenangkan di hari pertama, mereka memberi pengumuman resmi bahwa calon penonton hanya diperbolehkan membawa Eribong (lightstick resmi EXO). Selain itu, penonton tidak diperkenankan membawa masuk benda-benda lain yang tak berhubungan dengan konser.

Hingga hari ini, belum diketahui secara pasti siapa yang menjadi pelaku penembakan laser kepada member EXO. Namun, tak sedikit orang yang yakin bahwa pelaku hanya ingin mencari perhatian.

Iklan

Hmmmm, ternyata, cara mendapatkan perhatian zaman sekarang tuh cukup mahal, ya? Soalnya, kita harus beli tiket konser Oppa-Oppa dulu :((( (A/K)

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2018 oleh

Tags: #SM_소속가수_보호해EXO kena laserEXO-LKonserlightstickMakauSeoulSing For YouSM EntertainmentSM protect your artistSweet LiesThe Elyxion dot
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

tips menonton konser EXO dari akuntan. MOJOK.CO

Membayar Utang Masa Kecil: Cerita EXO-L yang Menabung Berbulan-bulan walaupun Situasi Ekonomi sedang Sulit

20 Juni 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

Rela Sewa iPhone Berhari-hari Sampai Habis Lebih dari Sejuta, Persewaan di Jogja Diburu Anak SMA sampai Orang Tua Demi Konten

9 Mei 2024
Latah Gara-Gara Konser Taylor Swift di Singapura, Kenapa Indonesia Kaget?

Latah Gara-Gara Konser Taylor Swift di Singapura, Kenapa Indonesia Kaget?

26 Maret 2024
Pengalaman Ngirit Demi Nonton Konser Band Idola, 5 Bulan Hidup Kelaparan tapi Malah Dapat Uang Kaget di Hari H.mojok.co

Pengalaman Ngirit Demi Nonton Konser Band Idola, 5 Bulan Hidup Kelaparan tapi Malah Dapat Uang Kaget di Hari H

27 Februari 2024
Sheila on 7 hari bersamanya di Prambanan.MOJOK.CO

Lagu Sheila on 7 Membuat Lelaki Mantap Ingin Menikahi Perempuan yang Menemani Konser di Swara Prambanan

2 Januari 2024
Mempersoalkan EO Konser Musik Luar Kota yang “Menjajah” Solo dan Faktor Gibran Rakabuming

Mempersoalkan EO Konser Musik Luar Kota yang “Menjajah” Solo dan Faktor Gibran Rakabuming

7 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026
Unpad: riset kampus bukan sekadar untuk lulus. MOJOK.CO

Sarjana di Indonesia Banyak tapi Riset Ilmiahnya Nggak Guna

13 Agustus 2026
Alumnus Peternakan UMM Kerja Jadi Manager di Australia. MOJOK.CO

Dulu Kuliah Tanpa Punya Laptop, Alumnus UMM Ini Buktikan Bisa Kerja di Australia sebagai Manajer Peternakan

11 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
El Nino.MOJOK.CO

Ancaman El Nino Kuat Intai Indonesia, Waspada Kekeringan Ekstrem dan Kebakaran Hutan

11 Agustus 2026
lestarikan budaya.MOJOK.CO

Rayakan HUT ke-81 RI, InJourney Tebar Diskon 81 Persen dan Gelar Pesta Budaya di Destinasi Sejarah Nusantara

10 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.