Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kelas Online Bukannya Belajar di Rumah, Malah Pada Keluyuran

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
21 Maret 2020
A A
kelas online, ruangguru, kuliah mojok.co

kelas online, ruangguru, kuliah mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wabah COVID-19 membuat banyak kampus mengganti kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan kelas online. Meski terkesan menyenangkan, tapi tetap saja banyak yang menggerutu.

Instansi pendidikan membuat langkah preventif penyebaran corona virus dengan mengganti kelas tatap muka dengan kelas online. Tindakan ini harus diambil untuk  mencegah dan menjaga agar para peserta didik tidak terpapar wabah dan juga mencegah penyebaran menjadi lebih masif.

Meski lebih ringkas, tapi tetap saja kelas online ini tidak rentan penyalahgunaan. Kelas online yang baru dijalankan kurang dari 2 minggu ini saja sudah menuai cibiran karena banyak orang menyalahgunakan kepercayaan. Selain itu, banyak yang malah mengkritisi kebijakan ini karena…membosankan.

Saya pikir memang susah untuk berada dalam satu ruangan yang sama dalam waktu yang lama. Bagi para pekerja kantoran, tembok kantor memang tidak lebih dari penjara dalam bentuk lain. Tapi tidak untuk kantor Mojok, ada kolam ikannya. Kalau bosen tinggal mancing, kalau nggak takut diteriakin sama Cik Prim.

mahasiswa yg mocking dosen ngasih kuliah online, ketahuilah:
– wag dosen sudah berhari2 intens diskusi ttg mekanisme terbaik mengajar spy ANDA SEMUA TETAP MENDAPAT YG TERBAIK.
– banyak dosen senior yg mau susah payah belajar mgunakan berbagai sistem pengajaran online, DEMI ANDA

— Chiko-sama’s mimin (@dewapuci) March 17, 2020

Tapi begini ya kawan-kawan yang selalu dalam lindungan Zeno-sama. Kelas online ini ada agar kalian itu selalu sehat sentosa tidak kurang suatu apa. Bayangin aja kalau kalian di kelas hepi-hepi tapi pulang-pulang diisolasi, kan nggak lucu. Lagian ini juga nggak permanen, dan kelas online itu sebenarnya bukan barang baru, jangan norak banget ngono lho opo-opo nggumun.

Ada yang ngeluh kuliah online malah dikasih tugas, nggak kuliah. Ada yang ngeluh malesin juga kalau nggak tatap muka, soalnya jadi nggak paham. Ada yang ngeluh bosen di rumah terus. Yang perkontolan sih, kelas online malah ngluyur ke kafe, alesannya cari wifi. Taek pancen.

Saya pikir nggak ada salahnya dikasih tugas, bukan kuliah. Lha lak yo biasane ngono to? Maksudnya emang kita kuliah tatap muka pun dikasih tugas. Masalahnya di mana kalau dikasih tugas? Kalau online susah karena nggak tatap muka, saya lumayan setuju sih. Tapi kan bisa tetep nanya-nanya lewat voice note atau video, bedanya cuma yang satu langsung yang satu pejah gesang nderek koneksi.

Kalau yang lari ke kafe karena alasan ((cari wifi)), ha tolong banget ini, Bos. Ruangguru x Telkomsel bekerja sama dengan memberikan akses gratis sebesar 30GB untuk akses ruang guru. Kalian beli kuota juga nggak mahal-mahal banget to. Ada paketan 15GB seharga 75 ribu untuk Telkomsel, dan juga 12GB seharaga 50 ribu untuk paketan Tri, yang lain cari sendiri. Menurut saya itu udah cukup banget buat seminggu kelas online.

Kalau sambat kuota mahal tapi kalian ke kafe untuk cari wifi, itu hipokrit sumpah. Sekali ke kafe bisa habis 50 ribu, sedangkan untuk kuota bisa seminggu. Anda-anda sekalian kan dapet mandat dari bapak ibu di rumah untuk kuliah, kalau ke kafe cari wifi padahal sebenarnya cuma pansos itu ngapain. Harapan bangsa di masa depan koyo taek ngene ki gimana, Swargi Bung Karno?

