Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

3 Dosa Penjual Bandeng Presto yang Bikin Pembeli Kapok dan Jadi Lebih Waspada Saat Belanja

Kenia Intan oleh Kenia Intan
8 Agustus 2025
A A
3 Dosa Penjual Bandeng Presto yang Bikin Pembeli Kapok dan Jadi Lebih Waspada Saat Belanja Mojok.co

3 Dosa Penjual Bandeng Presto yang Bikin Pembeli Kapok dan Jadi Lebih Waspada Saat Belanja (jatengprov.go.id)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bandeng presto salah satu makanan yang disukai banyak orang. Olahan ikan yang satu ini begitu terkenal karena jadi oleh-oleh dari Semarang. Kalian pasti sudah tidak asing akan merek Juwana Elrina dan Bonafide. Merek-merek yang biasa dijadikan buah tangan mereka yang mampir dari Semarang. 

Selain populer jadi buah tangan, makanan satu ini digemari karena punya rasa dan tekstur yang cocok hampir di tiap lidah. Itu mengapa bandeng presto kerap menjadi menu rumahan sehari-hari. Apalagi, ikan yang satu ini sangat dianjurkan untuk MPASI (Makanan Pendamping ASI) untuk bayi. Itu mengapa banyak keluarga, khususnya orang tua, yang memburu ikan satu ini demi buah hati. 

Iklan

Sayangnya, tidak semua penjual itu amanah. Bukan bandeng presto yang dijadikan buah tangan ya. Kalau toko oleh-oleh, pengawasannya lebih ketat daripada yang dijual di pasar atau penjual sayur yang biasa untuk konsumsi sehari-hari. 

#1 Bandeng presto, tapi tulangnya masih keras

Bandeng presto atau tulang lunak aslinya kuliner dari Juwana, Pati. Panganan ini terbuat dari ikan bandeng yang sudah dibumbui dengan bawang putih, kunyit, dan garam. Tulang yang lunak dan rasa yang gurih itulah yang membuat ikan satu ini begitu digemari. Sebab, orang-orang jadi lebih mudah dalam mengolah dan menyatapnya. 

Sayangnya, tidak semua bandeng presto berkualitas baik. Masih ada beberapa produk yang tulangnya masih keras. Padahal, ikan bandeng terkenal punya banyak duri. 

Jelas ini merugikan para pembeli. Harapannya membeli bandeng presto supaya mudah mengolah dan memakannya, ini malah tetap saja repot. Tidak ada bedanya dengan makan ikan bandeng biasa. Padahal, dari segi harga, jelas produk harganya lebih mahal daripada bandeng biasa. Walau memang selisihnya tidak jauh sih.

Baca halaman selanjutnya: #2 Ikan yang …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2025 oleh

Tags: bandengbandeng prestoikan bandengpresto
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia MOJOK.CO

Kesepian Membuat Remaja Memilih AI sebagai Teman Curhat, Lalu Perlahan Menjauhi Manusia

15 Juli 2026
Caruban—sebagai ibu kota dari Madiun—barangkali terkesan tidak bagus-bagus amat. Tapi bikin jatuh hati lewat hal-hal sederhana MOJOK.CO

Caruban Madiun Memang Tidak Bagus-bagus Amat, Tapi bikin Jatuh Hati Lewat Hal-hal Sederhana

13 Juli 2026
Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi MOJOK.CO

Dugaan Korupsi Bupati Sukoharjo: Warisan Bernama Korupsi 

13 Juli 2026
Kerajinan lokal Yogyakarta di INACRAFT. MOJOK.CO

INACRAFT Jogja: Jembatan bagi Perajin Lokal Menembus Pasar Global Lewat Karya yang Tak Biasa

15 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.