Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Nostalgia Sitkom ‘Office Boy’ dan Mengingat Betapa Menyebalkan Karakter Saschya

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
13 Juni 2021
A A
Nostalgia Sitkom 'Office Boy' dan Mengingatl Betapa Menyebalkan Karakter Saschya mojok.co

Nostalgia Sitkom 'Office Boy' dan Mengingatl Betapa Menyebalkan Karakter Saschya mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sitkom OB atau Office Boy adalah hiburan lawak pada masanya. Kelakuan Saschya yang bikin gemas karena ngeselin benar-benar membekas.

Sebuah tayangan dengan genre komedi situasi berjudul Office Boy pernah tayang di RCTI pada 2006. Tayangan berseri ini menceritakan tentang kehidupan office boy dan staf HRD di stasiun televisi bernama OKTV. Dulu, menonton OB adalah hiburan pelepas penat di sore hari. Meski terkadang kita dibuat geregetan dengan karakter Saschya yang lemot dan Sayuti yang polos.

Office Boy saat itu bisa dikatakan berhasil karena menggambarkan relief kehidupan kantor swasta yang nyaris akurat. Sayuti (Aditya Warman) adalah seorang karyawan yang polos dan apa adanya. Ia sering berseberangan dengan si OB ketus bernama Odah yang diperankan Tika Panggabean. Ada pula anggota OB lainnya yaitu Susi (Oline Mendeng) yang jatuh hati sama Sayuti dan Ismail (Daus Separo) orang Betawi yang tak kalah kocak dan panikan.

Sayuti yang berasal dari Jawa dan ngomongnya pelan itu, awalnya agak kesusahan menyesuaikan diri sebagai office boy di OKTV. Tapi, ada kalanya kehadiran Susi sangat membantu karena Susi memang diceritakan naksir dengan Sayuti. Sayuti yang polos sama sekali nggak menunjukkan tanda-tanda bahwa ia juga menyukai Susi. Namun, tenang saja, usaha yang Susi lakukan buat PDKT dengan Sayuti berbuah manis kok. Mereka berdua diceritakan menikah pada Office Boy season 2.

Meski lebih banyak menyoroti pekerjaan office boy, tapi sitkom OB juga banyak menceritakan bagaimana suasana di kantor HRD. Pak Taka (Marlon Renaldy) adalah Kepala HRD yang naksir dengan sekretaris cantik tapi lemot bernama Saschya (Winda Viska). Kebaperan Pak Taka biasanya ngawur, ia hanya baik hati pada Saschya dan kompromis terhadap apa yang Saschya kerjakan. Inilah yang bikin karyawan lemot bin nggak masuk akal kayak Saschya masih bertahan di kantor. 

Meskipun begitu banyak banget penonton yang justru ngeship Saschya dengan Gusti (Bayu Oktara). Mereka berdua dianggap lebih cocok meski sifatnya berkebalikan. Padahal Gusti sendiri kelihatan selalu sebal dengan kelakuan Saschya yang merepotkan dan cenderung kekanak-kanakan. Mungkin sitkom OB memang mempraktikkan betul “benci jadi cinta”. Bayu sebenarnya adalah karyawan yang bengal dan kurang disiplin. Berkebalikan banget dengan Hendra (M. Ridwan) yang berorientasi pada detail. Mereka berdua adalah gambaran karyawan boomer vs milenial di kehidupan sehari-hari.

Yang asyik saat menonton Office Boy adalah bintang tamu yang muncul setiap episodenya. Kadang ada artis yang lagi naik daun ketika itu seperti Nassar KDI, Dirly, Inul Daratista, bahkan Bob Sadino. Bintang tamu ini bikin jalan cerita semakin fresh. Terutama jika bintang tamunya diceritakan sebagai seleb terkenal, Pak Hendra pasti heboh sendiri sampai kelihatan norak.

Karakter Saschya yang paling diingat di sitkom Office Boy

Dari semua karakter di sitkom OB, karakter Saschya memang yang paling membekas di ingatan. Sekretaris ini digambarkan sebagai karakter yang hampir nggak layak jadi sekretaris, pokoknya menang penampilan aja. Saschya bahkan super centil, sering sibuk dengan kuteksnya di kantor, dan lebih mementingkan koleksi barang warna ungunya ketimbang pekerjaannya.

Pernah suatu hari saat sedang mengaplikasikan cat kuku, ia ditelepon oleh rekan kerjanya yang duduk satu ruangan dengannya, namanya Kevin. Apa yang Kevin lakukan memang cuma iseng karena ia ingin menggoda Saschya. Bodohnya Saschya justru nggak menangkap bahwa yang meneleponnya adalah temannya sendiri di seberang. Sungguh sebuah scene yang membagongkan.

Winda as Sascha in sitkom mvs Office Boy is the moment, the legend, the icon pic.twitter.com/WAe6aaWRE0

— Movie Menfess (@moviemenfes) June 10, 2021

Selain soal kecepatan berpikir Saschya yang kayak siput, suara ketawa Saschya adalah yang paling ikonik sepanjang sitkom OB ditayangkan. Cantik-cantik begitu, ketawanya dihiasi suara ngorok di ujung. Kesannya jadi bikin ilfeel siapa saja yang menyaksikan. Saschya sendiri seolah-olah nggak sadar kalau penampilannya yang nyentrik dan fashionable itu bakal runtuh setelah orang-orang mendengar ia tertawa. Duh, memang Winda Viska terbaekkk~

BACA JUGA Guru-guru Wiro Sableng Tak Cuma Cocok Ngajar Silat tapi Juga Cocok Ngajar di Fakultas Filsafat dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2021 oleh

Tags: acara televisikantor HRDkomedi situasinostalgiaoffice boysitkom
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup MOJOK.CO
Ragam

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
pulang ke rumah, merantau.MOJOK.CO
Catatan

Duka Setelah Merantau: Ketika Rumah Menjadi Tempat yang Asing untuk Pulang

16 September 2025
Tak Cuma Untuk Belanja, Circle K Juga Jadi Penolong Orang-Orang Kere di Tanggal Tua.MOJOK.CO
Catatan

Tak Cuma Untuk Belanja, Circle K Juga Jadi Penolong Orang-Orang Kere di Tanggal Tua

20 Januari 2025
Getirnya Gen Z Jogja Jadi OB Rumah Sakit Cuma Digaji Rp800 Ribu: Jangankan Punya Rumah, Buat Ngopi Aja Mikir-Mikir.MOJOK.CO
Ragam

Getirnya Gen Z Jogja Jadi OB Rumah Sakit Cuma Digaji Rp800 Ribu: Jangankan Punya Rumah, Buat Ngopi Aja Mikir-Mikir

7 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pekerja Jogja kaget pindah kerja di Purwokerto demi alasan slow living. Tapi kaget dengan karakter orang Banyumas MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi

6 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO

Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”

7 April 2026
Lulusan farmasi PTS Jogja foto keluarga

Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

7 April 2026
Ambisi beli mobil sebelum usia 30. Setelah terbeli Suzuki Ertiga tetap tidak bisa senangkan orang tua dan jadi pembelian sia-sia MOJOK.CO

Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia

3 April 2026
perumahan, tinggal di desa, desa mojok.co

Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

8 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.