Hikmah SEA Games 2019 yang Tak Lebih Baik Dari Porseni Kecamatan - Mojok.co
  • Cara Kirim Artikel
Mojok
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Bertamu Seru
    • Geliat Warga
    • Goyang Lidah
    • Jogja Bawah Tanah
    • Ziarah
    • Seni
  • Kilas
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Luar Negeri
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Tekno
  • Konter
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Uneg-uneg
  • Movi
  • Terminal
  • Kanal Pemilu
  • Esai
  • Liputan
    • Bertamu Seru
    • Geliat Warga
    • Goyang Lidah
    • Jogja Bawah Tanah
    • Ziarah
    • Seni
  • Kilas
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Luar Negeri
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Tekno
  • Konter
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Uneg-uneg
  • Movi
  • Terminal
  • Kanal Pemilu
Logo Mojok
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Konter
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Uneg-uneg
  • Movi
  • Terminal
  • Kanal Pemilu
Beranda Pojokan

Hikmah SEA Games 2019 yang Tak Lebih Baik Dari Porseni Kecamatan

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
26 November 2019
0
A A
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

MOJOK.CO – SEA Games 2019 di Manila, Fillipina, disorot karena begitu ambyar. Saking ambyarnya, bahkan perhelatan lomba voli antar-kampung jauh lebih baik.

Tagar #SEAGames2019fail mulai ramai di Twitter usai netizen menemukan foto-foto konferensi pers untuk event SEA Games 2019 di Manila, Fillipina.

Dari beberapa foto tersebut terlihat bagaimana ruangan yang lebih mirip gudang Bulog diberi beberapa kursi-kursi kondangan, seperti dipaksakan untuk jadi ruang konferensi pers. Plus dengan ornamen khusus berupa motif batako yang belum diplester.

Seperti postingan Mas A. Ainur Rohman, Editor Olahraga harian Jawa Pos di bawah ini:

Ruang konferensi pers cabang olahraga sepak bola di SEA Games 2019 hari ini.

Mengenaskan.

?: Dipta Wahyu/Jawa Pos pic.twitter.com/ax5ZLfxaAf

— A. Ainur Rohman (@ainurohman) November 25, 2019


Sebenarnya tanda-tanda ambyarnya penyelenggaraan SEA Games 2019 ini sudah terlihat ketika beberapa tim sepak bola dari berbagai negara mengalami masalah demi masalah yang sangat beyond. Maklum, sekalipun SEA Games 2019 bakal dibuka 30 November, pertandingan cabang sepak bola memang dimainkan dulu.

Seperti timnas sepak bola Thailand yang mengeluhkan macet. Belum dengan makanan yang tak memadai karena atlet mereka cuma dikasih nasi kotak dengan lauk telor ceplok. Belum dengan kabar kalau tim Thailand sempat menjalani latihan di jalanan karena lokasi hotel dengan lapangan latihan cukup jauh.

Baca Juga:

Indonesia vs Vietnam Final SEA Games MOJOK.CO

Indonesia vs Vietnam Final SEA Games: Jadi Etalase Lagi atau Memang Niat Juara?

10 Desember 2019
Edgar Marvelo emas sea games 2019 MOJOK.CO

Edgar Marvelo, Medali Emas Sea Games 2019, dan Kesadaran akan Kematian

3 Desember 2019

Saking gemasnya dengan itu, anak asuh Akira Nashino ini sampai sewa mobil sendiri karena pihak panitia cuma bisa menyediakan satu mobil dan cuma bisa digunakan sebelum jam 8 malam. Hm, barangkali ini karena mobil yang dipakai mobil rental kali yak?

Lebih ngenes lagi tim sepak bola Timor Leste, yang harus gabut 3 jam di bandara karena menunggu jemputan. Sudah begitu, satu tim ini pun sampai tersesat lagi. Waduh, itu sopirnya orang situ bukan sih? Kok bisa nyasar gitu lho di negara sendiri?

Belum dengan derita timnas Myanmar yang dapat bus kecil banget. Sampai bikin mereka desak-desakan di dalam bus. Atau kepedihan timnas Kamboja yang mesti tidur di atas karpet karena hotel yang mau mereka pakai belum siap digunakan. Ebuset.

