Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Kalau Siklus Menstruasi Tidak Teratur, Kita Bisa Hamil Nggak?

Redaksi oleh Redaksi
4 Desember 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Ketakutan akibat siklus menstruasi tidak teratur kerap menghantui wanita. Apa, sih, penyebabnya? Lagi pula, memangnya kita beneran terancam nggak bisa hamil, ya?

Menstruasi adalah proses alami yang bakal dialami setiap wanita di dunia ini, tak peduli berapa banyak mantan yang ia miliki. Proses ini merupakan hasil dari luruhnya dinding rahim dan terjadi sekitar 3-8 hari. Siklusnya terjadi berulang setiap 28-36 hari dan berlangsung sebanyak 11-13 kali dalam satu tahun.

Tapi, ibarat peribahasa Besar pasak daripada tiang, siklus menstruasi ternyata tidak melulu sama dengan gambaran umum di paragraf pertama. Yah, emang nggak nyambung sih sama peribahasa tadi sebenernya, tapi nggak papa—biar terlihat lebih sastrawi.

Meski masa-masa sebelum menstruasi—atau disebut dengan PMS—sering dijadikan kambing hitam atas naik-turunnya mood perempuan, nyatanya tak semua wanita mengalami menstruasi dengan siklus teratur. Ada yang sebulan mengalami satu kali menstruasi, ada pula yang dua kali. Bahkan. ada beberapa perempuan yang mengalami satu kali menstruasi setelah tiga bulan sebelumnya tidak. Loh, loh, kok bisa gitu, ya, Sist???

Siklus menstruasi tidak teratur nyatanya memang ada dan menghantui hari-hari para perempuan, termasuk saya. Menurut berbagai sumber, siklus menstruasi tidak teratur ini terjadi kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari. Selain menstruasi dan hidup kita yang tidak teratur, ia juga disebut tidak lancar jika durasinya berubah-ubah setiap bulannya, termasuk volume darah yang tidak sama. Adapun tipe-tipe menstruasi yang tidak teratur adalah sebagai berikut:

1. Polymenorrhe, yaitu siklus berlangsung kurang dari 21 hari.

2. Oligomenorrhea, yaitu siklus berlangsung lebih dari 35 hari (kurang dari 90 hari).

3. Amenorrhea, yaitu tidak terjadinya menstruasi dalam 3 bulan berturut-turut.

4. Metrorrhagia, yaitu pendarahan menstruasi yang lama dengan volume darah lebih banyak.

Gimana? Ada yang sudah pernah berobat ke dokter dan mendengar salah satu tipe ini disebutkan? Sini, gabung sama saya aja :(((

Lantas, apa sebenarnya yang mengakibatkan siklus menstruasi yang tidak teratur ini? Tidakkah ini akan berbahaya bagi kesehatan kita karena darah kotor dalam tubuh jadi terkurung di dalam? Lagi pula, kalau siklus menstruasi tidak teratur ini terus membayangi, apakah kami bisa saja mengalami kemungkinan kehamilan yang sangat kecil di masa depan???

[!!!!!11!!!1!!!!]

Ketakutan akan ketidaksuburan diri memang wajar menghantui, terutama jika kamu memang mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur. Apalagi, kehamilan disebut akan terjadi dengan adanya suplai sel telur dalam rahim. Naaah, kalau siklus menstruasi kita saja nggak teratur, kesempatan memproduksi sel telur alias berovulasi kita pun otomatis lebih sedikit. Alhasil, kemungkinan hamil memang lebih rendah.

Namun nyatanya, kehamilan di masa depan bukanlah hal yang mustahil terjadi pada mereka yang siklus menstruasinya sedikit terganggu. Tenang dulu, Sist, nggak usah panik gitu.

Iklan

Penyebab siklus menstruasi dengan jadwal tak teratur ini sendiri sebenarnya beragam. Bisa saja, seorang perempuan mengalami siklus menstruasi tidak teratur, eh jebul dia sedang hamil. Ini mungkin terjadi, mylov—jangan panik dulu.

Tapi, bagi gadis yang masih ting-ting seperti kita, penyebab-penyebab lainnya juga perlu diperhatikan, misalnya:

1. Menopause, yaitu masa-masa berhentinya proses menstruasi dalam tubuh akibat hormon estrogen dan progesteron tidak teratur.

2. Pola hidup sehari-hari yang tidak normal, misalnya olahraga berlebihan atau menurunnya berat badan secara drastis. Kegemukan atau obesitas juga menjadi salah satu kemungkinan yang tinggi.

3. Sindrom ovarium polikistik, yaitu adanya kista-kista kecil dalam indung telur. Hormon dalam tubuh akan terpengaruh oleh kista-kista ini sehingga memproduksi lebih banyak testosteron.

4. Tiroid bermasalah, yaitu tidak memproduksi hormon metabolisme tubuh dengan normal.

5. Kebanyakan mikirin mantan, anxiety, quarter life crisis, masalah-masalah sepele yang ditumpuk-tumpuk, dan skripsi.

Menimbang dan mengamati penyebab adanya siklus menstruasi tidak teratur, rasa-rasanya patut-patut saja jika kita mulai lebih care pada diri sendiri. Untuk memperbesar peluang kesuburan agar kelak kita bisa hamil bahagia dan bikin foto maternity di Instagram habis nikahan, tak ada salahnya kita hentikan dulu kebiasaan ngemil burger fast food yang dagingnya setebal kenangan atau bermalas-malasan di atas kasur tanpa mau olahraga satu menit pun. Jangan remehkan pula sinyal tubuh yang terasa aneh—periksakan diri agar yakin terbebas dari kista atau masalah tiroid. Jika masih belum yakin, lakukan konseling dengan ahli kesehatan atau dokter pilihanmu.

Ingat, mylov: semua ini untuk dirimu sendiri, bukan untuk Suripto, Suranto, Hamidin, atau siapapun.

Ya, ya, ya, kesehatanmu adalah tanggung jawabmu. Kesehatanmu pulalah yang akan membawa kebaikan bagimu. Jadi, mendingan itu kentang goreng yang baru kamu beli di McD buat aku aja, ya?

Eh. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 4 Desember 2018 oleh

Tags: foto maternityhaidkistasiklus menstruasi tidak teratursusah hamil
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Berhubungan Seks saat Haid, pahami manfaat dan risikonya
Kesehatan

Jangan Asal Berhubungan Seks Saat Haid, Pahami Risiko dan Manfaatnya

27 Desember 2022
Rudi Supriyadi, generasi ke-5 Jamu Ginggang
Liputan

Jamu Ginggang Pakualaman, 5 Generasi Menjaga Tradisi

7 Maret 2021
Datang Bulan MOJOK.CO
Penjaskes

Datang Bulan “Dibenci”, Tapi Tetap Dinanti Ladies Itu Seperti Jalangkung

3 Maret 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Kerja di Jakarta, Purwokerto, KRL.MOJOK.CO

Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

13 Maret 2026
merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026
Belajar Tentang Sejarah Ekonomi Komunis China dari Duanju, Drama Vertikal yang Nagih MOJOK.CO

Belajar Sejarah Ekonomi Komunis China Lewat Kamerad Chang dan Duanju yang Bikin Nagih

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.