Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Makanan Lebaran Pengganti Ketupat Biar Nggak So Yesterday

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
2 Juni 2019
A A
5 Makanan Lebaran Pengganti Ketupat Biar Nggak So Yesterday
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bertahun-tahun Idulfitri tapi kamu cuma makan ketupat dan opor ayam? Nggak bosen? Nggak pengin ganti pakai makanan Lebaran alternatif yang lebih gawl, gitu?

Lebaran sebentar lagi. Berpuasa sekeluarga. Sehari penuh yang—eh bentar. Ini kenapa malah nyanyi, dah?!

Tapi, Teman-teman, memang perlu kita ingat baik-baik: Lebaran sebentar lagi. Hari Raya Idulfitri sudah di depan mata dan segala kemeriahannya sudah terbayang di kepala. Sebagian dari kita mungkin menunggu momen berkumpul dengan keluarga, sebagian lagi mengharapkan THR, sementara sebagian lainnya pusing duluan karena tahu bakal dicecar pertanyaan klasik tapi cukup mengusik, semacam “Kapan nikah?”.

Padahal, ada satu hal besar yang tak kalah penting dan kerap luput dari perhatian: saat Lebaran, kita akan bertemu dengan makanan bernama ketupat dan opor ayam…

…jauh lebih sering daripada biasanya.

Ya, ya, ya, benar! Kenapa, sih, kalau Lebaran pasti kita ketemunya sama ketupat dan opor ayam??? Apa sejarahnya??? Kenapa kita harus terjebak pada kapitalisme penjual ketupat dan lontong dan santan demi menu yang satu ini???

Mojok Institute telah merumuskan setidaknya lima jenis makanan Lebaran alternatif untuk kamu-kamu sekalian yang mudah bosan, termasuk kalau harus makan ketupat dan opor ayam terus-terusan. Bersama keluarga besarmu, kamu bisa mencoba makanan-makanan pengganti ketupat sebagai berikut:

1. Pizza

Bentuknya yang besar dan bisa dibagi rata jadi empat, delapan, enam belas, bahkan tiga puluh dua (wkwkwk!), menjadikan pizza sebagai pilihan yang tepat untuk dimakan bersama seluruh anggota keluarga. Kadang, beberapa pizza bahkan menyediakan isian sosis dan keju di bagian pinggirnya, menjadikannya lebih kaya dan variatif—nggak membosankan seperti ketupat yang gitu-gitu aja.

Lagi pula, kalau memilih pizza sebagai makanan Lebaran tahun ini, kamu bisa berkreasi dengan pilihan topping di atasnya: daging, sayur, daging dan sayur, keju, buah, air mata, kesedihan, luka hati….

2. Telur Gulung

Makanan yang satu ini belakangan sering ditemui di banyak pameran kuliner, dengan ide sebagai makanan kuno yang dinantikan banyak orang. Bahan pembuatannya pun mudah: kamu hanya perlu telur yang sudah dikopyok sedemikian rupa serta minyak goreng seabreg yang dipanaskan di atas wajan.

Sebagai makanan Lebaran, kamu bisa memanfaatkan telur gulung sebagai “pemersatu keluarga”. Kenapa?

Karena—ya ampun—seru banget, tau, masak telur gulung—yakin deh, pasti pada pengin ikutan~

3. Corn Dog Mozarella

Disebut-sebut datang dari Korea, jenis makanan yang satu ini sepertinya lebih cocok disebut sebagai street food. Pada dasarnya, corn dog mozarella adalah mozarella yang dibalur tepung, lalu digoreng setelah dicolokkin ke tusuk sate lebih dulu.

Terus, kenapa ia masuk dalam daftar alternatif makanan lebaran? Tentu saja karena filosofi yang ditawarkannya. Seperti mozarella yang mulur-mulur panjang saat digigit, begitu pulalah seharusnya hubunganmu dengan anggota keluarga yang lain: terus bersambung, tanpa terputus. Eaaaa~

Iklan

4. Kulit Ayam Crispy

Pernah dengar ASMR? ASMR, atau Autonomous Sensory Meridian Response, adalah sensasi tergelitik yang muncul dari otak saat mendengar rangsangan yang menyenangkan. Salah satu rangsangan ASMR yang populer muncul dalam bentuk bunyi-bunyian ketika melahap makanan tertentu, misalnya…

…kulit ayam crispy.

