Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kehadiran Bridesmaid Milenial dan Fungsinya dalam Acara Pernikahan

Yha, saudara-saudara, bridesmaid kini memang seolah menjelma menjadi tradisi dalam resepsi.

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
2 April 2018
A A
Kehadiran Bridesmaid Milenial dan Fungsinya dalam Acara Pernikahan MOJOK.CO

Kehadiran Bridesmaid Milenial dan Fungsinya dalam Acara Pernikahan MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kehadiran bridesmaid di banyak acara pernikahan seolah memperlihatkan bahwa kini bridesmaid ibarat sebuah tradisi yang pokok diadakan. Tapi, apakah fungsinya maksimal?

Menikah di zaman milenial ternyata tidak terbatas pada pemikiran mengenai tanggal yang tepat untuk ijab kabul atau pemberkatan saja, melainkan juga hal pokok lain di era terkini: bridesmaid.

Yha, saudara-saudara, bridesmaid kini memang seolah menjelma menjadi tradisi dalam resepsi pernikahan di banyak tempat di Indonesia. Padahal sebelumnya, nama pagar ayu cenderung lebih populer, khususnya di Tanah Jawa, yaitu wanita-wanita muda yang didandani dengan kebaya dan bertugas mengiringi pengantin. Mereka juga harus siap mendampingi pengantin sebagai pelengkap di prosesi adat pernikahan, jika ada.

Lalu sebenarnya, apa sih tugas bridesmaid ini, khususnya di zaman milenial?

Baik, bosque, mari kita telisik melalui poin-poin di bawah ini.

Sebagai orang yang siap meng-Instagram-kan semua momen

Mulai dari saat calon pengantin dandan, prosesi ijab kabul dimulai, sampai ketika kedua mempelai masuk ke gedung resepsi; semuanya adalah momen yang Instagram-able banget. Selain dompet, sudah barang tentu bahwa handphone adalah hal paling penting yang harus berada di tangan para bridesmaid.

Pokoknya, ada momen sedikit, Instagram Story-lah jawabannya. Tak lupa, update foto di laman profil Instagram juga penting dilakukan, tentu dengan hashtag #bridesmaids yang wajib disisipkan.

Sebagai pelengkap foto-foto lucu pengantin

Menikah berarti menjadi pusat perhatian acara, hanya berdua. Dengan banyaknya kamera, tentu bakal membosankan kalau foto-foto yang diambil hanyalah foto si pengantin. Nah, di sinilah fungsi bridesmaids: mereka perlu berdiri berbaris di samping pengantin dengan baju kondangan yang kainnya diseragamkan oleh pengantin, lalu berpose dengan manisnya.

Lumayan, bisa di-upload juga ke media sosial nantinya, tinggal mikirin caption yang tepat aja. Xixixi~

Sebagai bukti persahabatan yang sesungguhnya

Ini adalah poin yang paling penting dalam kehidupan para bridesmaid. Karena menikah adalah hal yang sakral dan hanya dilakukan sekali seumur hidup, sudah pasti bridesmaid ini harus banget dipilih dari list sahabat-sahabat terdekat.

Pokoknya, kalau sampai kamu nggak jadi bridesmaid dan nggak nerima kain seragam untuk acara pernikahan kawan dekatmu, wah, kamu patut curiga!!!

Sebagai penyelenggara bridal shower sebelum pernikahan

Raisa dan Laudya Cyntia Bella, sebelum menikah, diberikan acara bridal shower oleh teman-teman dekatnya. Nah, kira-kira begitulah fungsi  bridesmaids.

Bridal shower yang dilakukan tidak punya pakem tertentu. Lah wong biasanya kita-kita ini juga cuma ngikutin tren yang lagi ramai aja di Instagram. Pokoknya, dalam acara bridal shower, beberapa hal patut dipersiapkan, misalnya selempang nama dengan tulisan aneh-aneh, balon, mahkota-mahkotaan, atau makanan dengan bentuk tidak lazim.

Dan, yang terpenting, semuanya harus terlihat bagus dan padu saat difoto!

Iklan

Setelah meriset ke beberapa sumber, fungsi bridesmaids yang kerap muncul dalam dunia pernikahan Indonesia ini ternyata hanya memiliki 30 persen kemiripan dengan fungsi asli bridesmaids sesungguhnya. Ha, kok bisa???

Dilansir dari SeputarPernikahan.com, tugas seorang bridesmaid ini cukup banyak dan detail, termasuk untuk menemani pengantin membeli barang keperluan sebelum menikah hingga mengoreksi make up pengantin. Dari The Knot, terungkap pula sesungguhnya bridesmaids adalah orang-orang yang menemani calon pengantin sejak mencoba dress pertama kali, mempersiapkan acara pernikahan secara keseluruhan, hingga mengeluarkan biaya khusus untuk mengadakan bridal shower.

Tapi, yang perbedaannya cukup menonjol adalah status pernikahan para bridesmaid ini. Umumnya, bridesmaids adalah sekumpulan gadis lajang dan belum menikah. Lalu, gimana ceritanya kalau sahabat kita sudah menikah (hampir) semuanya?

Balik lagi ke poin yang sudah disebutkan di atas: menjadi bridesmaids adalah bukti persahabatan yang haqiqi. Memberi kain seragam adalah langkah utama yang wajib dilakukan. Perkara dia mau dateng pakai baju couple sama suami dan anaknya, sih, bodo amat. Bridesmaids adalah yang terpenting, sebagaimana persahabatan yang harus dijaga. Titik.

BACA JUGA Menikah dengan Perwira Demi Prosesi Pedang Pora dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2021 oleh

Tags: bridal showerbridesmaidbridesmaidsbudayapernikahanresepsitren pernikahan 2018
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO
Esai

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
gen z, biaya nikah, nikah di gedung, pernikahan.MOJOK.CO
Sehari-hari

Lebih Baik Nikah di Gedung daripada di Desa: Lebih Praktis dan Murah, tapi Harus Siap Dinyiyiri Tetangga

22 Februari 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO
Ragam

Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina

20 Januari 2026
Saat banyak teman langsungkan pernikahan, saya pilih tidak menikah demi fokus rawat orang tua MOJOK.CO
Ragam

Pilih Tidak Menikah demi Fokus Bahagiakan Orang Tua, Justru Merasa Hidup Lebih Lega dan Tak Punya Beban

15 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Evakuasi WNI saat terjadi konflik luar negeri MOJOK.CO

Saat Terjadi Konflik di Luar Negeri, Evakuasi WNI Tak Sesederhana Asal Pulang ke Negara Asal

16 Maret 2026
Sekolah penerima manfaat beasiswa JPD Pemkot Jogja

Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home

17 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa Mojok.co

Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.