Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Jadi Kpoper Itu Berat, Apalagi kalau RKUHP Disahkan

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
25 September 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pulang nonton konser, kami sedikit terlunta-lunta waktu mencari taksi tengah malam. Kalau RKUHP disahkan, nasib kami gimana, ya?

Tanggal 28 April 2012, kami baru keluar dari MEIS Ancol menjelang tengah malam. Kami—saya dan seorang teman perempuan—berjalan kaki sambil menenteng sepatu dan mencari-cari taksi kosong. Aada banyak sekali orang yang sama “terlunta-luntanya” seperti kami—alias kelihatan lelah, ngantuk, dan sedikit acak-acakan karena make-up luntur dan baru saja menghabiskan banyak energi di dalam MEIS—lantas juga mencari taksi untuk pulang ke rumah.

Kami baru saja selesai bertemu Leeteuk, Siwon, Kyuhyun, dan lain-lain yang—kalau-kalau kamu belum paham—adalah anggota boyband Super Junior. Singkatnya, saya baru saja selesai nonton konser.

Beruntung, konser yang saya datangi saat itu berlangsung 7 tahun yang lalu. Saya nggak tahu apa jadinya kalau konser itu berlangsung di masa depan, apalagi kalau RKUHP yang lagi hot-hot-nya jadi pembicaraan itu berhasil disahkan. Coba tebak kenapa?

Dikutip dari Kompas, RKUHP kontroversial ini konon punya beberapa pasal yang dianggap meresahkan dan bikin geleng-geleng kepala. Pasal 419, misalnya, tentang perempuan yang terpaksa menginap dengan lawan jenis untuk menghemat biaya. Namun, pasal lain yang paling sering muncul—setidaknya di lini masa saya—adalah Pasal 432 yang akan mengancam wanita pekerja yang pulang malam bisa dianggap sebagai gelandangan.

Maksud saya, “wanita pekerja” saja bisa dianggap sebagai gelandangan, apalagi kami-kami yang baru selesai nonton konser?!

https://twitter.com/msofyan/status/1176322942721916928?s=12

Sebagai orang yang pernah jadi Kpoper, saya sempat ketawa dulu membaca cuitan di atas karena—ya ampun—bener banget, Booorrr!!1!!!1!!!

Konser girlband dan boyband Korea Selatan kebanyakan berlangsung malam hari. Lantas, kalau konser berakhir “terlalu malam” dan penonton perempuannya masih sibuk nyari taksi kayak saya dan teman saya yang memilih untuk nyeker di pinggir jalan saking pegelnya, apakah bakal dianggap tindakan pidana dan meresahkan ketertiban umum???

Itu baru soal pulang konser. Kalau RKUHP benar-benar disahkan, saya juga nggak bisa menebak apa yang akan terjadi pada penggemar-penggemar yang hobinya baca fan fiction di Wattpad.

Bukan rahasia lagi kalau ada beberapa penggemar Kpop yang gemar menulis dan membaca fan fiction dengan tokoh utama berupa idola mereka sendiri yang dipasangkan dengan idola lainnya. Memang dasar suka sengklek, konten cerita di fan fiction ini tak jarang dianggap kelewat “liar” karena, yah, namanya juga fan fiction.

Dengan RKUHP, konten-konten fan fiction yang kelewat “dewasa” pun jadi ancaman. Gimana kalau ceritanya kita save di hape atau laptop? Udah mah dibacanya sambil diem-diem bae, eh malah digrebek dan ketahuan. Akhirnya? Kena juga, deh~

Jadi Kpoper memang berat. Bukan rahasia kalau penggemar-penggemar musik Korea ini dianggap masyarakat kelas sekian dan kerap bersikap bar-bar. Di media sosial, netizen dengan ava atau foto profil Korea pun sering diketawain. Kpoper sering dianggap fanatik dan jadi orang aneh yang nggak punya kehidupan normal. Sekarang, pasal-pasal di RKUHP juga jadi terancam mengusik kedamaian para Kpoper yang hobi nonton konser.

Iya, jadi Kpoper memang berat.

Iklan

Tapi, ingat, jadi warga Indonesia—mau kamu Kpoper atau bukan—di hari-hari belakangan ini memang berat. Semua kabar dari DPR dan aksi pemukulan dari aparat pada para mahasiswa—bukankah itu membuat hati kita semua nyeri?

Memang, ya, DPR yang paling asyik buat diidolain itu cuma satu: DPR Live!

BACA JUGA Jadi Penggemar Kpop Memang Salah Banget Ya Buatmu? atau tulisan Aprilia Kumala lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Agustus 2021 oleh

Tags: jadi Kpoperperempuan keluar malampulang malamRKUHP
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

rkuhp mojok.co
Kotak Suara

Pasal Berbahaya dalam RKUHP: Bisa Kriminalisasi Perempuan

12 Desember 2022
Marco Kartodikromo: KUHP Baru Rasa Kolonial, Karet dan Berbahaya!
Video

Marco Kartodikromo: KUHP Baru Rasa Kolonial, Karet dan Berbahaya!

11 Desember 2022
Check-in Rawan Grebekan hingga Polisi Dilarang Bermewah-Mewahan
Video

Check-in Rawan Grebekan hingga Polisi Dilarang Bermewah-Mewahan

26 Oktober 2022
rkuhp mojok.co
Hukum

Jadi Isu Penting, Polda DIY Gelar Diskusi RKUHP Jelaskan 14 Pasal Krusial

17 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

5 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.