Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Investasi Leher ke Atas. Investasi Paling Menguntungkan, Gampang, Cocok buat Pemula

Orang lain sudah otw kaya raya, kamu masih rebahan aja sih.

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
27 November 2021
A A
Tips menghadapi resesi Mojok.co

Ilustrasi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketimbang ruwet mikir crypto, dan saham, lebih baik mengaplikasikan investasi leher ke atas dulu. Pemanasan yang baik dan tergolong investasi paling menguntungkan.

Dunia bergerak begitu cepat. Seolah-olah baru kemarin saya belajar Ekonomi di bangku SMA, dan kini remaja sudah mulai melakukan investasi saham, crypto, dkk. Hari gini rasanya berdosa banget ketika kita tak turut serta menanamkan uang. Dibilang ketinggalan zaman, nggak punya mental kaya, dan kuno.

Tenang, kawan. Jika kamu adalah orang yang sulit sekali memahami konsep investasi, tapi pengin banget catch up sama kebiasaan orang-orang, ada sebuah solusi yang lebih ramah. Iya, mendingan kamu investasi leher ke atas.

Investasi leher ke atas adalah investasi paling menguntungkan dan cocok buat pemula. Kamu tak perlu memahami tetek bengek soal crypto dan saha, nggak perlu update harga emas setiap hari, nggak perlu juga sewa manajer investasi untuk melakukannya. Yang penting di sini adalah berlatih menanamkan mindset investasi dulu.

Disebut investasi leher ke atas karena organ tubuh yang paling penting dari seorang manusia itu ya dari leher ke atas. Tapi, jangan membayangkan investasi ini serupa dengan mengasuransikan organ tubuh dan wajahmu. Nggak berhubungan juga dengan kecantikan dan ketampanan. Investasi leher ke atas adalah seputar organ yang paling penting di kepalamu, yaitu otak.

Nggak heran kalau investasi ini disebut juga investasi ilmu, sebab yang akan kamu lakukan adalah menanamkan banyak pengetahuan, ketrampilan, pengalaman, dan segala hal yang akan membuatmu pintar. Contoh investasi leher ke atas itu dalam bidang pendidikan, kursus, keterampilan, dan relasi sosial.

Misalnya, kamu mengikuti kursus menjahit dengan biaya Rp2 juta. Setelahnya, kamu akan punya keterampilan yang bisa dipakai dalam jangka waktu lama dan menghasilkan uang lebih dari Rp2 juta. Yup, dengan kata lain dari TK hingga kuliah kamu juga sudah melakukan investasi. Bedanya, apakah investasi itu sudah melahirkan “profit”?

Sebentar, jangan keburu skeptis. Tanamkan pemikiran “bisnis” dalam langkah ini. Namanya juga investasi. Pola pikirnya memang perlu dibenahi agar orientasi mengenyam pendidikan dan kursus keterampilan tak hanya untuk senang-senang apalagi mengisi waktu luang.

Investasi leher ke atas tergolong investasi paling menguntungkan dan paling penting dilakukan. Sebab, ia tak sekadar memberikanmu keuntungan dalam bentuk rupiah. Ada banyak nilai-nilai yang justru lebih menguntungkan untuk dirimu sendiri. Logikanya juga mudah banget dipahami pemula kan? 

Biar lebih paham lagi soal investasi leher ke atas, kita pahami dulu tiga jenisnya. Pertama, investasi keterampilan yang bisa berupa pendidikan, kursus, belajar, membaca buku rutin, mengikuti seminar dan pelatihan, serta bentuk lain yang sekiranya mengasah kemampuan. Kedua, investasi sosial yang terbentuk dari jalinan relasi. Misalnya mengakrabkan diri dengan pengusaha, dengan kaum intelektual, dan mencari jaringan potensial. Kultur sosial bakal membantumu lebih mudah menjalani kehidupan, termasuk saat mengelola usaha dan cari cuan. 

Ketiga, investasi spiritual yang berhubungan dengan kepercayaan. Ini akan membantumu lebih disiplin, lebih tenang, dan lebih bijaksana. Spiritual yang baik akan dibarengi dengan perilaku yang baik, keputusan yang baik, dan kesehatan jiwa untuk dirimu sendiri. Meski tak selamanya berorientasi pada uang, investasi spiritual membantumu menjalani hidup lebih damai dan bahagia. Apalagi yang manusia cari selain kebahagiaan? Cari uang juga tujuannya biar bahagia, kan?

Biar nggak ngawang, kita bisa belajar investasi leher ke atas dari orang terkenal. Orang yang sudah nggak asing di kalangan pengusaha, yaitu Warren Buffett. Sebagai investor kenamaan, blio disiplin betul soal waktu. Dalam satu hari blio meluangkan waktu sekitar 6 jam untuk membaca buku sebanyak 500 halaman. Buku-buku yang biasa blio pelajari juga seputar saham dan investasi.

Apa yang dilakukan Buffett adalah sebuah investasi leher ke atas yang blio tanamkan hampir setiap hari. Harapannya, investasi itu mengasah keterampilan keuangannya sehingga menghasilkan kesuksesan yang lebih besar. Hasilnya, terbukti kan? Blio mendapatkan profit atas keterampilannya berinvestasi.

Buat investor pemula yang masih belajar mengenai saham dan crypto, mendingan investasi leher ke atas dulu. Hitung-hitung efisiensi waktu dan latihan jadi orang sukses. Nggak sehari-hari rebahan terus scroll TikTok.

Iklan

BACA JUGA Dear mahasiswa, Investasi Tuh Kayak Makan Pecel Padahal Bisa Lunch Mewah dan artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 27 November 2021 oleh

Tags: financefinancial planningInvestasiinvestasi indonesiainvestasi leher ke ataskeuanganperencanaan keuangan
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Rp100 juta pertama, tabungan bersama pas pacaran itu bikin repot MOJOK.CO
Urban

Usia 30 Harus Punya Rp100 Juta Pertama, Tapi Mustahil bagi Sandwich Generation yang Gajinya Pas-pasan dan Sudah Ludes di Tengah Bulan

10 Februari 2026
Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Pinjol Jerat Gen Z Fomo tanpa Cuan, Apalagi Tabungan MOJOK.CO
Cuan

Fakta Indonesia Hari ini: Sisi Gelap Gen Z Tanpa Cuan yang Berani Utang Sampai Ratusan Juta dan Tips Lepas dari Jerat Pinjol Laknat

3 Februari 2026
FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO
Tajuk

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
Vokal kritisi kebijakan uin alauddin makassar, berujung fatal. MOJOK.CO

Pahitnya Jadi Mahasiswa Kritis di UIN Makassar: Berujung Skors, Beasiswa Dicabut, hingga Kecewakan Orang Tua yang Seorang Guru Honorer

24 Februari 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026
Lagu religi "Tuhan Itu Ada" jadi ajang promosi Klaten lewat musik MOJOK.CO

Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”

25 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP serba salah, penerima beasiswa LPDP dalam negeri dan LPDP luar negeri diburu

Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa

25 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.