Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Sinyal Kuat Susi Pudjiastuti sebagai Cawapres, Dari Hasil Survei Sampai Godaan Jokowi

Redaksi oleh Redaksi
27 April 2018
A A
susi pudjiastuti
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Menteri Kelautan dan Perikanan yang nyentrik dan fangkeh, Ibu Susi Pudjiastuti masuk sebagai salah satu nama yang muncul ke permukaan sebagai calon wakil presiden mendampingi Jokowi.

Selain masuk melalui berbagai bursa survei, nama Susi masuk bursa cawapres Jokowi versi PDIP. “Semua tokoh bangsa yang punya interest, punya kapasitas, punya willingness untuk menjadi cawapres Jokowi, semua terbuka lebar,” kata Wasekjen PDIP Ahmad Basarah. “Termasuk Bu Susi, Pak Mahfud, Pak Jimly Asshiddiqie, Pak Budi Gunawan, dan sebagainya.”

Iklan

Menurut survei Litbang Kompas, di basis pendukung Jokowi, banyak yang menjagokan Susi Pudjiastuti sebagai cawapres. Tiga nama yang diinginkan oleh para pendukung Jokowi sebagai cawapres adalah Jusuf Kalla (66,2%), Susi Pudjiastuti (59,3%) dan Sri Mulyani (52,9%).

Sementara dari sisi elektabilitas sebagai cawapres Jokowi, Susi menempati urutan empat dengan nilai elektabilitas (4,8%). Ia hanya kalah oleh Jusuf Kalla (15,7%), Prabowo Subianto (8,8%) dan Gatot Nurmantyo (5,3%).

Sinyal tentang bakal majunya Susi sebagai cawapres mendampingi Jokowi agaknya juga mulai kuat. Beberapa waktu yang lalu, Jokowi secara terang-terangan menggoda Susi soal cawapres ini.

Godaan itu dilontarkan Jokowi saat dirinya bersama Susi meresmikan Keramba Jaring Apung lepas pantai (offshore) di Pelabuhan Pendaratan Ikan Cikidang, Babakan, Pangandaran, selasa 24 April 2018 lalu.

“Pak Menteri PU, Pak Menteri Perhubungan sudah diperintah oleh Bu Susi untuk membangun, mengeruk sungai,” kata Jokowi. “Tapi yang perintah mestinya bukan Bu Susi. Yang perintah itu presiden. Jangan jangan Bu Susi ini pengin jadi presiden, pengin jadi wapres ini kelihatannya,” sambung Jokowi yang tentu saja langsung disambut tawa pecah dari warga.

Sementara itu, Susi ketika ditanya oleh wartawan terkait bursa cawapres, jawaban Susi begitu begitu diplomatis dan memancing sinyal, “Tanya Pak Jokowi, tanya Pak Jokowi saja.”

Apakah di sisa empat bulan sebelum masa pendaftaran pasangan nama calon Presiden dan calon Wakil presiden ini nama Susi tetap bertahan sebagai salah satu pilihan teratas sebagai cawapres? Entahlah.

Namun yang jelas, jika kelak Susi Pudjiastuti benar-benar terpilih sebagai cawapres mendampingi Jokowi, maka hal tersebut tentu bakal menjadi perpaduan yang menarik.

Jokowi yang kalem dan malu-malu berpasangan dengan Susi yang trengginas dan plas-plos. Jokowi yang jagoan darat berpasangan dengan Susi sang penguasa laut. Jokowi yang suka tanya nama-nama ikan berpasangan dengan Susi yang suka menyuruh orang makan ikan.

Ini jelas modal yang bagus untuk membangun bangsa tanah dan bangsa air, eh, maksudnya bangsa dan tanah air.

susi pudjiastuti

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2018 oleh

Tags: cawapresjokowiSusi Pudjiastuti
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi.MOJOK.CO
Kabar

Sialnya Warga Banjarsari Solo: Dekat Rumah Jokowi, tapi Jadi Langganan Banjir Gara-gara Proyek Jokowi

7 Maret 2025
3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini MOJOK.CO
Esai

3 Rupa Nasionalisme yang Mewarnai Indonesia Hari Ini

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meluncurkan aplikasi Gandheng ATS untuk atasi masalah anak putus sekolah MOJOK.CO

Sleman Punya Aplikasi Pencegahan Dini Anak Tidak Sekolah

5 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.