Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kabar

Potret Kejayaan Mataram Kuno dalam Karnaval Budaya Klaten, 26 Kecamatan Adu Keunggulan Wilayah

Redaksi oleh Redaksi
19 Agustus 2026
A A
Kontingen Prambanan tunjukkan jejak Mataram Kuno di Karnaval Budaya Klaten 2026. MOJOK.CO

Salah satu peserta karnaval dari Kecamatan Prambanan. (sumber: Humas Pemkab Klaten)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Suasana Klaten berubah menjadi era Kejayaan Mataram Kuno pada Karnaval Budaya Klaten 2026. Sesuai tema “Klaten Mandala Peradaban—Saka Sandyakala, Tumuju Cahya”, pawai budaya itu menampilkan ragam pertunjukan seni dan kreativitas masyarakat.

Di sana, sebanyak 28 kontingen dari 26 kecamatan menunjukkan atraksi yang menggambarkan jejak sejarah, serta kekayaan budaya Klaten. Mereka terdiri dari Perkumpulan Olahraga Tarian Baris Indonesia (POTBI) Klaten dan Pemuda Hindu Klaten.

Iklan

Melalui Karnaval Budaya Klaten, nuansa kejayaan Mataram Kuno dihidupkan kembali dalam balutan kostum, seni pertunjukan, dan berbagai kreasi budaya. Tampilan mulai dari cerita Candi Plaosan, Gunung Merapi, Ya Qowiyyu, Candi Merak, Umbul, Tarian hingga Payung Juwiring lengkap disajikan dalam acara tersebut. 

Jejak Mataram Kuno di Klaten

Patung Ogoh-ogoh dalam Karnaval Budaya Klaten. MOJOK.CO
Patung Ogoh-ogoh dalam karnaval budaya. (sumber: Humas Pemkab Klaten)

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berujar Karnaval Budaya Klaten kali ini mengangkat kejayaan Klaten pada masa lalu. Menurut Hamenang, keberadaan Kerajaan Medang menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Klaten yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat. 

“Untuk membangkitkan kembali kejayaan kita di masa lalu, kita kenalkan sejarah Klaten di masa lampau atau Mataram Kuno,” kata Hamenang dikutip dari keterangan resmi, Rabu (18/8/2026).

Hamenang berharap kegiatan ini dapat membangkitkan kebanggaan masyarakat terhadap tempat kelahiran mereka. Tidak hanya menjadi sarana pelestarian sejarah dan budaya, katanya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. 

salah satu atraksi di Karnaval Budaya Klaten. MOJOK.CO
Salah satu atraksi yang tampil di Karnaval Budaya Klaten. (sumber: Humas Pemkab Klaten)

Hamenang juga telah menginstruksikan 26 kecamatan yang menjadi pembawa cerita utama untuk memperlihatkan karakter wilayah masing-masing, mulai dari sejarah, geografis, tradisi, kerajinan, potensi alam, kesenian, hingga aktivitas masyarakat.

Dengan demikian, masing-masing kemacetan membawa identitas wilayah untuk kemudian disatukan bersama puluhan kontingen lainnya menjadi gambaran besar mengenai Kabupaten Klaten.

Antusiasme warga semarakkan Karnaval Budaya Klaten

Salah satu peserta, Camat Tulung Hendri Pamungkas, mengatakan sangat antusias mengikuti Karnaval Budaya Klaten dengan mengenakan pakaian Begawan Tirta Amerta. 

Kecamatan Delanggu. MOJOK.CO
Kecamatan Delanggu sebagai Pusat Penghasil Beras Unggulan. (sumber: Humas Pemkab Klaten)

“Kami melibatkan perangkat desa dan mahasiswa KKN dalam latihan. Kami mengangkat tema air kehidupan karena Kecamatan Tulung memiliki sejumlah mata air alami,” ucapnya, 

Sementara, di antara ribuan masyarakat yang hadir, Rini mengaku senang bisa melihat Karnaval Budaya Klaten dengan tema Mataram Kuno. 

“Saya dari Desa Belateran, nonton bareng sama adik, dan kakak. Senang sekali bisa melihat karnaval,” ucapnya.

Iklan

BACA JUGA: Karnaval Klaten 2026: Belajar Jejak Sejarah Mataram Kuno dan Keistimewaan Tiap Wilayah atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 19 Agustus 2026 oleh

Tags: Karnaval Budaya Klatenkecamatan delanggukeunggulan KlatenklatenMataram Kunosejarah klatensejarah Mataram Kuno
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan Klaten Tahun 2025. MOJOK.CO

Karnaval Klaten 2026: Belajar Jejak Sejarah Mataram Kuno dan Keistimewaan Tiap Wilayah

16 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten dan dirikan KOMSAH. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

gaya rambut pria, barbershop, potong rambut mojok.co

Alasan Potongan Rambut Jadi “Jelek” setelah Pulang dari Barbershop, Tukang Cukur Sering Disalahkan meski Problemnya Ada di Pelanggan

18 Agustus 2026
Mahasiswa baru (maba) rela jadi jongos abang-abangan kampus di organisasi mahasiswa ekstra (ormek) dan tidak pernah menyesalinya MOJOK.CO

Maba Rela Jadi Jongos Abang-abangan Kampus demi Relasi dan Diskusi Kiri Apa Salahnya? Tak Malu dan Tak Menyesalinya

13 Agustus 2026
Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia tapi justru karena itu saya sayang banget sama motor ini

18 Agustus 2026
JPPI, MBG, buku siswa sekolah.MOJOK.CO

RAPBN 2027: Anggaran Pendidikan Tersandera Rp240 Triliun demi Program yang Tak Penting

17 Agustus 2026
Slow living boleh kalau tabunganmu nambah 1 miliar tiap bulan (Unsplash)

Slow living itu sekarang jatuhnya kemewahan tapi gaya hidup, yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang tabungannya nambah 1 miliar tiap bulan

13 Agustus 2026
Fenomena sarjana jadi pengangguran karena ijazah kuliah memang bulan modal ekonomi dan persoalan ketimpangan kapital MOJOK.CO

Bedah Penyebab Sarjana Pengangguran: Ijazah Kuliah Tak Bisa Jadi Modal Ekonomi, Dapat Kerja Ditentukan Privilege Keluarga

15 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.