Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Nggak Cuma Bikin Tahan Lama, Tisu Magic Diklaim Bisa Jadi Obat Pereda Nyeri

Redaksi oleh Redaksi
11 Juli 2019
A A
Tisu Magic Diklaim Jadi Pereda Nyeri MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selain untuk meningkatkan peforma lelaki saat bercinta, tisu magic disebut-sebut bisa jadi obat pereda nyeri. Hmmm, yang betul?

Baru-baru ini ramai pemberitaan soal Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, yang mengamankan 23 koper calon haji di Asrama Haji Surabaya. Koper-koper tersebut disita karena tidak berisi pakaian. Koper tersebut malah penuh berisi rokok dan obat tradisional, termasuk tisu magic.

Sudah pernah dengar soal tisu magic, kan?

Sebagaimana diketahui, tisu ini merupakan sejenis tisu basah yang dianggap memiliki beberapa manfaat terutama berkaitan dengan aktivitas seksual. Banyak yang mempercayai kalau tisu ini dapat membuat lelaki berereksi lebih lama—sehingga dapat melakukan hubungan seksual lebih lama juga.

Tisu ini dijual bebas. Bahkan dapat dengan mudah ditemukan di berbagai minimarket. Ternyata, selain memiliki manfaat untuk meningkatkan peforma bercinta. Tisu magic ini disebut-sebut juga memiliki manfaat lainnya.

Manfaat lain dari tisu magic, ia dianggap dapat digunakan untuk perawatan luka bakar. Katanya sih, setelah dikasih tisu ini, rasa sakit pada luka bakar tersebut bisa berkurang. Akan tetapi, hal ini ditentangan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, dr I Gusti Nyoman Darma Putra.

Beliau menyebutkan kalau tisu ini sebetulnya tidak cocok kalau digunakan untuk membersihkan luka. Perasaan lebih baik setelah menggunakannya itu sebetulnya karena tisu ini memunculkan sensasi mati rasa. Jadi, hanya bikin mati rasa. Tapi, karena dia nggak punya kandungan untuk membunuh kuman, tentu nggak tepat kalau digunakan untuk membersihkan luka.

Munculnya sensasi mati rasa tersebut dikarenakan tisu magic punya efek anastesi lokal yang berfungsi seperti obat bius, karena ia mengandung benzokain. Sementara cara kerja benzokain ini sendiri menghambat sinyal saraf di dalam tubuh. Hal inilah yang kemudian membuat bagian tubuh seseorang yang sudah terolesinya akan merasa kebas.

Meskipun tidak baik untuk perawatan luka, tapi menjadi wajar-wajar saja kalau tisu magic ini dimanfaatkan untuk meredakan nyeri. Karena dia memang bisa menjadi obat bius lokal. Meski biasanya, dokter memberikan benzokain hanya sebelum menjahit luka operasi ataupun saat melakukan sunat.

Walaupun dianggap dapat meredakan nyeri, tapi nyeri yang dapat diredakan oleh tisu magic ini hanyalah nyeri yang ringan saja. Pasalnya, kandungan benzokain-nya tidak terlalu tinggi. Sehingga, untuk menetralisir sakit atau nyeri dari dalam, tidak terlalu dapat berpengaruh. Jadi, dia hanya sanggup membantu rasa sakit yang ada di lapisan kulit terluar saja.

Oleh karena itu, meski disebut-sebut dapat membantu meredakan nyeri, bukan berarti malah terlalu mengandalkan tisu ini ketika merasa ada yang nyeri dalam tubuh kita. Kalau memang kondisi rasa nyerinya sudah sangat kuat atau nggak diketahui jelas penyebabnya, langsung aja datang ke dokter. Biar betul-betul tahu sumber masalahnya. Bukannya apa-apa malah sok-sokan mengandalkan tisu magic doang.

Akan tetapi, ketimbang digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri. Sepertinya kemampuan tisu ini memang lebih difokuskan untuk membuat ereksi bertahan lebih lama. Meskipun fyi aja, kandungan dalam tisu magic tersebut juga dapat mematikan atau bahkan melemahkan rasa nikmat pada penis saat berhubungan seksual, sih~(A/L)

Terakhir diperbarui pada 5 September 2019 oleh

Tags: bercintaberhubungan seksjamaah hajipereda nyeritisu magic
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

menentukan ukuran kondom. MOJOK.CO
Kesehatan

Panduan Menentukan Ukuran Kondom dan Jenisnya, Salah Pilih Bisa Berakibat Fatal

17 September 2023
biaya haji 2023 mojok.co
Kilas

Biaya Haji 2023 Naik, Jamaah Diminta Tak Kaget

9 Desember 2022
resesi seks mojok.co
Kesehatan

Mengenal Resesi Seks yang Melanda Korea Selatan

29 November 2022
Tragedi Karet Gelang yang Jadi Bukti Hebatnya Jamaah Haji Indonesia
Khotbah

Tragedi Karet Gelang yang Jadi Bukti Hebatnya Jamaah Haji Indonesia

6 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika MOJOK.CO

Ini Bukan Perkara Sunni vs Syiah, PKI Belapati dengan Iran karena Senasib sebagai Negeri Anti-imperialisme Amerika

11 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026
Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran

Saya Tak Sudi Mudik dengan Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.