Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Klaten Daerah Tertinggal yang Perlahan Berubah Menjadi Surga, Dulu Diremehkan dan Dianggap Kecil Kini Sukses Bikin Iri Warga Jogja

Kenia Intan oleh Kenia Intan
11 Maret 2026
A A
Saya Orang Jogja yang Iri pada Klaten yang Keberadaannya Makin Diperhitungkan Mojok.co

Saya Orang Jogja yang Iri pada Klaten yang Keberadaannya Makin Diperhitungkan (wikipedia.org)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Klaten kian menggeliat, sementara Jogja masih saja jalan di tempat. 

Timeline media sosial ramai membahas warga Desa Wunut, Klaten menerima THR dari BUMDes. Menjelang Lebaran 2026, tiap warga desa, termasuk anak-anak dan bayi, menerima uang sebesar Rp250.000. Duit itu berasal dari pengelolaan wisata Umbul Pelem Waterpark yang omzetnya mencapai miliaran. 

Batin saya, Klaten lagi Klaten lagi. Kabupaten ini kian menggeliat beberapa tahun terakhir, berbeda dengan daerah tetangganya, Jogja. Daerah dengan julukan Kota 1001 Umbul itu mungkin belum sebesar atau selengkap Jogja, tapi keberadaa dan perkembangannya patut diperhitungkan.

Tidak heran banyak orang mulai melirik, bahkan pindah ke tempat ini demi hidup yang lebih baik. Terlebih, fasilitas hidup yang mendasar sudah lengkap dan mumpuni di Klaten. Bukan tidak mungkin saya jadi salah satu orang yang ikut pindah ke sana. Apalagi kalau harga properti Jogja semakin tidak masuk akal dan kondisi ekonomi begini-begini saja.

Ternyata saya tidak sendiri. Salah satu akun medsos X Football Fandom (@FandomID_) mengamini penilaian saya terhadap Klaten. Dan, setelah membaca cuitan dari akun tersebut, rasa-rasanya Klaten memang layak diperhitungkan demi hidup yang lebih layak. 

Akses ke Klaten mudah dan lengkap

Soal akses, Klaten nggak perlu ditanya lagi. Menjangkau kabupaten ini begitu mudah. Kalian mau naik kereta, bus, mobil, motor? Semua bisa. Mari kita bahas satu per satu. 

Klaten punya beberapa stasiun aktif sehingga memudahkan warganya untuk bepergian menggunakan kereta. Mau bepergian dengan kereta jarak jauh ke Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga ujung timur Banyuwangi? Bisa. Stasiun Klaten melayani kereta jarak jauh seperti Argo Lawu, Sancaka, Logawa, Gaya Baru Malam, dan banyak kereta jarak jauh lain dengan berbagai kelas. 

Mau bepergian ke daerah-daerah tetangga seperti Purworejo, Jogja, atau Solo? Kalian bisa memanfaatkan KRL yang melewati 5 stasiun di Klaten.  Jadi, kalian tidak perlu khawatir kalau tinggal di Klaten, tapi bekerja di daerah-daerah tetangga tadi. Ada KRL yang siap mengangkut mulai dari pagi hingga malam hari. 

Soal jalan penghubung dengan daerah-daerah lain, jangan ditanya. Ada Jalan Jogja Solo yang bisa dilewati bus, mobil, maupun sepeda motor. Mengakses Klaten juga bisa melalui tol yang belum lama ini beroperasi. 

Satu hal yang masih agak PR bagi warlok adalah bepergian menggunakan pesawat terbang. Di Klaten tidak ada bandar udara. Tapi, tenang saja, sudah ada kereta bandara yang melayani warlok yang hendak terbang dari Bandara Adi Soemarmo Solo maupun Yogyakarta International Airport (YIA). Jadi, sebenarnya, bepergian menggunakan pesawat juga tidak serepot dalam bayangan.

Ada banyak pilihan hiburan

Kalau cari hiburan modern seperti mal, bioskop, franchise makanan/minuman merek ternama, Klaten memang masih kalah dibanding Jogja. Tapi, kabupaten ini bisa diadu soal wisata alamnya. 

Bayangkan saja, Klaten punya lebih dari 100 umbul atau mata air alami. Beberapa umbul yang ternama seperti Umbul Ponggok, Umbul Manten, dan Umbul Pelem. Daerah ini juga terkenal akan pemandangan pegunungan yang indah. Iya, beberapa daerah di kabupaten ini masih berada di bawah kaki Gunung Merapi. Sebut saja Ekowisata Kali Talang atau Deles Indah yang viral itu.

