Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

E-KTP Sudah Seharusnya Berfungsi dengan Baik kayak di CS Digital BCA

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
14 Agustus 2021
A A
ILUSTRASI Memang Sudah Seharusnya e-KTP Berfungsi dengan Baik kayak di CS Digital BCA mojok.co

ILUSTRASI Memang Sudah Seharusnya e-KTP Berfungsi dengan Baik kayak di CS Digital BCA mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Mengganti ATM BCA sekarang udah tinggal menempelkan e-KTP ke mesin. Tanpa fotokopi, tanpa ribet. Ini nggak canggih, ini sudah seharusnya.

Kartu identitas elektronik yang sering kita sebut sebagai e-KTP memang sebenarnya punya sejuta fungsi. Sayangnya proyeksi manfaat kartu identitas elektronik ini justru kalah pamor dibandingkan kasus korupsi pengadaannya yang luar biasa merugikan negara tu. Huru-hara korupsi e-KTP yang ramai sekitar 2018, bikin banyak masyarakat pesimis berkaitan dengan fungsi e-KTP sendiri. 

Penggantian KTP biasa menuju format elektronik itu tujuannya bukan biar ada proyek doang. Sebenarnya format elektronik bakal memudahkan masyarakat dalam urusan administrasi, perbankan, dan bahkan mencegah identitas ganda. Tapi, sampai sekarang, e-KTP seolah-olah masih selayaknya kartu identitas biasa yang harus dibawa ke mana-mana dan microchip di dalamnya nganggur bertahun-tahun. Hingga pada akhirnya netizen ramai membahas soal penggantian kartu ATM BCA mereka yang supercepat, cukup menempelkan kartu identitas elektronik ke mesin CS Digital, ikuti prosedurnya, dan voila~

selamat pagi..

e-KTP akhirnya kepake juga gaes, tapi kepakenya di BCA. buat ganti/bikin kartu ATM baru. KTP-nya cuma ditap aja gaes ga perlu difotokopi. aku terkesima 🤣🤣🤣 pic.twitter.com/mJsMSEZEwT

— ruth (@ruthnats) August 12, 2021

Nggak sedikit yang jadi norak berkat canggihnya CS Digital BCA. Padahal fungsi e-KTP memang sudah seharusnya secanggih tu. Mesin CS Digital pada umumnya bisa membaca ™, KTP, PIN, dan sidik jari. Sehingga ketika kamu akan melakukan penggantian kartu ATM, nggak perlu ribet fotokopi KTP, fotokopi KK, dan lain-lain. Cara ini jelas jauh lebih praktis dan seharusnya kecanggihan ini sudah bisa kita nikmati sejak lama. Bukan di 2021 di saat semua sudah serba digital dan contactless.

Fungsi e-KTP lainnya adalah untuk pembayaran digital. Dengan fitur NFC yang dihubungkan ke smartphone, kamu cukup menempelkan e-KTPmu kemudian memilih metode pembayaran. Smartphone dengan fitur NFC seharusnya bisa dengan mudah mendeteksi kartu identitas dan mengenali bahwa pemiliknya memiliki dompet digital yang bisa digunakan untuk transaksi. Sayang beribu sayang, ketika smartphone-mu sudah canggih, metode pembayaran digital juga sudah kamu miliki, kalau e-KTPmu kosong alias nggak menunjang NFC ya percuma. Dalam beberapa kasus, banyak pemilik e-KTP yang tidak bisa menggunakan fitur NFC karena memang belum terdaftar atau ada komponen yang tidak lengkap. Duh, kok bisa begitu? Yang jelas, kamu mungkin perlu bertanya langsung ke Ayah Setya Novanto untuk lebih jelasnya, ya. Canda, ayah.

Di Belgia, kartu identitas elektronik kegunaannya lebih marifat lagi. Orang Belgia kayaknya udah nggak pernah fotokopi buat persyaratan administrasi rumah sakit, nggak perlu ngumpulin identitas semacam KK dan Surat Keterangan RT/RW biar dapat vaksin. Bahkan, urusan perpajakan bisa selesai hanya dengan kartu identitas elektronik. Nggak kayak putra-putri Indonesia yang kalau mau lapor bukti potong dan bayar pajak ribet banget, butuh EFIN, butuh a-z penghasilan, dan mengisi begitu banyak data. Belum lagi kalau ada yang nggak beres dan perlu mengurusnya secara offline. Lah, mau jadi warga negara yang lurus aja susah amat.

Maklum, Belgia menerapkan kartu identitas elektronik sejak 2003 dan beres pada 2004. Lah kita? Ya udah sih, jangan ditanya. 

***

Munculnya kecanggihan yang ditawarkan di CS Digital untuk ATM BCA ini sebenarnya sudah diterapkan juga di bank lain. Bedanya, sebaran fitur ini mungkin belum begitu merata. Sebagai bank yang dikenal paling thas thes, BCA memang lagi-lagi bikin kaum karena melangkah lebih jauh ketimbang bank swasta lain. 

Tapi, jangan jadi norak dan bilang kalau semua ini begitu praktis dan mudah. Justru kemudahan ini harusnya kita rasakan sejak 2018. Inilah fungsi identitas elektronik seharusnya. Kartu identitas plastik kan sudah tidak berlaku, sudah tidak terpakai, lalu kenapa mental administrasi masih fotokopi sana-sini? Masih perlu surat keterangan ini itu? Seolah-olah e-KTP tidak cukup membuktikan bahwa kita warga negara Indonesia yang datanya sudah terekam dengan baik di kependudukan. Intinya sekarang mari kita kutuki nasib e-KTP kita sendiri karena sampai sekarang fungsi embel-embel “elektronik”-nya masih belum terasa.

BACA JUGA Udah Darurat Gini, Orang Mau Vaksin Malah Masih Harus Pakai Fotokopi E-KTP dan tulisan POJOKAN lainnya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: BCAbca prioritase-ktpsatpam BCASetya Novanto
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia MOJOK.CO
Ekonomi

BCA Raih Tiga Penghargaan Internasional: Kukuhkan Posisi sebagai Bank Terkuat, Perusahaan Terbaik, dan Paling Dipercaya di Dunia

25 Oktober 2025
Pagelaran Sabang Merauke Pukau 28.000 Penonton, Rayakan Kekayaan Budaya Lewat Hanya Indonesia yang Punya MOJOK.CO
Kilas

Pagelaran Sabang Merauke Pukau 28.000 Penonton, Rayakan Kekayaan “Hanya Indonesia yang Punya”

28 Agustus 2025
Rayakan HUT ke-80 RI, BCA Hadirkan Promo Mulai Rp17 Ribu di Puluhan Merchant MOJOK.CO
Kilas

Rayakan HUT ke-80 RI, BCA Hadirkan Promo Mulai Rp17 Ribu di Puluhan Merchant

16 Agustus 2025
BCA Lebih Pintar Mengurus Rakyat ketimbang Pemerintah MOJOK.CO
Esai

Kenapa Pemerintah Suka Sekali Ribet dan Menyusahkan Warga yang Mau Mengurus KTP, padahal Bisa Belajar dari Cara BCA Membantu Nasabahnya yang Kehilangan ATM?

15 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Festival Jamu Nusantara di Pasar Ngasem, Kota Jogja: ruang regenerasi dan edukasi konsumen muda MOJOK.CO

Festival Jamu Nusantara di Kota Jogja: Sadarkan Anak Muda Jamu Bukan Minuman Kuno, Tapi Gaya Hidup Sehat Lintas Generasi

6 Juli 2026
Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.