Lagian kalian malah ke kafe, kan ini kalian lagi disuruh diam di rumah biar nggak kena virus malah keluyuran, kalau kalian kena virus gimana? Mau nyalahin Jokowi? Ha kok penak temen.

Parahnya lagi, ada yang bolos kelas online. Kelas yang literally bisa diikuti dengan keadaan iler masih menempel dan mata masih ada beleknya bisa-bisanya bolos, lak yo ngelu. Kelas yang bisa diikuti dengan rokok di tangan kiri dan kopi hitam di tangan kanan aja masih bisa-bisanya bolos. Rebel boleh, tapi jangan kepolen.

Para dosen yang rata-rata boomer itu berusaha menyusun materi biar bisa disampaikan dalam kelas online, rapat intensif dan beberapa ada yang terpaksa ke kantor agar kalian tidak ketinggalan materi. Dosen itu juga manusia, Cah. Mereka juga punya keluarga, mereka tetap profesional demi kalian. Dosen memang kadang menyebalkan, tapi tidak ada salahnya menghormati mereka. Kecuali dosen cabul dan korup, boleh kalian acungi jari tengah.

Tahan frustasi dan nyinyiran kalian untuk beberapa minggu. Ini bukan akhir dunia, hanya sementara. When the dust settles, kalian akan menemui teman-teman kalian dan mendapat materi secara tatap muka. Ikuti saja kelas online dengan bahagia, setidaknya ini tidak menambah utang kalian ke bakul kantin, yo rak?

Iklan

By the way, kalian yang bete sama kelas online itu pasti karena nggak bisa ketemu pacar/gebetan kan? Sama 🙁

BACA JUGA Salah Kaprah Definisi Harga Teman yang Terdengar Memuakkan dan juga artikel menarik lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2020 oleh

Tags: corona viruskelas onlinetelkomsel
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Pelatihan skill digital IndonesiaNEXT Telkomsel berdampak bagi kesiapan kompetensi untuk terjun industri MOJOK.CO
Kilas

Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing

1 Mei 2026
Registrasi telkomsel.MOJOK.CO
Tekno

3 Cara Registrasi Telkomsel Praktis untuk Pengguna Baru

18 September 2023
cek kuota telkomsel.MOJOK.CO
Tekno

5 Cara Cek Kuota Telkomsel Paling Cepat dan Praktis

18 September 2023
cek pulsa telkomsel mojok.co
Kilas

Tiga Cara Mudah Cek Pulsa Telkomsel, Bisa Online dan Offline

10 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi jadi orang tunawicara (bisu) di desa, disamakan seperti orang gila MOJOK.CO

Ironi Orang Tunawicara (Bisu) di Desa: Dianggap Gila, Punya Otak Cerdas Tetap Dianggap Tak Bisa Mikir Hanya karena Sulit Bicara

15 Mei 2026
Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, guru honorer, pendidikan.MOJOK.CO

JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk

8 Mei 2026
Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti "Ora Gantang Ora Mangan" Bukan Hobi Iseng MOJOK.CO

Kicau Mania Rp2 Triliun: Bukti “Ora Gantang Ora Mangan” Bukan Hobi Iseng

15 Mei 2026
Tips hadapi teman toxic dalam pertemanan: tidak akrab tapi selalu datang kalau ada butuhnya MOJOK.CO

Lepas dari Teman Tak Akrab yang Selalu Merepotkan pas Ada Butuhnya, Dibenci tapi Perasaan Tidak Enakan Lebih bikin Rugi!

13 Mei 2026
Atmosfer kompetitif di Campus League 2026 – Basketball Regional Samarinda Season 1 MOJOK.CO

Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung

11 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.