Selain wisata alam, Klaten juga terkenal akan candinya. Di samping kota 1001 umbul, daerah ini juga dapat julukan Kota Seribu Candi. Di sana memang kaya situs bersejarah dan purbakala. beberapa candi yang terkenal seperti Candi Lumbung, Candi Bubrah, dan Candi Plaosan.

Dan, kabar baiknya, saya lebih suka melihat pemandangan hijau daripada barang-barang di etalase toko. Jadi, rasa-rasanya, saya akan betah tinggal di sana. Tiap akhir pekan mengunjungi umbul atau candin bukan rencana hidup yang buruk. 

Iklan

Kuliner yang ramah di lidah orang Jogja

Menurut saya, kuliner jadi salah satu ukuran suatu daerah layak ditinggali atau tidak. Kuliner yang pas dengan lidah bikin seseorang makin betah. Dan, kabar baiknya, kuliner Klaten dan Jogja tidak jauh beda.  Namanya juga daerah tetangga, pasti masih mirip-mirip palet lidahnya. 

Makanan Klaten punya cita rasa manis dan gurih sehingga nggak bikin kaget lidah Jogja ini. Sebut saja soto dan sop ayam Klaten. Jangan lupa ayam panggangnya yang menggoyang lidah itu. Kalau kalian penggemar makanan pedas, ingat ada sambel belut enak sekali di sana. 

Saya rasa alasan-alasan di atas cukup untuk membuat beberapa orang pindah ke Klaten dari Jogja. Dan, satu hal lain yang paling menarik dari Klaten di mata saya adalah harga properti yang jauh lebih terjangkau daripada Jogja. Saya belum melakukan riset harga pasar, tapi katanya, dengan uang Rp200 juta sudah bisa dapat hunian layak. Di Jogja, mana bisa begitu? Saya mungkin salah satunya kalau dalam 10 tahun ke depan Jogja masih gini-gini saja, dan Klaten makin menunjukkan keunggulannya.  

Penulis: Kenia Intan
Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Alasan Sepele yang Membuat Orang Sleman seperti Saya Iri dengan Kota Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Maret 2026 oleh

Tags: Hidup di KlatenJogjaklatenwarga jogjawarga Klaten
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Kerja Susah di Jogja, Diledek Orang Surabaya Gak Bakal Sukses. MOJOK.CO
Urban

Nekat Tinggalkan Surabaya untuk Meniti Karier di Jogja, Menyesal Tak Dengarkan Nasihat Orang Tua yang Terlanjur Kecewa

31 Maret 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co
Pojokan

Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026
Diledek ibu karena merantau dari Jakarta ke Jogja. MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pulang ke Jakarta setelah Sekian Lama, malah Diledek Ibu Saat Kumpul Keluarga karena Tak Bisa Sukses seperti Saudara Lainnya

29 Maret 2026
5 Kuliner Dekat Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta, Mojok.co
Pojokan

5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta

27 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Metode Soft Saving ala Gen Z dan Milenial bahaya untuk pensiun. MOJOK.CO

Peringatan untuk Gen Z si Paling Soft Saving: Boleh Nabung Sambil Menikmati Hidup di Masa Kini, tapi Masa Tua Jangan Sampai Jadi Beban

28 Maret 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Naik Pesawat Super Air Jet Tak Cuma Cepat Sampai, tapi Bonus Hiburan dan Hadiah “Giveaway” Tidak Terduga dari Awak Kabin selama Penerbangan

31 Maret 2026
Cat therapy di Jalan Tunjungan Surabaya yang merawat 12 kucing. MOJOK.CO

Kisah Pemilik “Cat Therapy” di Jalan Tunjungan, Rela Tinggalkan Rumah agar Bisa Merawat 12 Kucing dan Bikin Keluarga Kecil yang Bahagia

26 Maret 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
Arti Sukses dan Cuan di Mata Petani Cabai Rawit MOJOK.CO

Arti Sukses di Mata Pak Karjin, Petani Cabai Rawit dengan Lahan 1 Hektare: Cuan Puluhan Juta, Modalnya Bikin Jantung Copot

26 Maret 2026
Diledek ibu karena merantau dari Jakarta ke Jogja. MOJOK.CO

Pekerja Jogja Pulang ke Jakarta setelah Sekian Lama, malah Diledek Ibu Saat Kumpul Keluarga karena Tak Bisa Sukses seperti Saudara Lainnya

29 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.