Uniknya, derita itu tak dialami oleh timnas Indonesia. Oke, oke, deritanya sih sama, cuma timnas Indonesia cenderung lebih santuy. Terbiasa menderita di negara sendiri yeee kan?

Harus jalan kaki dari hotel ke lapangan latihan tidak bikin Evan Dimas dan kawan-kawan mewek atau marah-marah. Padahal seharusnya, ada bus yang menjemput mereka semua. Masalahnya bus yang mau jemput ini malah nggak datang-datang.

Karena nggak mau ambil pusing, tim akhirnya sepakat untuk jalan kaki saja dari hotel ke lapangan latihan. Dan ternyata nggak terlalu jauh, cukup 10 menit jalan kaki. Padahal kalau menunggu bus yang menjemput, sudah masih harus menunggu busnya datang, jalanan macet dan perkiraan sampai lapangan latihan sampai 30 menit.

Mungkin ini karena kebiasaan para atlet sepak bola Indonesia yang dulu kalau mau main bola harus menyusuri galangan sawah, menyeberang sungai, dan harus siap lari secepat kilat buat balik ketika azan magrib berkumandang karena takut kena gampar ibunya.

Sudah begitu, kadang lapangannya nggak ada rumput dan cuma batu-batu proyek atau batu-batu karang lagi. Bolanya juga kadang bola yang ada tambalannya di sana-sini. Tapi itu tak juga mengurangi keasyikan main bola di kampung-kampung pelosok di Indonesia.

Segala macam keterbatasan ini ternyata mampu melatih mental atlet kita jadi lebih baik ya. Hm, benar-benar nggak nyangka. Kalau “penderitaan” itu semua berguna juga hari ini.

Bahkan Pelatih Timnas U-22 untuk SEA Games 2019 ini, Indra Sjafri, kelihatan seloww banget dengan keterbatasan infrastruktur tuan rumah untuk tim-tim tamu.

“Sampai hari ini sih lancar-lancar saja. Karena apa? Karena kami sudah memprediksi hal-hal buruk yang akan terjadi, oleh sebab itu kami selalu mengatisipasi. Mulai dari kedatangan, jam latihan, semuanya kita antisipasi,” kata Indra Sjafri.

Bahkan Indra Sjafri memberi wejangan khusus untuk para pemainnya, ketika ditanya soal kondisi persiapan tuan rumah SEA Games 2019 yang acakadul ini.

“Nggak, nggak baik. Mengeluh-mengeluh nggak bagus. Nggak usah mengeluh. Fokus, dengan tujuan,” kata Indra Sjafri, masih sempet pakai senyum kecil segala.

Mungkin dengan segala keterbatasan ini, ketika timnas Indonesia santai-santai saja dan timnas lain ngomel-ngomel, secara mental ini jadi keunggulan yang harus benar-benar dimanfaatkan.

Lebih daripada itu, ada baiknya kita bersyukur kalau atlet Indonesia punya mental baja dengan infrastuktur di negaranya sendiri yang kurang. Mulai dari kompetisi yang jadwalnya berantakan, sampai interversi dari pihak mana-mana, bikin segala macam kekurangan di SEA Games 2019 yang tak lebih baik dari penyelenggaraan Porseni Kecamatan ini kelihatan B aja.

Salam siap ambyar, Bung. Dari Indonesia.

BACA JUGA Pembukaan Asian Games 2018 dan Tradisi The Art of Kepepet Indonesia atau tulisan Ahmad Khadafi lainnya.

Terakhir diperbarui pada 26 November 2019 oleh

Tags: #SeaGames2019failFillipinaManilaSea Games 2019
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Indonesia vs Vietnam Final SEA Games MOJOK.CO
Balbalan

Indonesia vs Vietnam Final SEA Games: Jadi Etalase Lagi atau Memang Niat Juara?

