MOJOK.COTidak lagi shio, zodiak atau golongan darah, barnum effect melanda dalam arti nama saya di Instagram.

Sejak beberapa hari yang lalu, Instagram Story saya ramai dengan repost teman-teman saya dari akun-akun semacam, @artinamasaya, @meaningofmynames ataupun @artinamaku.id. Akun-akun tersebut sebetulnya sama. Sama-sama memberikan deskripsi ‘kebaikan’ untuk satu kata dari nama seseorang. Sayangnya, tidak satu pun satu kata dari nama saya, didekripsikan oleh mereka. Kalau sudah begini, boleh lah saya sedikit bersombong ria, bahwa nama yang diberikan oleh orang tua saya ini tidak ‘se-pasaran’ itu.

Perkara arti nama ini, sebetulnya tidak jauh berbeda dengan ramalan zodiak, shio, dan golongan darah yang memunculkan sebuah barnum effect pada kehidupan kita. Barnum effect ini, akan memunculkan kepecayaan seseorang terhadap gambaran yang diberikan orang lain kepada dirinya sendiri, memanglah tepat dan hanya berlaku khusus untuk dirinya sendiri. Padahal, sesungguhnya, deskripsi yang diberikan tersebut berlaku umum dan dapat terjadi pada semua orang.

Ehm, tidak salah-salah banget juga sih, untuk mempercayai deskripsi kebaikan yang diberikan oleh orang lain itu. Pasalnya, bagaimanapun juga, ini bakal memberikan sebuah kepercayaan pada diri sendiri. Serta tidak mudah merasa kecil hati dan rendah diri, sebab kalau dari deskripsinya sih, diri kita menyimpan banyak potensi positif yang bermanfaat.

Lantas mengenai nge-share arti nama diri sendiri itu, ada dua kemungkinan alasan seseorang melakukannya—meski sudah berusia tidak lagi dapat dikatakan remaja. Iya, sorry to say, nebak-nebak karakter diri sendiri dari sekelumit identitas diri kan, biasanya dilakukan oleh para remaja, yang sedang mengidentifikasi tentang identitas dirinya.

Nah, kemungkinan alasan seseorang memilih me-repost di Instagram Story arti nama tersebut, antara lain,

Pertama, memang benar-benar haqqul yaqin percaya penuh pada deskripsi arti nama kita yang diberikan oleh si content writer di balik akun tersebut. Sehingga, ia memilih untuk me-repost nya, di share di sosial medianya untuk menarik perhatian. Bisa jadi menarik perhatian teman-temannya supaya mengenal dirinya lebih dalam dan lebih dalam lagi, ataupun menarik perhatian salah seorang gebetan.

Dengan nge-share arti nama tersebut, ini dapat dijadikan semacam kode untuk memberikan penjelasan tentang kepribadiannya, tanpa perlu ia menjelaskan apa-apa. Ketika ia tahu, bahwa si doi melihat postingannya, tentu saja sebuah mission complete. Bagaimana? Hal remeh semacam ini, dapat menjadi salah satu alternatif cara pengenalan diri yang mantap, kan?

Kedua, sesungguhnya seseorang yang nge-share deskripsi arti nama ini, paham betul bahwa hal ini bukanlah sesuatu yang dapat dipercaya begitu saja. Banyak propaganda si content writer di dalamnya, yang hanya menginginkan postingannya mendapatkan engagement yang kece. Sehingga, akan memudahkan untuk mendapatkan endorsement untuk kemakmuran dan kehidupan masa depan si content writer.

Jadi, dia memilih untuk nge-share deskripsi arti namanya tersebut, hanya untuk bersenang-senang dan ngikutin tren yang lagi banyak dilakukan saja.

Ya, kehidupan semakin berkembang, maka kepercayaan kita terhadap hal-hal semacam ‘ramalan’ pun juga semakin berkembang. Jika sebelumnya, yang dijadikan gambaran mengenai kepribadian kita perihal shio, zodiak, serta golongan darah. Kini, perihal arti nama kita.

Untuk arti nama kita tersebut, beberapa diantaranya sebetulnya mereka ambil dari Al-Qur’an maupun Al-Kitab. Lalu, dideskripsikan sedemikan rupa, memperlihatkan sikap-sikap positif yang kelihatannya hanya tentang kita. Tentu saja, bagaimana bisa, kita tidak tertarik dan tidak ada keinginan untuk nge-share—apalagi kalau itu bagus untuk sebuah pencitraan? Pokoknya, semua orang harus tahu tentang sisi baik dan kekuatan dari dalam diri kita.

Siapa tahu, ada HRD nggak sengaja ngelihat Instagram Story kita, njuk langsung pengin nge-rekrut kita sebagai pegawainya, atau justru mantunya. Kan jadi enak, ya~

Nah, kira-kira kalau dengan arti nama ini kita-kita sudah merasa bosan, lantas akan berganti dengan apa, ya? Akan suatu saat nanti bakal ada seorang content writer yang melihat kepribadian dari merek kendaraan, kah? Ehm, terus kalau memang tidak punya kendaraan, bisa lah di-cocokologi dengan kepribadian dari kendaraan umum yang sering digunakan.

Atau selain itu, bisa juga melihat kepribadian dari merek smartphone atau nomor rumah kita. Namun, sepertinya kalalu nomor rumah mungkin bakal lebih ribet kali, ya. Pasalnya, nomor-nomor rumah sekarang juga melibatkan perpaduan huruf dan angka. Jadi, untuk si content writer, bakal bekerja dengan lebih keras lagi untuk mendapatkan endorsement lebih banyak lagi.

Oh ya, sebetulnya, akun yang mendekripsikan arti nama ini, juga punya manfaat yang lain loh. Jadi, jika suatu saat nanti kamu mau punya anak, dan bingung mau ngasih nama apa, kamu bisa cek ke akun semacam ini dulu, sebelum kamu ngecek di buku nama-nama bayi—yang banyak dijual itu.

Untuk apa? Kegiatan ini untuk mengecek, nama-nama apa saja yang pasaran sering digunakan oleh masyarakat. Nah, kalau memang kamu orangnya suka yang mainstream, nama-nama dalam akun tersebut tentu dapat dijadikan gambaran nama yang bakal diberikan pada anakmu nanti. Namun, jika kamu adalah tipe orang tua yang cenderung antimainstream, ya sudah, nggak usah pakai nama-nama dalam akun tersebut sebagai nama anakmu. Gitu.

Sesungguhnya, meskipun kita sering merasa sok ‘nggak level’ dengan ilmu cocokologi, namun bagaimanapun juga, dia selalu memunculkan barnum effect antara kita yang bikin bahagia.

Loading...



No more articles