Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Slogan bagi Fans Manchester United saat Ini: Not Arrogant Just Hipster

Sudah saatnya Manchester United jadi sebuah foklor.

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
21 November 2021
A A
Manchester United dan Arogansi Memang Saudara Sepersusuan MOJOK.CO

Manchester United dan Arogansi Memang Saudara Sepersusuan MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Manchester United sudah jadi dongeng untuk anak-anak sekarang: bahwa roda itu kadang berputar dan kadang-kadang tidak.

Membayangkan menjadi fans Manchester United dalam laga melawan Watford tadi malam pasti begitu menyakitkan. Bukan hanya karena kalah telak melawan tim semenjana seperti Watford, tapi cara kalahnya pun nggerus ulu hati.

Perih, Dik. Hambok yaqin.

Skor 1-4 yang terjadi di Hertfordshire tak benar-benar menggambarkan apa yang terjadi di atas lapangan. Kuartet bek (plus pivot Nemanja Matic) United seperti Jalur Gaza: penuh kerusuhan massal.

Bahkan sejak menit-menit awal, siapa saja yang ngerti bola tahu, United dan Ole Gunnar Solksjaer bakal dihabisi Claudio Ranieri malam itu.

Mempertahankan bola sampai 3 menit saja pemain United kesulitan minta ampun di tengah terjangan tekanan Ismaila Sarr, Moussa Sissoko, sampai Joshua King.

Kalaupun akhirnya keluar menyerang, itu pun karena pemain United melakukannya dalam keadaan “terpaksa”. Lah gimana? Sudah tak ada lagi opsi untuk mempertahankan possession bola jeh. Hayawis, through pass aja lah.

Malam tadi saya akhirnya mengerti, kenapa banyak orang yang bersimpati untuk David De Gea. Di banyak pertandingan—termasuk ketika melawan Watford—dia harus berhadapan dengan pemain lawan plus pemain bertahannya sendiri.

Harry Maguire yang permainannya selalu mengingatkan saya akan mantan pemain timnas Wahyu Wijiastanto, sekali lagi menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam berkontribusi untuk serangan lawan. Dibantu dengan Aaron Wan-Bissaka si tukang koprol yang ndembik itu.

Kacau semua, kacau.

Simpati untuk De Gea ini sebenarnya juga patut diberikan pada fans Manchester United di seluruh dunia. Perkara simpati tersebut pantas atau tidak, biarlah itu jadi perdebatan untuk fans Manchester City, Arsenal, dan Liverpool.

Soalnya, fans United ini belakangan seperti merasa dikhianati oleh manajemen sendiri. Iya, kambing hitam selain untuk Ole Gunnar Solskjaer, juga menunjuk pada keluarga Glazer.

Padahal, kalau mau itung-itungan duit yang dikeluarin, di bawah keluarga Glazer, United ini merupakan klub kedua Eropa (sekaligus dunia) dengan nilai skuat termahal.

Setidaknya, merunut dari CIES Football Observatory yang sudah melakukan valuasi skuad United, skuad Solskjaer ini bernilai EUR 1,21 miliar (Rp20,13 triliun). Mereka hanya kalah satu strip dari Manchester City yang bernilai Rp21,22 triliun.

Iklan

Beda hanya ada di kisaran Rp1 triliun, tapi gap rentetan trofinya bisa kayak gelar olahraga Badminton Indonesia dengan Timnas Sepak Bola Indonesia. Bak perolehan suara untuk Gibran Rakabuming Raka dengan tukang jahit dari Solo yang nyalon wali kota.

Btw, valuasi skuad United itu bisa lho untuk bikin 20 Sirkuit Mandalika (bahkan masih sisa ratusan miliar). Duit yang termanifestasi dari keberadaan Jadon Sancho, Raphael Varane, sampai kembalinya Cristiano Ronaldo (yang walaupun nilai transfernya murah meriah, hatapi gajinya tetep aja ngidap-ngidapi).

Balik modal terkecil United pun hanya menghasilkan Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa. Trofi medioker untuk sebuah tim yang sudah menghabiskan duit sampai Rp11,7 triliun sejak Sir Alex Ferguson mundur.

Itu duit adalah yang dikeluarin untuk mengontrak sederet pemain plus deretan pelatih tak sembarangan. Dari David Moyes, Jose Mourinho, Louis van Gaal, sampai Solskjaer yang kabarnya sudah siap-siap bakal dipecat.

Melihat nilai skuad, sejarah, serta masih menyandang sebagai salah satu dari 10 klub terkaya dunia, posisi United yang sekarang seharusnya menyadarkan fans mereka, bahwa kredo “Not Arrogant Just Better” itu sudah tak layak lagi berkumandang.

Saya punya yang lebih baik untuk fans United di seluruh dunia: “Not Arrogant Just Hipster.”

BACA JUGA United Memang Goblok, Sudah Tahu Medioker kok Sombong dan ESAI lainnya.

Terakhir diperbarui pada 22 November 2021 oleh

Tags: jalur gazaManchester CityManchester UnitedmourinhoOle Gunnar SolskjaerWatford
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Felix Siauw Seharusnya Pro Syiah Iran Sejak Dulu MOJOK.CO
Esai

Coba Bayangkan Kalau Sejak Dulu Felix Siauw Pro Iran, Israel Pasti Sudah Rata dengan Tanah!

17 April 2024
andre onana mojok.co
Olah Raga

Kota Depok Jadi Bagian dari Perjalanan Karier Andre Onana, Calon Kiper Baru MU

12 Juli 2023
fans manchester united mojok.co
Uneg-uneg

Menjadi Orang Penyabar dalam Sudut Pandang Fans Manchester United

5 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi "Konsumsi Wajib" Saat Sidang Skripsi

Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi

17 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.