10 Desember 2019
Edgar Marvelo emas sea games 2019 MOJOK.CO
Pojokan

Edgar Marvelo, Medali Emas Sea Games 2019, dan Kesadaran akan Kematian

3 Desember 2019
atlet senam sea games dicoret karena tidak perawan pb persani kemepora pelatnas shalfa avrila sania kronologi kasus mojok.co
Kilas

Kronologi Pencoretan Atlet Senam SEA Games, Versi Keluarga

1 Desember 2019
Muat Lebih Banyak
Pos Selanjutnya
Parodi Iklan Binomo: Budi Sariawan

Parodi Iklan Binomo: Budi Sariawan

Tinggalkan Komentar


Terpopuler Sepekan

sekolah kedinasan mojok.co

10 Sekolah Kedinasan yang Paling Ramai dan Sepi Peminat

22 Maret 2023

Hikmah SEA Games 2019 yang Tak Lebih Baik Dari Porseni Kecamatan

26 November 2019
Toyota Fortuner Membuat Saya Kesulitan Menahan Ego di Jalan Raya MOJOK.CO

Toyota Fortuner Membuat Saya Kesulitan Menahan Hawa Nafsu di Jalan Raya

18 Maret 2023
Tinggal di Pinggiran Kota Jogja Itu Nggak Enak, Rasanya Kayak Neraka dan Petaka MOJOK.CO

Tinggal di Pinggiran Kota Jogja Itu Nggak Enak, Rasanya Kayak Neraka dan Petaka

15 Maret 2023
Samsung Galaxy A Series Android Terbaik MOJOK.CO

Samsung Galaxy A Series: Seri Terbaik untuk Kelas Midrange Android

21 Maret 2023
Derita Mahasiswa yang Kampusnya Tutup Tiba-tiba: Mimpi Kami Punya Ijazah Musnah. MOJOK.CO

Derita Mahasiswa yang Kampusnya Tutup Tiba-tiba: Mimpi Kami Punya Ijazah Musnah 

23 Maret 2023
Honda Supra X 125 Tetap Juara di Pelosok Indonesia MOJOK.CO

Honda Supra X 125: Tetap Juara di Pelosok Indonesia

20 Maret 2023

Terbaru

Duduk perkara penutupan patung Bunda Maria di Kulon Progo. MOJOK.CO

Duduk Perkara Penutupan Patung Bunda Maria di Kulon Progo

24 Maret 2023
alan Sunyi Kiai Bonokeling di Banyumas yang Sengaja Dibuat Menjadi Misteri Abadi. MOJOK.CO

Jalan Sunyi Wangsa Bonokeling di Banyumas yang Sengaja Menjadikan Leluhur Sebagai Misteri Abadi

24 Maret 2023
sekolah kedinasan kemenhub mojok.co

5 Sekolah Kedinasan di Bawah Kemenhub yang Paling Favorit

24 Maret 2023
bola timnas israel mojok.co

Bola Pembawa Malapetaka

24 Maret 2023
mimpi basah mojok.co

Apakah Mimpi Basah di Siang Hari Membuat Puasa Batal?

24 Maret 2023
5.000 Mahasiswa UMY Berburu Takjil Gratis, Dianggarkan Rp125 Juta Setiap Hari. MOJOK.CO

5.000 Mahasiswa UMY Berburu Takjil Gratis, Dianggarkan Rp125 Juta Setiap Hari

24 Maret 2023
kritik feminis muslimah tentang perempuan sumber dosa utama

Muhasabah Muslimah Feminis: Kok Bisa, Perempuan Jadi Sumber Dosa Utama Laki-Laki?

24 Maret 2023

Newsletter Mojok

* indicates required

  • Tentang
  • Kru Mojok
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
DMCA.com Protection Status

© 2023 MOJOK.CO - All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Kanal Pemilu 2024
  • Esai
  • Liputan
    • Bertamu Seru
    • Geliat Warga
    • Goyang Lidah
    • Jogja Bawah Tanah
    • Pameran
    • Panggung
    • Ziarah
  • Kilas
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Luar Negeri
    • Olah Raga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Tekno
  • Konter
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Uneg-Uneg
  • Movi
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2023 MOJOK.CO - All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In