Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Suka Duka Punya Badan Tinggi yang Pasti Kamu Alami

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
15 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kata siapa berbadan tinggi itu seneng melulu? Setidaknya, 5 suka duka punya badan tinggi ini dikisahkan oleh mereka-mereka yang ditakdirkan menjadi tiang—eh orang dengan tinggi badan di atas rata-rata.

Sepanjang perjalanan hidup, tak pernah sekalipun saya dicap sebagai orang berbadan tinggi karena selalu ada yang jauh lebih tinggi daripada saya. Dulu, bagi saya, menjadi orang tinggi pastilah merupakan nikmat tak terperi. Yah, prinsip keinginan saya saat itu sedikit terpengaruh iklan di televisi: tumbuh itu ke atas, bukan ke samping!

Tapi ternyata, berbadan tinggi tak selamanya tentang bahagia. Berdasarkan keluh kesah beberapa pemilik badan tinggi, berhasillah saya menghimpun sejumlah suka duka punya badan tinggi.

Coba cek daftar di bawah ini, apakah kamu merasakan hal yang sama, Beb?

1. Disuruh Ikut PBB (Pasukan Baris-Berbaris) di Sekolah

Hal yang satu ini biasanya dimulai sejak hari pertama kamu resmi bersekolah di SMA. Kakak kelas dan pembina bakal mengadakan pemilihan cepat pada siswa baru untuk menjadi anggota PBB dengan cara…

…nyari yang tinggi-tinggi!!!

Kamu pun tak boleh menolak dan harus ikut ke lapangan. Selama beberapa hari kemudian, kamu mendapati diri sedang ikut baris-berbaris siang-siang. Hmm, mantap juga!

2. Jadi Petugas Upacara

Entah aturan dari mana, tapi dengan badan tinggimu ini, kamu berpeluang lebih besar untuk diminta jadi petugas upacara bendera. Selain pasukan pengibar bendera, kamu—terutama yang cowok—bakal sering dimintai menjadi pemimpin barisan atau pemimpin upacara.

It’s okay; dengan cara ini, kamu punya kesempatan lebih besar untuk dikenal guru-guru dan orang-orang di sekolah.

3. Berdiri di Barisan Depan saat Upacara, tapi Ada di Barisan Paling Belakang saat Foto Bersama

Kalaupun tidak menjadi petugas upacara, hidupmu tetap nggak tenang-tenang amat saat menjadi peserta upacara. Karena postur tinggi badanmu, kamu bakal didorong maju dan diminta untuk berdiri di barisan paling depan.

Tapi, lain upacara, lain pula foto bareng. Dengan alasan “agar semua orang bisa terlihat”, postur tinggi badanmu pun membuatmu harus rela berdiri di baris paling belakang.

Yah, sungguh suka duka punya badan tinggi yang sangat saling berlawanan, tapi nyata adanya~

4. Jalan (Sedikit) Membungkuk

Karena postur badanmu yang lebih tinggi daripada sebagian banyak orang, kamu jadi terbiasa untuk sedikit membungkuk agar lebih mudah berada di posisi setara dengan temanmu. Sayangnya, lama-kelamaan, hal ini menjadi kebiasaan dan—tanpa sadar—kamu berjalan dengan gaya yang khas, yaitu sedikit membungkuk.

Iya, tiba-tiba saja ketegapan badanmu di zaman ikut Pasukan Baris-Berbaris pun terkikis perlahan-lahan.

Iklan

5. Diprediksi Jago Basket atau Renang

Entah bagaimana, gara-gara kamu tinggi, banyak orang yang dengan sotoy-nya akan berseru secara refleks, “Wah, kamu tinggi. Kamu pasti main basket, ya?”.

Jika kamu adalah pemain basket, tentu kamu bisa mengangguk bahagia. Namun, jika bukan, pertanyaan itu tak akan berhenti, justru malah berlanjut, “Oh, kamu biasa renang, ya?”

Hmmm, apakah manusia di dunia ini hanya bisa tinggi karena dua jenis olahraga tersebu??? Lalu bagaimana dengan mereka-mereka yang ijik-ijik tinggi aja, gitu—sedari lahir???

Saya rasa, masih banyak suka duka punya badan tinggi yang bisa kita bahas. Tapi, berhubung teman saya udah keburu pergi—disuruh ngambilin plastik gula di lemari atas di dapur—jadi ada baiknya jika kita sudahi sampai di sini.

Selamat tinggal, jiwa-jiwa yang kalau tidur kakinya melebihi kasur dan kalau nonton di bioskop dimintain tolong untuk agak nunduk gara-gara kepalanya ngalangin subtitle!

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2018 oleh

Tags: basketjangkungpasukan baris-berbarispetugas upacararenangsuka duka punya badan tinggi
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Gojek 3x3 Indonesia Tour Seri Yogyakarta
Olah Raga

Prawira Juara IBL Gojek 3×3 Indonesia Tour Seri Yogyakarta

12 September 2022
renang untuk lansia mojok.co
Kesehatan

Cenderung Aman, Olahraga Renang Cocok untuk Lansia

4 Agustus 2022
bill russell mojok.co
Olah Raga

Bill Russell, Legenda NBA dan Boston Celtics Tutup Usia

1 Agustus 2022
golden state warriors mojok.co
Olah Raga

Golden State Warriors Juara NBA, Stephen Curry Jadi MVP

17 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

lulusan LPDP, susah cari kerja.MOJOK.CO

Curhatan Alumni LPDP yang Merasa “Downgrade” Ketika Balik ke Indonesia, Susah Cari Kerja Hingga Banting Setir demi Bertahan Hidup

23 Februari 2026
Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
Honda Scoopy, Motor Busuk yang Bikin Konsumen Setia Kecewa (Wikimedia Commons)

Karena Cinta dan Setia, Rela Membeli 11 Motor Honda tapi Berakhir Kecewa karena Honda Scoopy Hanya Jual Tampang tapi Mesinnya Menyedihkan

25 Februari 2026
Takjil bingka dari Kalimantan

Seloyang Bingka di Jogja: Takjil dari Kalimantan yang Menahan Saya agar Tetap “Hidup” di Perantauan

23 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.