Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Ketika Desta pamit dari Vindes, saya merasa kehilangan dua teman yang tidak pernah saya kenal

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
27 Agustus 2026
A A
Desta pamit dari Vindes rasanya kayak kehilangan dua teman MOJOK.CO

Desta pamit dari Vindes rasanya kayak kehilangan dua teman MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rabu malam, 26 Agustus 2026, saya membaca unggahan Desta dengan perasaan seperti orang yang baru menerima kabar teman lama pindah kota. Desta mengumumkan bahwa ia pamit dari Vindes Corp, perusahaan yang dia bangun bersama Vincent Rompies. 

Dia menyebut keputusan itu lahir setelah banyak pertimbangan dan meminta publik tidak membuat asumsi liar. Vindes kemudian menyatakan bahwa Vincent dan seluruh tim Saker akan melanjutkan perusahaan ke babak baru.

Iklan

Saya sengaja menulis “Desta pamit”, bukan “Vincent dan Desta bertengkar”. Berita yang tersedia belum menunjukkan konflik pribadi tertentu. 

Desta justru menegaskan bahwa hubungan dengan keluarga besar Vindes tetap baik. Dia juga mengirim pesan khusus kepada Vincent dan menyebutnya saudara. Jadi, kalau ada yang bertanya kenapa mereka pecah, jawaban paling jujur hari ini: kita belum tahu alasan spesifiknya.

Kita hanya mengetahui bahwa Desta mengambil keputusan profesional setelah melewati pertimbangan panjang. Dia tidak menjelaskan apakah persoalan itu menyangkut arah kreatif, pembagian kerja, urusan bisnis, atau hal personal. 

Pembaca boleh mengajukan semua kemungkinan itu sebagai pertanyaan, tetapi kita tidak boleh mengubahnya menjadi kesimpulan. Dalam industri kreatif, dua sahabat bisa menjaga kasih sayang sekaligus mengakhiri kerja sama. Rupanya, persahabatan tidak selalu harus duduk satu meja setiap minggu untuk tetap berarti.

Prank Vincent dan Desta yang malah jadi kenyataan

Publik juga perlu mengingat satu hal. Pada Mei 2024, Vincent dan Desta pernah membuat video halal bihalal yang memainkan adegan seolah-olah mereka pecah kongsi. 

Karyawan Vindes ikut tegang, lalu sebuah kejutan membongkar bahwa mereka menyiapkan prank. Video itu menunjukkan kemampuan akting mereka, bukan alasan perpisahan yang sekarang. Kalau kita memakai prank sebagai bukti konflik, kita sama saja menonton film horor lalu menuduh hantunya ikut rapat direksi.

Talk show Vindes, talk show terbaik

Namun, sebelum saya ikut bersedih, saya perlu mengakui satu hal. Vincent and Desta Season 1 dan Season 2 merupakan salah satu podcast terbaik yang pernah hadir di Indonesia. Saya tidak mengatakan itu demi basa-basi setelah kabar perpisahan. Saya mengatakannya karena saya menikmati setiap kekacauan kecil yang mereka ciptakan.

Playlist resmi YouTube mencatat Season 1 dengan 80 episode dan Season 2 dengan 110 episode. Angka itu memberi kita 190 alasan untuk duduk, memakai earphone, lalu membiarkan dua orang ini mengacaukan suasana hati dengan cara yang menyenangkan.

Season 1 Vindes terasa seperti pintu masuk ke tongkrongan yang tidak mengenal istilah “terlalu biasa”. Vincent dan Desta mengundang musisi, komedian, aktor, sampai teman lama. 

Mereka bisa membahas karier, musik, dan hidup, lalu tiba-tiba melompat ke candaan yang tidak punya hubungan dengan topik awal. Anehnya, lompatan itu tidak terasa mengganggu. Justru di sana letak kenikmatannya. 

Vincent membawa ketenangan yang sering menyembunyikan lelucon. Sementara itu, Desta, membawa energi yang bisa mengubah kalimat sederhana menjadi perkara nasional.

Season 2 membuat keakraban itu terasa semakin matang. Mereka tidak sekadar mengajukan pertanyaan kepada bintang tamu. Mereka mengajak tamu masuk ke dalam permainan, saling mengejek, dan membuka cerita yang biasanya tidak muncul dalam wawancara formal. 

Saya bisa melihat bagaimana pengalaman puluhan tahun berteman membuat mereka membaca jeda, tatapan, dan nada suara satu sama lain. Mereka tidak perlu menjelaskan semua lelucon. Mereka cukup saling melirik, dan saya sudah tahu kekacauan berikutnya segera datang.

