Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Dosa Penjual Nasi Goreng yang Merusak Rasa, Mengurangi Kenikmatan Makan

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
14 Agustus 2025
A A
4 Dosa Penjual Nasi Goreng yang Merusak Rasa, Mengurangi Kenikmatan Makan

4 Dosa Penjual Nasi Goreng yang Merusak Rasa, Mengurangi Kenikmatan Makan (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#2 Level pedas menyesatkan

Saya paling sebel kalau ketemu penjual yang menyesatkan ini. Ada beberapa penjual yang meremehkan kemampuan lidah pembelinya. Waktu saya bilang, “Pedes dikit ya, Bang.” Eh, yang datang pedas banget. 

Lain waktu saat saya pesan, “Pedas banget ya, Bang.” Eh, yang datang malah nasi goreng yang rasanya kayak menggelitik kerongkongan. Akhirnya jadi kurang nikmat karena nggak sesuai ekspektasi pembeli.

Iklan

Saya memahami mungkin ini semua karena faktor kepedasan cabai yang kadang berbeda. Mengutip Tempo, ternyata kepedasan cabai dipengaruhi lingkungan dan varietasnya. Penelitian mengungkap bahwa rasa cabai sangat pedas ketika tanah tempat tumbuh sering basah dan cukup terkena sinar matahari.

#3 Beri topping nasi goreng sedikit

Pernah nggak kalian pesan nasgor seafood, tapi isinya cuma satu ekor bayi udang dan dua potong cumi yang lebih mirip karet penghapus? Atau pesan nasgor ayam tapi isinya cuma suwiran ayam yang seikhlasnya?

Nah, penjual yang jualan kayak gini ada, lho. Biasanya sih alasannya karena harganya sudah dibanderol murah, jadi topping-nya minimalis. Tapi kalau kayak gini kan yang rugi pembeli. Niat hati pengin makan nasi goreng seafood tapi seafood yang datang seadanya. Saya pribadi sih mending bayar lebih tapi puas ketimbang sudah bayar tapi dapat seadanya. Toh sama-sama keluar uang.

#4 Penjual nasi goreng lupa memberi acar dan kerupuk

Dosa terakhir penjual yang mengurangi kenikmatan rasa adalah lupa memberi acar dan kerupuk. Saya pernah menulis soal acar di Terminal Mojok beberapa waktu lalu. Menurut saya, acar adalah sebaik-baiknya pendamping nasi goreng. Maka kehadirannya wajib ada. Nggak boleh terlewat.

Acar ini diam-diam bermanfaat, lho. Selain menambah tekstur krenyes, acar juga memberi rasa ringan pada mulut. Soalnya bumbu nasgor kan cenderung berat dan berminyak, sehingga acar hadir sebagai penawarnya.

Kehadiran kerupuk juga tak kalah penting dalam seporsi nasgor. Malahan kayaknya kerupuk ini nggak bisa dipisahkan dari budaya makan orang Indonesia. Rasanya yang gurih hingga teksturnya yang renyah menjadi penambah rasa dalam tiap kuliner.

Itulah keempat dosa penjual nasi goreng yang kerap saya jumpai. Pada akhirnya dosa-dosa di atas hanya sedikit bagian dari lika-liku perburuan kuliner kita. Kalau kalian pernah ketemu penjual nasgor yang melakukan dosa apa?

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Apes Awal ke Jogja: Makan Nasi Goreng Nggak Enak di Malioboro Rp35 Ribu hingga Mie Ayam Rp120 Ribu, Pengin Seneng-seneng Berujung Linglung dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2025 oleh

Tags: acarkerupuknasi gorengpenjual nasi gorengrekomendasi nasi gorengresep nasi goreng
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Artikel Terkait

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
Nasi Goreng Sapi Padmanaba, Nasgor Legendaris yang Mendamaikan Perseturuan Dua Geng Remaja di Jogja.mojok.co

Nasi Goreng Sapi Padmanaba, Nasgor Legendaris yang Mendamaikan Perseturuan Dua Geng Remaja di Jogja

28 Februari 2024
resep nasi goreng. mojok.co

5 Resep Nasi Goreng Spesial yang Mudah Dibuat dan Cocok untuk Keluarga

4 Oktober 2023
Cerita Penjual Nasi Goreng Keliling yang Lebih Takut Jualan Menetap daripada Ketemu Hantu. MOJOK.CO

Cerita Penjual Nasi Goreng Keliling yang Lebih Takut Jualan Menetap daripada Ketemu Hantu

22 Maret 2023
kerupuk subur mojok.co

Sejarah Kerupuk ‘Subur’ dan ‘Sabar’ yang Legendaris di Jogja

16 September 2022
Menelusuri Perjalanan Kerupuk Kaleng, identik dengan harga murah

Kerupuk Kaleng, Makanan Murah yang Mesin Pembuatnya Seharga Avanza

11 September 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Realitas pasangan muda di Jogja: tak sanggup bermimpi punya rumah sendiri, pasrah menua di kosan makan tahu-tempe untuk bertahan MOJOK.CO

Realita Pasangan Muda di Jogja: Tak Sanggup Punya Rumah, Pasrah Menua di Kosan Makan Tahu-Tempe buat Bertahan

21 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
No Na, Klakson Telolet, dan Nasionalisme yang Nggak Harus Serius MOJOK.CO

No Na, Klakson Telolet, dan Nasionalisme yang Nggak Harus Serius

17 Agustus 2026
Ta'awun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga.MOJOK.CO

Taawun, Takaful, dan Masjid Al Muharram Brajan yang Menebar Manfaat dari Sampah Sisa Warga

19 Agustus 2026
tol Jogja-Solo

Tol Jogja-Solo: Rumah Tak Kena Pembebasan Lahan, Tapi Tetap Kena Debu dan Bising

22 Agustus 2026
Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.