Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Susi Pudjiastuti Lulus Ujian Paket C Setara SMA, Sana Ambil Sepedanya

Redaksi oleh Redaksi
13 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dinyatakan lulus ujian paket C. Ini artinya beliau sudah tamat SMA dan sudah bisa jadi calon wakil presiden.

Susi Pudjiastuti sempat masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) yang akan disunting Presiden Jokowi. Menteri Kelautan dan Perikanan ini dianggap cocok untuk masuk kriteria golongan profesional yang diumumkan oleh tim Jokowi beberapa waktu lalu. Bahkan melalui survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Susi punya popularitas yang tak bisa diremehkan dibandingkan spekulasi nama-nama lain.

Masalahnya, kalaupun nanti Susi betulan dilamar untuk jadi pasangan Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, secara Undang-undang Susi akan terkendala karena tidak sempat lulus SMA. Susi Pudjiastuti memang pernah terdaftar sebagai siswa SMAN 1 Yogyakarta, hanya saja Susi tidak menyelesaikan pendidikannya. Alhasil, ijazah terakhir Susi hanya SMP.

Padahal jika melihat aturan pada UUD 1945 dan secara tegas diatur dalam Pasal 169 UU 7/2017, seorang capres atau cawapres, “Berpendidikan paling rendah tamat Sekolah Menengah Atas, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Kejuruan, Madrasah Aliyah Kejuruan, atau sekolah lain yang sederajat.“

Syukurnya, per hari ini, yaitu Jumat, 13 Juli 2018, Susi Pudjiastuti sudah resmi dinyatakan tamat setara SMA. Menteri yang nyentrik ini telah sukses lulus ujian kejar paket C jurusan IPS. Perjalanan bagi Susi untuk mendapatkan ijazah ini tidak bisa dibilang mudah, Susi diketahui sudah mendaftar di PKBM Bina Pandu Mandiri sejak 2015 lalu dan baru bisa dinyatakan ikut ujian pada 11-13 Mei 2018.

Ujian yang diikuti Susi ini pun sempat ditunda. Seharusnya Menteri yang demen menenggelamkan kapal ilegal ini mengikuti ujian pada 2017, tapi karena kesibukannya, ujian harus ditunda sampai pada tahun ini. “Kemarin beliau ikut ujian susulan dari tanggal 11 sampai 13 Mei 2018,” kata Didi Ruswendi, Ketua Yayasan Bina Pandu Mandiri Kabupaten Ciamis, seperti yang diberitakan detik.com.

Meskipun seorang Menteri, menurut Didi, Susi Pudjiastuti begitu disiplin dan tidak mendapatkan keistimewaan dibandingkan peserta yang lain. Nilai total Susi pun sebenarnya tidak tinggi. Bahkan rata-rata nilanya pun hanya 61. Bahkan nilai ekonominya pun cuma 44, meski untuk nilai Pendidikan Kewarganegaraan nilainya cukup tinggi, yakni 82.

Meski kelihatannya nilai yang diraih Susi cuma rata-rata, tapi ujian kesetaraan ini diikuti oleh beberapa peserta yang memang sudah uzur secara usia. Tentu bukan sebuah ujian yang mudah bagi profesional dan seorang yang sudah lama meninggalkan bangku sekolah bertahun-tahun lalu kembali berkutat mempelajari buku pelajaran-pelajaran seperti pada masa mudanya.

Terbukti dengan nilai cuma rata-rata 61, Susi merupakan lulusan terbaik tahun ini se-Kabupaten Ciamis untuk Ujian Paket C. Artinya, Susi berhak dapat ranking 1. Jadi dibandingkan orang-orang seangkatannya yang “terpaksa” harus ujian SMA lagi, Susi emang masih paling moncer.

Hanya sayangnya, karena beliau Menteri, nilai ujiannya jadi tersebar ke mana-mana dan dibicarakan oleh banyak orang. Ini juga jadi pertanda, nilai itu bukan representasi sebenarnya dari kemampuan seseorang, toh dengan nilai segitu Susi sudah menunjukkan bagaimana bersikap tegas menjaga kedaulatan wilayah laut di Indonesia. Dibandingkan menteri-menteri sebelumnya yang lulusan kampus-kampus mentereng.

Selamat untuk Ibu Susi Pudjiastuti yang sudah lulus SMA. Kalau ada yang mencibir soal nilai, sudah, tenggelamkan saja itu, Bu.

Sst, sudah sana, silakan diambil sepedanya. (K/A)

Terakhir diperbarui pada 13 Juli 2018 oleh

Tags: cawapresijazahjokowilulus SMAmadrasah aliyahmenteri kelautan dan perikanannilaiSMASusi LulusSusi Pudjiastutitenggelamkanujian paket cUUD 1945
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Lulus SMA dirundung karena jualan toge di pasar tradisional Tuban. Dianggap kurang usaha padahal masih muda alias gen Z. MOJOK.CO
Ragam

Lulusan SMA Dihina: Masih Muda tapi Cuman Jadi Pedagang Pasar. Tak Peduli yang Penting Bukan Beban Keluarga

6 November 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Kerja sama Pemprov Jawa Tengah dan Korea Selatan di bidang pendidikan yakni beasiswa kuliah. MOJOK.CO
Kilas

Pemprov Jawa Tengah Bakal Kasih Beasiswa Kuliah ke Korea Selatan untuk 100 Siswa, Hasil Kerja Sama dengan Universitas Seowon

27 Agustus 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Aktual

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong Sendirian di Kafe Menjadi “Budaya” Baru Anak Muda Jaksel Untuk Menjaga Kewarasan

14 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Keluar dari organisasi mahasiswa ekstra kampus (ormek) PMII, dicap pengkhianat tapi lebih sukses MOJOK.CO

Nekat Keluar PMII karena Tak Produktif: Dicap Pengkhianat-Nyaris Dihajar, Tapi Bersyukur Kini “Sukses” dan Tak Jadi Gelandangan Politik

13 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.