Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kata-kata Viral di Tahun 2018 Versi Mojok

Ega Fansuri oleh Ega Fansuri
26 Desember 2018
A A
kata-kata-viral-2018
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ega Balboa, ilustrator kesayangan kita semua, dengan sangat berdedikasi mengingatkan kita apa saja kata-kata viral yang melekat di hati dan sanubari kita selama 2018 ini. Gasssss~

Senja 2018 dalam hitungan jari akan segera berakhir. Anggaran pajak jadian boleh saja mangkrak tidak terpakai, tapi hidup harus terus berjalan Berooo.

Melengkapi akhir tahun yang surem ini, Mojok Institute sudah merangkum top trending kata-kata viral di tahun 2018 untuk mengingatkan betapa menyedihkannya kalian karena kata-kata ini lebih laku dan lebih dikenang dibandingkan esksistensi kalian selama tahun 2018 wqwq. Mamam.

Ya langsung sajaa…

Yo yo ayo

Yo yo ayo adalah penggalan lagu Mbak Via Vallen yang berjudul meraih bintang yang juga merupakan theme song Asian Games. Kata Yo yo ayo dalam lagu ini menjadi sangat terkenal dan viral karena dianggap memiliki kekuatan magis. Selain enak dibuat njoget, para atlet Indonesia dibikin semangat untuk meraih medali emas juga.

Saat viral-viralnya lagu ini, ketika saya terjebak macet di Bangjo, luapan emosi yang biasanya saya keluarkan dengan mencet klakson dan misuh saya ganti dengan menyanyi lirik “yo yo ayo, wis ijo yo yo ayo~” Sungguh layak menjadi kata-kata top trending “yo yo ayo ini”.

Hey Tayo

Dari dulu soundtrack kartun atau animasi yang ditayangkan di televisi memang selalu menancap di otak. Tak terkecuali tayangan petualangan Tayo si bus biru dengan teman-temannya selalu ditunggu oleh semua lapisan masyarakat Indonesia.

Bus adalah kendaraan primadona Indonesia yang memiliki pelanggan yang setia. Bahkan tiap armada Bus memiliki ciri khas khusus dari merk, motif cat, serta pilot busnya. Kalau dulu bus disatukan dengan semangat korsa klakson om telolet om, sekarang disatukan dengan lagu Hey Tayo. .

“Hey Tayo, hey Tayo, dia bis kecil ramah. Melaju, melambat, Tayo selalu senang”.

Tak hanya penikmat bus yang kena imbas lagu Hey Tayo, penikmat lagu hey tayo bisa diterima di kalangan banyak genre musik. Cover lagu Hey Tayo bahkan ada yang didendangkan ala kasidahan Nasida Ria. Skena permusikan kita layak berterima kasih pada lagu Hey Tayo.

Untung nomer busnya tidak 420, bisa dicover jadi senja bersama Tayo. Terima kasih Hey Tayo bus biru nomer 120, duh jadi ingat peringkat alexa Mojok.

Sayur Kol

Lagu ini karya band Punxgoaran, dari Pematang Siantar, Sumatera Utara. Lagu lama yang dinyanyikan oleh adek kecil berponi dengan suara seperti Marsha tokoh kartun dari Rusia.

“Sayur kooooooolll, sayur koooooolll. Makan daging anjing dengan sayur kolll”.

Lirik yang sungguh punx, penuh perlawanan. Saat banyak dunia kuliner memakai toping keju, coklat, mayonaise, matcha, oreo, milo, dan saus asam manis. Lagu ini mencoba mendobrak kebiasaan saat ini dengan makan daging anjing dengan teman sayur kol. Tidak dengan toping kekinian ataupun dengan miras.

Iklan

Saking viralnya lagu ini, penjualan sayur kol dan kol goreng di Warung Mas Kobis Jogja ikut menjadi pesanan yang top trending, tentu saja dimakan dengan daging ayam geprek cabe 2. Bagi penganut vegan tentunya lirik bisa dimodifikasi sedikit. Ganti daging dengan buah-buahan, daging buah blewah misalnya.

Masuk Pak Eko

Pak eko bisa jadi adalah guru Kakashi di kelurahan Konoha. Mungkin, upil bisa dijadikan suriken nan berbahaya bagi pak Eko. Lemparannya hampir pasti menancap. Kalau gagal mungkin dihapus videonya, dan rekam lagi. Baleni pak Eko…

Benar seperti pak guru Kakashi yang memiliki beberapa murid. Setiap aksi pak Eko melempar gergaji atau obeng dan berhasil menancap, anak-anak langsung kompak teriak masukkk pak Ekooo~

Kelebihan lain pak Eko adalah minum kopi disambil merokok, sungguh punx pembaruan. Ketika banyak pendapat merokok sambil ngopi itu hal yang mustahil dilakukan dalam sekali gerakan, pak Eko memberikan contoh dengan mudah.

Pengaplikasian kalimat masuk pak eko merambah ke berbagai jenis kegiatan masyarakat. Salah satunya dunia game, game berisi pak Eko yang berprofesi sebagai polisi melempar barang ke titik target. Selain itu, dalam olahraga ketangkasan bermain samgong, ketika Bandar menarik semua uang lawan, sambil mengeluarkan asap rokok dari mulut bilang mashook pak Ekooo, sungguh nikmat~

Setelah kata-kata “masuk pak Eko” menjadi top trending, Pak Eko banyak menerima undangan untuk menghadiri acara baik on air maupun off air. Salah satu hal yang dapat dipetik dari pak Eko adalah sebelum bisa melempar tepat sasaran, belajar dulu memegang benda yang akan dilempar. Baru kemudian belajar mengendalikan chakra. Rasengan…

Kangen

Setiap tahun kata kangen menjadi bumbu top trending. Dari era awal manusia saat Adam dan Hawa terpisah, mereka berdua dibuai mabuk kangen. Pasangan yang saling mencintai di surga, diturunkan ke Bumi dan dipisah letak penurunannya. Bermodal share loc, eh kangen, mereka optimis dan akhirnya mereka bertemu.

Jika batin bisa diaudiokan, maka kata kangen menjadi salah satu yang paling sering diucapkan oleh manusia. Kalau diketik yha cukup disingkat kgn.

Sobat kangen di manapun anda berada, sudah saatnya kangen kita jadikan bahan renungan di penghujung tahun 2018. Jika kangen yang kita pupuk tidak berbuah, alangkah baiknya akhiri rasa kangenmu. Ingat belum tentu dia kangen kamu. Ingat sebentar lagi kiamat.

Terakhir diperbarui pada 26 Desember 2018 oleh

Tags: istilah viralkata-kata viral
Ega Fansuri

Ega Fansuri

Ilustrator Mojok.

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pelajaran mahal setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI MOJOK.CO

Pelajaran mahal yang saya dapat setelah menjual saham ANTM lalu membeli BBRI: Saya pikir sudah berhitung dengan benar tapi pasar berpendapat lain

9 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Rekonstruksi kasus penganiayaan pelajar berujung meninggal di Jalan Yos Sudarso, Gondokusuman, Kota Jogja (depan SMA 3 Yogyakarta) MOJOK.CO

Gambaran Jelas Penganiayaan Pelajar di depan SMA 3 Yogyakarta dalam 21 Adegan Rekonstruksi

9 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.