Tampil beda

Di situlah Vindes berbeda. Banyak podcast menghadirkan studio rapi, daftar pertanyaan, dan jawaban yang terdengar aman. 

Vindes menghadirkan dua manusia yang tampak lupa bahwa kamera sedang menyala, meski sebenarnya mereka tahu persis cara menghibur penonton. Mereka memberi ruang kepada tamu, tetapi tidak membiarkan percakapan kehilangan nyawa. 

Survei IPWS yang melibatkan 1.429 responden bahkan menempatkan VINDES di urutan keempat podcast favorit masyarakat Indonesia dengan 4,7%. Bagi saya, angka itu hanya mengonfirmasi apa yang sudah saya rasakan. Mereka punya tempat penting dalam sejarah podcast Indonesia.

Iklan

Saya menikmati Season 1 dan Season 2 bukan karena setiap episodenya selalu sempurna. Kadang candaan mereka terlalu internal. Kadang obrolannya berputar seperti motor mencari alamat kos. Tetapi saya justru menyukai ketidaksempurnaan itu. 

Saya kangen perasaan ketika satu episode menemani perjalanan, pekerjaan, atau malam yang terlalu sepi. Saya kangen mendengar Vincent dan Desta bertengkar kecil, tertawa besar, lalu mengakhiri percakapan tanpa kesimpulan yang sok bijak.

Sayang sekali Desta mundur dari Vindes

Karena itu, saya menyayangkan perpisahan ini. Vindes mungkin tetap hidup. Vincent dan tim Saker tentu bisa menghasilkan karya baru. 

Namun, orang tidak bisa memindahkan chemistry lewat dokumen serah terima. Orang bisa mengganti sofa merah, kamera, bahkan nama program. Orang tidak bisa mengganti sejarah pertemanan yang membuat satu celetukan terdengar lucu.

Saya berharap publik menghormati keputusan Desta dan tidak memaksa mereka membuka pintu yang ingin mereka tutup. Saya juga berharap Vincent dan Desta tetap menemukan cara untuk bertemu, entah dalam episode spesial Vindes, panggung, atau sekadar video yang membuat kita kembali salah mengira prank sebagai perpisahan. 

Untuk sekarang, saya akan kembali ke Season 1 dan Season 2. Saya akan menekan tombol putar, tertawa sendirian, lalu pura-pura tidak sedih. Sebab beberapa podcast memang selesai, tetapi rasa kangen pendengarnya tidak pernah benar-benar tamat.

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Bersahabatlah Seperti Persahabatan Kocak Vincent-Desta dan artikel menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2026 oleh

Tags: Destadesta mundursakerVincentVincent Destavindes
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Duta Sheila on 7 Mengomentari Kehidupannya yang Biasa Saja. MOJOK.CO

Duta Sheila on 7 Mengomentari Kehidupannya yang Biasa Saja

9 Agustus 2023
sheila on 7 vindes mojok.co

Ngobrol Seru dengan Band Lintas Generasi Sheila on 7 Jadi Penutup Tour Vindes 2023

7 Agustus 2023
Vindes Tiba-Tiba Tenis Dan Cr7 Tiba-Tiba Vs Everybody

Vindes Tiba-Tiba Tenis dan CR7 Tiba-Tiba VS Everybody

16 November 2022
Dukung Vindes Mengambil Alih Liga Sepakbola Indonesia

Dukung Vindes Mengambil Alih Liga Sepakbola Indonesia

7 Juli 2022
vincenr rompies mojok.co

Para Legenda Bulu Tangkis di Laga Vincent Rompies vs Valentino ‘Jebret’

4 Juli 2022
Geger Vincent Desta hingga Gorden 90 Juta

Geger Vincent Desta hingga Gorden 90 Juta

6 April 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA Yogyakarta. MOJOK.CO

Fikih Hijau ala Masjid Walidah Dahlan UNISA: Masjid sebagai Mercusuar Peradaban dan Konservasi Lingkungan

22 Agustus 2026
Alma Odai "Cucurella" Diburu Fans, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu MOJOK.CO

Alma Odai “Cucurella” Diburu Fans di Srikandi Merdeka Cup, Pemain Thailand Disukai karena Lucu-lucu

22 Agustus 2026
Nasib siswa di tengah Karhutla Palangka Raya, Kalimantan Tengah. MOJOK.CO

Nasib Siswa SD di Tengah Kepungan Karhutla, Napas Sesak dan Pusing tapi “Dipaksa” Semangat Sekolah

26 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026
Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.