Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Gua di Thailand Bakal Jadi Museum dan Difilmkan

Redaksi oleh Redaksi
13 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menyita perhatian internasional, Gua di Thailand yang bernama Tham Luang kini menerima dua rencana besar: menjadi museum dan bakal difilmkan.

Kisah dramatis terjebaknya 12 remaja anggota klub sepak bola lokal Thailand beserta seorang pelatih di Gua Tham Luang masih menyisakan haru bagi masyarakat dunia. Aksi penyelamatan yang melibatkan penyelam gabungan pun menjadi kisah heroik yang tak mudah dilupakan.

Kini, Kepala Operasi Penyelamatan, Narongsak Osottanakorn menyebutkan bahwa gua di Thailand ini bakal dijadikan museum. Pasalnya, tempat ini menjadi satu-satunya lokasi untuk mengenang misi penyelamatan yang tak terlupakan tempo hari.

Lalu, bagaimana konsep museum yang bakal digelar dalam gua?

Belum ada informasi yang pasti mengenai hal ini, tapi disebutkan bahwa potongan-potongan operasi penyelamatan selama berhari-hari itu bakal dipamerkan di bagian dalam gua.

Dari gagasan ini, pejabat tinggi Thailand lantas memberi perhatian khusus pada fasilitas dan keamanan gua. Apalagi, mereka percaya, Gua Tham Luang—cepat atau lambat—bakal menjadi daya tarik wisata utama Thailand.

Dilansir dari CNN Indonesia, Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha bahkan meminta petugas setempat menyediakan pengamanan ekstra untuk para turis yang datang.

Mengapa gua di Thailand ini diyakini bakal menjadi daya tarik utama pariwisata mereka? Selain kisah mengharukan yang lalu, gua ini pun disebut-sebut memiliki gerbang yang cantik dan mengesankan, serta memiliki banyak ruangan berbatu di dalamnya.

Dari seluruh rencana perbaikan keamanan Gua Tham Luang Thailand, keputusan lain datang dari Direktur Jenderal Departemen Taman Nasional, Satwa Liar, dan Konservasi Tanaman Thailand, Chongklai Worapongsathorn. Kabarnya, pihaknya telah menutup gua untuk sementara sejak hari Kamis (12/7) dan berjanji untuk segera menghidupkan kembali kompleks Gua Tham Luang.

Terlepas dari rencana gua di Thailand tadi dikembangkan sebagai museum, kabar lain yang tak kalah seru datang: dua perusahaan film disebutkan telah “meminang” kisah 13 orang yang terjebak di dalam gua tersebut untuk bisa difilmkan!

Kabar terakhir ini memang belum bisa dipastikan kelanjutannya, tapi hal ini telah menjadi perbincangan dan harapan warga dunia. Mereka menilai, kemampuan 12 remaja dan pelatihnya untuk bertahan hidup di dalam gua adalah sesuatu yang sangat menyentuh sehingga patut diabadikan. Terlebih, aksi para penyelamat membuatnya menjadi lebih emosional.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, 12 remaja yang tergabung dalam klub sepak bola Moo Pa di Thailand tengah menempuh sesi latihan bersama pelatihnya (25). Mereka melakukan perjalanan dengan sepeda, sebelum akhirnya menepi ke gua dan terjebak di dalamnya karena hujan lebat. Setelah dinyatakan hilang, mereka ditemukan 9 hari kemudian, di gundukan kering dalam gua yang letaknya 4 kilometer dari mulut gua. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2018 oleh

Tags: gua di Thailandklub sepak bola Thailandpenyelamatan 12 remajasatu pelatihterjebak di guaTham Luang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Moknyus

Terjebak di Gua, Ini Kronologi Penyelamatan Tim Sepak Bola Thailand

11 Juli 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ibu hamil kondisi mengandung bayi

Hampir Memiliki Anak Sudah Jadi Anugerah, Ibu Tak Apa Berjuang Mati-matian demi “Buah Hati” yang Belum Tentu Lahir ke Dunia

29 Maret 2026
Pekerja Jakarta resign setelah terima THR dan libur Lebaran

Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja “Toxic”

30 Maret 2026
4 Oleh-Oleh “Red Flag” Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Ulang sebagai Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Berkali-kali sebelum Dibeli

29 Maret 2026
Derita Pekerja Jogja Pindah Jakarta: Gaji Lebih Mending, tapi Semua Serba Cepat dan Nggak Pakai Hati Mojok.co

Derita Pekerja Jogja Pindah Jakarta: Gaji Lebih Tinggi, tapi Semua Serba Cepat dan Nggak Pakai Hati

25 Maret 2026
Pekerja Surabaya pindah kerja di Jogja kaget dengan kebiasaan "menghibur-hamburkan uang" pekerja Jogja MOJOK.CO

Pekerja Surabaya Pindah Kerja di Jogja: Bingung sama Kebiasaan “Buang-buang Uang”, Repot karena Budaya Traktir Teman

26 Maret 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.