Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Kisah Penyelamatan Diri dari Razia di Sekolah

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
13 Agustus 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dari sekian banyak razia di sekolah, gimana sih cara terbaik untuk “bertahan hidup” dan selamat dari hukuman yang mengerikan?

Berita soal razia skincare kemarin cukup menghebohkan jagat maya media sosial. Pasalnya, selain yang disita adalah sesuatu yang anti-mainstream, yaitu alat-alat kecantikan, berita itu langsung melempar kenangan kita pada masa-masa susah SMA yang penuh ups and downs kehidupan. Cieee~

Iklan

Kengerian yang kita semua rasakan setiap kali ada razia di sekolah tampaknya adalah sesuatu yang wajar. Ibarat peribahasa tak-ada-gula-tak-ada-semut, kayaknya kita bisa bilang “tak-ada-razia-tak-ada-SMA”. Pokoknya, razia di sekolah adalah bagian besar dari kenangan masa muda, suka atau tak suka!

Sebagai manusia berpengalaman yang pernah terjebak dalam situasi razia di sekolah, rasa-rasanya seru juga kalau kita sama-sama memutar otak dan mengingat bagaimana cara kita survive menghadapi “horor” saat itu. Bersama Mojok, marilah kita membuat daftar “penyelamatan” razia di sekolah, mylov~

1. Manfaatkan Air atau Pomade

Pasang telingamu baik-baik kalau kehebohan muncul dari kelas sebelah, terutama bagi siswa laki-laki. Kalau kamu mendengar kabar soal razia rambut, segeralah pergi ke kamar mandi dan oleskan air ke rambutmu—buat ia jadi tampak klimis dan rapi. Kalau kamu bawa pomade, gunakanlah dengan bijak, dengan satu catatan: Hati-hati, jangan sampai pomade-mu malah kena razia skincare karena dikira body lotion.

2. (Masih) Razia Rambut? Pakai Perban Aja

Ide yang satu ini membutuhkan kemampuanmu berakting dan kegigihanmu untuk menyelamatkan rambut. Sebelum guru datang sambil bawa gunting, pergilah ke UKS dan ambil perban serta betadine. Lingkarkan di kepalamu dan berpura-puralah kepalamu baru saja luka sampai-sampai harus diobati. Dengan begitu, guru-guru yang mengadakan razia di sekolah ini mungkin saja tak akan tega memotong rambutmu yang sudah kegubet perban. Mantap.

3. Operasi Menyembunyikan Hape dan Barang-Barang Target

Beberapa razia di sekolah berfokus pada gadget berupa hape yang dibawa siswa dan benda-benda lain, seperti rokok. Menghadapi ini, kamu mungkin menemukan banyak cerita soal operasi menyembunyikan hape di tempat-tempat yang tak terjangkau guru. Jok motor adalah salah satu tempat favorit siswa untuk menyelamatkan hapenya, sementara beberapa lainnya memilih tempat-tempat tak normal, misalnya di dalam tanah di pot tanaman depan kelas, di dalam pakaian dalam yang dikenakan, atau menyelipkan rokoknya di kaos kaki. Yang penting, selamat dulu!

4. Pura-Pura Sakit atau Sibuk

Kalau kamu merasa sangat terdesak gara-gara razia di sekolah, pertimbangkanlah opsi termudah: Kabur. Selagi tukang razianya belum masuk ke kelasmu, pergilah secepat mungkin ke UKS dengan muka masam dan sedih. Bertahanlah di atas kasur UKS setidaknya sampai dua jam pelajaran agar lebih meyakinkan. Tapi, kalau kamu nggak bisa akting atau kamu adalah anak OSIS yang jadi panitia acara terdekat, itu bakal jadi lebih baik. Kamu jadi bisa pura-pura sibuk dan mengajak teman-temanmu rapat, padahal nggak ada apa-apa yang mau diomongin. Yah, namanya juga demi bertahan hidup.

5. Jadi Murid Berprestasi

Cerita nyata ini kerap terjadi di beberapa tempat. Saat razia di sekolah digelar, tak jarang siswa yang terciduk adalah siswa andalan pihak sekolah yang punya segudang prestasi. Kalau razia rambut atau hape, sih, mending, tapi gimana kalau ada razia minuman keras dan siswa berprestasi ini terlibat? Biasanya, pihak sekolah bakal berpikir keras dan menimbang-nimbang. Tak mustahil juga kalau si siswa berprestasi ini akhirnya nggak jadi dikeluarkan dari sekolah (tentu saja karena prestasinya) dan hanya mendapatkan hukuman sementara.

Jadi, ya, kamu kalau mau “nakal”, harus banyak akal dulu, Gaes~

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2019 oleh

Tags: masa SMSpura-pura sakitrazia di sekolahrazia rambutskincara
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

List

5 Cara Menarik Perhatian Gebetan Tanpa Pura-Pura Sakit

28 Februari 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026
Lapangan Bola di Kauman, Jogja. MOJOK.CO

Lapangan Paving: Kemewahan yang Tersisa bagi Anak-anak Kota Jogja untuk Bermain Bola

7 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Senjakala Lapangan Sepak Bola di Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya.MOJOK.CO

Senjakala Lapangan Bola di Kota Jogja yang Makin Berjarak dengan Warganya

9 Juli 2026
kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
spmb 2025, zonasi.MOJOK.CO

Ketika SPMB Berubah Jadi Pasar Gelap Kursi Sekolah

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.