Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Bayar Pakai QRIS di Pom Bensin Adalah Dosa Terbesar Pengendara, Bikin Antrean Makin Panjang

Kenia Intan oleh Kenia Intan
11 Oktober 2025
A A
Bayar Pakai QRIS di Pom Bensin Adalah Dosa Terbesar Pengendara, Bikin Antrean Makin Panjang Mojok.co

Bayar Pakai QRIS di Pom Bensin Adalah Dosa Terbesar Pengendara, Bikin Antrean Makin Panjang (unsplash.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Melayani pembayaran nontunai sekilas terlihat mudah. Setelah meletakkan kembali selang ke mesin, operator mesti meraih mesin Electronic Data Capture (EDC), menekannya hingga muncul kode QR. Pembeli kemudian mengeluarkan gawai dan memindai kode QR tersebut. 

Persoalannya, mesin EDC tidak melulu lancar. Ada kalanya mesin perlu waktu untuk memunculkan kode QR maupun memproses pembayaran. Persoalan lain ada pada pengendara. Mereka yang kurang peka sering kali tidak siap ketika harus memindai kode tersebut. Mereka baru mengeluarkan gawai ketika kode QR muncul. Sementara, proses memindai tidak melulu lancar karena jaringan dan banyak hal lain. Pokoknya ada-ada saja deh yang bikin antrean makin mengular. 

Tunai lebih sat-set di pom bensin

Saya percaya QRIS dan pembayaran nontunai lain hadir untuk memudahkan hidup manusia. Toh, buktinya, di tempat maupun kesempatan lain pembayaran ini sangat membantu. Namun, sepertinya, pembayaran QRIS kurang pas dilakukan ketika antrean SPBU Pertamina sedang ramai.  

Sulit dimungkiri, di kondisi sibuk, pembayaran tunai lebih bisa diandalkan. Pelanggan tinggal menyerahkan uang dan operator SPBU tinggal menerimanya atau memberikan kembalian. Melihat segepok duit yang ada di tangan para operator, saya yakin kembalian akan selalu ada berapapun jumlahnya. 

Memang bukan salah QRIS atau pembayaran nontunai lain. Saya hanya merasa pom bensin, dalam hal ini salah satu SPBU pelat merah Pertamina di Jogja, perlu melakukan penyesuaian terhadap kondisi terkini. Perkembangan teknologi memang memudahkan, tapi membawa sederet penyesuaian. 

Mungkin, Pertamina langganan saya bisa mencontoh salah satu SPBU swasta yang beroperasi di Indonesia, yang memisahkan antara proses pengisian bahan bakar dan pembayaran. Dan, selama SPBU ini (dan pom bensin lain yang mengalami persoalan serupa) belum menemukan solusi atas antrean mengular karena pembayaran nontunai, sebaiknya pelanggan pertimbangkan bawa uang cash. Atau, setidaknya, jangan memperburuk kondisi dengan menjadi pengguna QRIS yang nggak peka. 

Penulis: Kenia Intan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pembayaran Tunai di Kasir Indomaret Lebih Ringkas daripada QRIS, Nggak Usah Sok-sokan Cashless.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2025 oleh

Tags: nontunaiPertaminaPom BensinQRISSPBUSPBU pertamina
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO
Sehari-hari

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Kisah pengusahaan binaan program UMiMAX dari Pertamina. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kisah Para Ibu Jual Kopi Keliling usai Suami Kena PHK, Relakan “Cincin Terakhir” agar Anak Bisa Sekolah

26 Juni 2026
Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO
Cuan

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

9 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

SSB MAS merawat bibit-bibit muda sepak bola Kota Jogja meski dari Lapangan Minggiran yang tidak rata MOJOK.CO

SSB Tertua di Kota Jogja Merawat Bibit-bibit Muda Meski dari Lapangan Bola Tidak Rata

11 Juli 2026
Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala.MOJOK.CO

Merayakan Sofistikasi Djent ala Bless The Knights yang Keras Kepala

13 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Kisah sebuah desa di Kebumen, Jawa Tengah, yang bangkit dari kemiskinan MOJOK.CO

Cerita Desa di Kebumen Bangkit dari Kemiskinan: Punya Rumah Layak Huni, Modal Usaha, hingga Pengembangan Peternakan

14 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana MOJOK.CO

TikTok Bukan Psikolog atau Psikiater, tetapi Gen Z Mencari Diagnosis Kesehatan Mental di Sana

17 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.