Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mitos Charge HP yang Nggak Ada Ngaruhnya ke Baterai Health

Ponselnya sudah pintar, tapi kebiasaan charge HP masih percaya mitos zaman purba.

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
8 Desember 2021
A A
ilustrasi Mitos Charge HP yang Nggak Ada Ngaruhnya ke Baterai Health mojok.co

ilustrasi Mitos Charge HP yang Nggak Ada Ngaruhnya ke Baterai Health mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Katanya kalau lagi charge HP jangan ditinggal tidur, bakal nggak bagus buat baterai health. Ya elah, hidup di tahun berapa sih?

Banyak mitos turun-temurun soal baterai HP yang sebetulnya sudah tidak relevan dengan zaman. Pada masanya, kita memang memperlakukan HP dengan sangat hati-hati. Untuk ponsel Nokia 3310 misalnya, kita nggak bisa charge kelamaan karena bikin baterai jadi menggembung. Kalau sudah menggembung akhirnya dimasukkan kulkas, katanya biar dingin dan menyusut lagi. Lucu juga kalau diingat.

Iklan

Tapi, zaman sudah berubah, Miskah. Kita sudah nggak lagi pakai teknologi baterai masa lalu. Ponsel pintar sudah dilengkapi teknologi yang semakin canggih dan bisa menepis mitos-mitos kuno itu. Gini aja, biar nggak terjebak di mitos baterai health masa lalu, mending kita tahu mana yang mitos dan mana yang fakta dari kegiatan charge HP.

#1 Jangan charge HP semalaman

Mitos ini sebetulnya pernah jadi fakta pada masanya. Dulu, kebanyakan ponsel pakai teknologi nickel-ion batteries. Sedangkan, ponsel pintar masa kini sudah menggunakan lithium-ion batteries yang cukup cerdas mendeteksi kapan harus berhenti mengisi daya.

Nggak usah khawatir, tidurlah dengan tenang sambil charge HP sampai pagi. Nggak akan ada ngaruhnya sama baterai health kok. Mau kamu pakai iPhone, Xiaomi, Oppo, semua aman.

#2 Mulai charge HP dalam kondisi baterai hampir habis

Ada teori yang bilang bahwa melakukan charge pada kondisi baterai masih setengah alias belum habis-habis amat itu percuma dan bakal mengurangi lifespan baterai. Ini sebuah miskonsepsi, Saudara-saudara. 

Jika iPhone punya lifespan 400-500 charge cycle, bukan berarti kamu cuma bisa melakukan charge sebanyak maksimal 500 kali sepanjang kamu pakai HP. Kalau nge-charge tiap hari, dalam waktu kurang dari dua tahun udah koid dong berarti? Nggak gitu donggg.

Lifespan itu maksudnya kamu bisa membiarkan baterai dalam keadaan kosong banget selama 500 kali. Jadi, biasakan mengisi daya sebelum baterainya benar-benar habis. Kegiatan ini nggak akan mengurangi baterai health kok, tenang. Mending segera charge HP sebelum ia benar-benar mati.

#3 Baterai HP bakal rusak kalau dibiarkan mati

Mitos yang satu ini juga nggak masuk akal. Sebenarnya nggak masalah jika kamu membiarkan ponselmu mati sepanjang tahun lalu mengisi daya di tahun depan. Lagi-lagi, baterai hape zaman sekarang sudah cukup pintar kok. Malah bagus kalau dibiasakan matiin hape dan menghidupkannya ketika mau digunakan. Tapi, kalau hapemu memang sudah nggak terpakai, ya mendingan dijual aja to ya.

#4 Nggak boleh mainan HP kalau sedang di-charge

Ah kata siapa? Nggak masalah kamu scroll lini masa Twitter sambil charge HP, sambil tiduran dan nonton YouTube, bahkan sambil main game.

Mitos ini muncul karena seringnya mainan HP saat sedang di-charge bikin bagian baterai terasa panas alias overheating. Kalau sudah terlalu panas, ada ketakutan si ponsel bakal meledak, kabelnya korslet, dan lain sebagainya.

Memang masuk akal dan bisa saja terjadi, tapi sangat jarang. Mendingan segera cek baterai health atau periksakan ke konter terdekat jika hapemu sering banget overheat sampai-sampai bisa dipakai buat setrika baju. Bisa jadi memang hapemu sedang sekarat dan butuh penanganan khusus.

#5 Menutup aplikasi dan membukanya lagi bikin baterai health awet

Memang benar bahwa beberapa aplikasi memicu konsumsi baterai lebih banyak, tergantung apa saja layanan yang terpakai untuk aplikasi itu. Sayangnya, menutup aplikasi lalu membukanya lagi, sama sekali nggak membantu penghematan.

Buka-tutup aplikasi berulang kali justru membuat smartphone-mu bekerja lebih keras dan menghabiskan baterai lebih banyak. Nah, mendingan tutup aplikasi yang nggak dipakai dan membiarkan aplikasi yang sering digunakan untuk terus standby.

Kalau pengin totalitas dalam menghemat baterai, gunakan mode pesawat. Tips ini sudah paling benar dan membuatmu nggak terus-menerus charge HP sepanjang hari.

BACA JUGA Orang yang Harus Ngecas padahal Baterai HP Masih 50 Persen Adalah Antek Dajal dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 8 Desember 2021 oleh

Tags: androidbaterai healthbaterai iPhonecharge HPcharger iPhoneponsel pintarREVIEW GADGETsmartphoneTeknologi
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android

Pakai iPhone Dianggap Keren, Rela Sewa Harian sampai Rp120 Ribu demi Gengsi dan Memberi “Makan Konten” Media Sosial

3 Maret 2026
Xiaomi POCO ternyata lebih berguna ketimbang Samsung Galaxy. MOJOK.CO

Kecewa dengan Penyakit “Kronis” Samsung Galaxy yang Habiskan Duit Berjuta-juta, Ternyata Merek “Murahan” Lebih Berguna

2 Maret 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Perbandingan pengguna iPhone vs Android (Infinix dan Samsung)

8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman

25 Februari 2026
Merayakan Status iPhone 16 Sebagai Barang Ilegal MOJOK.CO

Merayakan Status iPhone 16 Sebagai Barang Ilegal di Indonesia Biar Jadi Pukulan Keras buat Apple yang Selalu Setengah Hati

3 November 2024
iPhone Nggak Mungkin Murah dan Memang Harus Mahal MOJOK

Benarkah Harga Produksi iPhone Cuma 10 Dolar Seperti Kata Gita Wirjawan? Rasanya Sungguh Tidak Masuk Akal!

12 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

gaya rambut pria, barbershop, potong rambut mojok.co

Alasan Potongan Rambut Jadi “Jelek” setelah Pulang dari Barbershop, Tukang Cukur Sering Disalahkan meski Problemnya Ada di Pelanggan

18 Agustus 2026
Kontingen Prambanan tunjukkan jejak Mataram Kuno di Karnaval Budaya Klaten 2026. MOJOK.CO

Potret Kejayaan Mataram Kuno dalam Karnaval Budaya Klaten, 26 Kecamatan Adu Keunggulan Wilayah

19 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026
Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
Grup WhatsApp keluarga, tempat menghakimi hidup orang lain (Unsplash)

Grup WhatsApp keluarga bukan tempat silaturahmi, tapi sumber stres baru ketika berubah menjadi ruang sidang untuk menghakimi hidup orang lain

18 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.