Ya, suara kriuk-kriuk yang muncul dari ayam goreng crispy dan kulitnya sungguh menggoda hati dan iman saat ditayangkan versi ASMR-nya. Oleh karenanya, kulit ayam crispy bisa jadi cukup menjanjikan sebagai alternatif makanan Lebaran karena, selain bisa dinikmati bersama-sama, kalian sekeluarga jadi punya konten video YouTube baru yang insyaallah viral.

Maksud saya, gemes banget, kan, kalau bikin video berjudul “ASMR Ayam Crispy Bareng Nenek 73 Tahun”???

5. Samyang

Tanpa perlu memplesetkan makanan yang satu ini dengan lirik lagunya Via Vallen, marilah kita akui bersama bahwa samyang masih menjadi idola banyak orang, khususnya yang bercita-cita bikin video mukbang di YouTube.

Meski terkenal dengan sensasi pedas, samyang tetap menjadi pilihan makanan Lebaran yang perlu kamu lirik. Selain bisa menjadi amunisi membuat video mukbang bersama keluarga besar, pedasnya samyang konon juga bisa dipakai untuk mengimbangi hal-hal yang juga tak kalah pedas.

Misalnya: pedasnya mulut saudara-saudara yang nggak berhenti-berhenti nanya kenapa kamu belum lulus, belum wisuda, belum nikah, atau belum punya anak….

Terakhir diperbarui pada 2 Juni 2019 oleh

Tags: ASMRcorn dog mozarellaketupatmakanan lebaranmukbangopor ayamsamyangthr
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Gen Z dapat THR saat Lebaran
Urban

3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

18 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO
Urban

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Membenci tradisi tukar uang alias penukaran uang baru menjelang lebaran untuk bagi-bagi THR MOJOK.CO
Sehari-hari

Tak Ikut Tukar Uang Baru buat THR ke Saudara karena Tradisi Toxic: Pilih Jadi Pelit, Dibacotin tapi Bahagia karena Aman Finansial

9 Maret 2026
Ogah mudik apalagi kumpul keluarga saat Lebaran. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kumpul Keluarga Jadi Ajang Menambah “Dosa”: Dengar Saudara Flexing hingga Pura-pura Sukses agar Tidak Dihina Tetangga di Desa

9 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Dekat Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta, Mojok.co

5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta

27 Maret 2026
Cat therapy di Jalan Tunjungan Surabaya yang merawat 12 kucing. MOJOK.CO

Kisah Pemilik “Cat Therapy” di Jalan Tunjungan, Rela Tinggalkan Rumah agar Bisa Merawat 12 Kucing dan Bikin Keluarga Kecil yang Bahagia

26 Maret 2026
Pilih side hustle daripada pekerjaan kantoran

Pilih Tinggalkan Kerja Kantoran ke “Side Hustle” demi Merawat Anak, Kini Kantongi Rp425 Juta per Bulan dan Lebih Dekat dengan Keluarga

31 Maret 2026
Kerja Susah di Jogja, Diledek Orang Surabaya Gak Bakal Sukses. MOJOK.CO

Nekat Tinggalkan Surabaya untuk Meniti Karier di Jogja, Menyesal Tak Dengarkan Nasihat Orang Tua yang Terlanjur Kecewa

31 Maret 2026
Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO

1 April 2026
Kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) diajar dosen absurd. Mata kuliah (matkul) apa yang diajar apa. Fokus mengharamkan dan mengkafirkan pihak lain MOJOK.CO

Diajar Dosen “Absurd” saat Kuliah UIN: Isi Matkul Paksa Sesatkan dan Mengafirkan, Ujian Akhirnya Praktik Wudu yang Berakhir Nilai C

29 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.