Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Raffi Ahmad, Agnes Monica, dan Baim Wong di Bursa Cagub DKI Jakarta? Pffft

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
16 Februari 2021
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Munculnya nama selebritis seperti Raffi Ahmad, Agnes Monica, dan Baim Wong di bursa Cagub DKI Jakarta menunjukkan sesuatu.

Tahun politik 2024 masih jauh, tapi ancang-ancang untuk mencari lawan sepadan Anies Baswedan di bursa Pilkada DKI Jakarta sudah muncul. Paling tidak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menyebut kalau dua selebritis terkenal, Raffi Ahmad dan Agnes Monica, masih ditimbang untuk “dilamar” menjadi bakal calon Gubernur DKI Jakarta.

“PKB melirik artis Raffi Ahmad dan Agnes Monica untuk ditimang sebagai cagub DKI Jakarta 2024,” kata Sekretaris Bidang Sosial dan Keberencanaan DPP PKB, Luqman Hakim, pada akhir pekan kemarin.

Pemilihan ini tentu mengejutkan di satu sisi, dan tidak mengejutkan di sisi lain.

Mengejutkan, karena dua nama ini sama sekali tak punya track record dalam mengelola pemerintahan—bahkan di lingkup RT sekalipun. Apa jaminan mutu dan kualifikasi yang bisa dikampanyekan PKB ketika berencana menjagokan dua selebritis kelas wahid ini?

Meski begitu, bagian tidak mengejutkannya adalah, PKB memang butuh langkah populer agar dilirik masyarakat. Maklum, capaian mereka di Pilkada DKI Jakarta 2017 itu cuma dapat 5 kursi. Jatah minimal untuk bisa menjadi fraksi di DPRD Jakarta.

Dengan melempar isu akan menjagokan Raffi Ahmad dan Agnes Monica, bukan tidak mungkin PKB dilirik oleh warga Jakarta. Dilirik doang tapi ya, kalau dipilih kan ya belum tentu.

Uniknya, pemilihan Raffi Ahmad ini didasari karena beberapa alasan yang luwarbiayasa beyond. Menurut PKB yang diwakili Luqman Hakim, Raffi Ahmad ini tidak sombong.

“Meski di posisi puncak popularitas, Raffi tidak sombong. Dalam keseharian, dia tetap menjadi manusia biasa, terbukti di tempat-tempat keramaian dia melayani sapaan dan obrolan dengan para pengagumnya tanpa jarak,” kata Luqman Hakim.

Yaelah, kalau masalah tidak sombong sih, Setya Novanto mah juga nggak sombong, Pak Luqman, tapi nyatanya blio juga korup.

Selain Raffi Ahmad, Agnes Monica dipilih karena pengalaman melalang buana ke luar negeri. Tak peduli meski pengalaman internasiyonal itu urusannya sama musik.

“Agnes Monica punya prestasi internasional di dunia musik. Go international sebagai musisi. Mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di dunia internasional. Perempuan gigih, pekerja keras, dan pantang menyerah. Tempaan pengalaman kariernya akan menjadi modal penting untuk menjadi pemimpin penuh empati atas nasib dan kehidupan rakyat,” kata Luqman.

Ini tentu bikin kita bingung (kita?), sebenarnya PKB ini cari duta negara atau gubernur jago nyanyi untuk bisa nandingi Wali Kota Depok apa bijimana sih? Bingung sumpah.

Meski begitu, baik Raffi Ahmad dan Agnes Monica belum memberi tanggapan atas pertimbangan PKB ini. Di saat netizen masih kaget dua nama selebritis itu muncul, tiba-tiba nama Baim Wong justru yang muncul dalam survei Lembaga Median dengan angka elektabilitas 0,5 persen.

Iklan

Angka ini memang jauh di bawah Anies Baswedan (petahana) yang mampu meraih angka 40,5 persen, atau Tri Rismaharini 16,5 persen, tapi cukup mengejutkan melihat seorang selebritis bisa selevel (secara eletabilitas) dengan politisi senior macam Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Baim Wong sendiri mengklarifikasi bahwa kemunculan namanya ini bisa jadi karena efek tayangannya yang sering nolong-nolong orang di tayangan televisi.

“Insyaallah pasti yang akan terpilih nanti adalah pilihan rakyatnya. Apa yang saya lakukan belakangan ini, tolong jangan disangkutpautkan dengan pemilihan ini atau bisa dibilang politik,” kata Baim Wong melalui akun Instagramnya.

Keberadaan nama Baim Wong yang mendadak muncul di lembaga survei ini, sebenarnya sudah menunjukkan potret kecil politik Indonesia belakangan ini. Bahwa ada sebagian kecil masyarakat yang tak lagi percaya dengan tokoh-tokoh politik Indonesia. Berikut dengan kerja-kerja di atas meja.

Baim Wong yang sering nongol di layar televisi dengan bantuin orang-orang di sekitarnya, memberi kesan mendalam yang bisa jadi terlihat lebih “nyata” ketimbang janji-janji politik politisi yang pada kenyataannya sering meleset.

Kemunculan nama Baim Wong, jelas bukan menjadi prestasi seorang selebritis, tapi justru menunjukkan ketidakbecusan pengelolaan negara atau pemerintah daerah.

Ada sebagain orang yang merasa pemerintah (baik pusat maupun daerah) tak memberi dampak apa-apa terhadap kehidupannya, maka wajar kalau harapan itu muncul pada sosok-sosok yang mereka lihat di televisi. Artinya, harapan pada sosok kepada Baim Wong itu juga tidak bisa disalahkan begitu saja ke masyarakat.

Sebaliknya, ketika kita mengira hanya masyarakat yang tidak percaya dengan tokoh-tokoh politik, ada partai yang terang-terangan justru menunjukkan bahwa mereka juga kurang pede dengan orang-orangnya sendiri mampu mengelola pemerintahan.

Lah itu nyatanya, sampai harus mencatut nama orang terkenal kayak Raffi Ahmad dan Agnes Monica? Itu kalau nggak pede sama kemampuan sendiri apa dong namanya?

BACA JUGA 3 Alasan Fiki Naki Pantas Jadi Influencer Panutan dan tulisan POJOKAN lainnya.

Terakhir diperbarui pada 16 Februari 2021 oleh

Tags: Agnes Monicabaim wongRaffi Ahmad
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Suara Warga Gunungkidul yang Khawatir Kena Gusur Pembangunan Resort Raffi Ahmad
Video

Suara Warga Gunungkidul yang Khawatir Kena Gusur Pembangunan Resort Raffi Ahmad

14 Maret 2024
pantai gunungkidul raffi ahmad.MOJOK.CO
Ragam

Harga Tanah Sekitar Pantai Gunungkidul: Tiga Tahun Bisa Naik 10x Lipat Apalagi setelah Raffi Ahmad Bangun Resort

21 Desember 2023
bisnis raffi ahmad mojok.co
Ekonomi

Nama-nama Penting di Balik Gurita Bisnis Raffi Ahmad

30 Januari 2023
rans entertainment mojok.co
Ekonomi

Gurita Bisnis RANS Entertainment, Perusahaan Raffi Ahmad yang Akan IPO

28 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Hasil riset FEB UGM: workaholic alias kera berlebihan tidak selalu merusak kebahagiaan MOJOK.CO

Riset: Kerja Berlebihan (Workaholic) Tidak Selalu Merusak Kebahagiaan, Asalkan Dapat 2 Situasi Ini di Lingkungan Kerja

6 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.