Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Tidak Ada Jalan Lurus di Jalur Bus Flores-Mataram

Goyangan pak sopir sudah membantu kita tetap awas. Tak ada lurus-lurusan. Semua trek dari Flores sampai Mataram adalah tikungan.

M. Faizi oleh M. Faizi
31 Juli 2023
A A
Tidak Ada Jalan Lurus di Jalur Bus Flores Mataram MOJOK.CO

Ilustrasi Tidak Ada Jalan Lurus di Jalur Bus Flores Mataram. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Naik bus dari Flores menuju Mataram, saya mencatat banyak hal menarik. Salah satunya adalah tidak ada jalan lurus di sini! Kelok semua!

Jauh-jauh hari, sebelum menjajal bus dari Larantuka ke Ende, saya sudah mencari data-data tentang macam apa saja angkutan umum di sana. Semua tergambar dalam imajinasi, tapi ternyata berbeda dengan kenyataannya. Jika sebelum itu yang tercium adalah aroma pengap dan dekil, eh, ternyata tidak begitu sama sekali. 

Rute Timor dari Flores sampai Mataram ini merupakan lanjutan catatan perjalanan saya setelah rute Celebes. Tentu saja, semua cerita perjalanan di rute-rute Nusantara itu (minus Papua) saya tulis, saya catat, dengan maksud ingin disumbangkan ke pihak Kemenhub (jika belum tahu, tapi seharusnya lebih tahu) perihal bolong-bolong pada rute angkutan umum di tanah air. Sebab, setahu saya, ketersediaan dan kenyamanan angkutan umum adalah ciri utama negara maju. Indikatornya tidak diukur berdasarkan banyaknya mobil mewah di ibu kotanya.

Awal perjalanan dari Flores menuju Mataram

Saya memulai perjalanan dari kota ujung timur Flores, Larantuka. Kala itu, medio 2022, saya datang pagi sekali ke sana (karena malam harinya nginep di pulau tetangga, Adonara) dengan cara numpang kapal terpagi, di luar jadwal, dari pelabuhan Tobalito. 

Risikonya, saya dan beberapa orang yang punya maksud sama harus membayar karcis Rp50.000. Padahal, mestinya, cuma separuh dari itu jika saya menyeberang pada jam-jam sibuknya, pukul 08.00.

Kenapa harus pagi banget? Supaya saya dapat kursi terdepan di bus untuk perjalanan dari Flores sampai Mataram ini. Ternyata, ingin cuma tinggal ingin, tak semudah membuat 1.000 candi dalam semalam. Saya gagal. Tempat terdepan hanyalah untuk pastor dan suster. 

Rakyat biasa baru boleh duduk di situ jika mereka tidak menumpang. Kaget yang kedua adalah angkutan yang langsung ke Ende hanya ada pada jam pagi. Sisanya adalah rute pendek, yaitu ke Maumere saja. Untung tidak telat, jika sampai terlambat, saya harus bermalam di sana.

Baca halaman selanjutnya

Kondisi di dalam bus dari Flores sampai Mataram…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 31 Juli 2023 oleh

Tags: BimabusfloresIndonesia TimurLabuan BajomataramNusa Tenggara Timur
M. Faizi

M. Faizi

Aktivis tahlilan dalam kampung hingga antarkota antar-provinsi. Menyukai perjalanan naik bus dan menuliskan catatan perjalanannya. Menulis buku dan lagu berbagai genre, fingerstylist tapi takut kamera, banyak suka terhadap barang-barang lawas, terutama Colt T120

Artikel Terkait

Mudik Lebaran dengan pesawat
Urban

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Bus patas Haryanto rute Jogja - Kudus beri suasana batin muram dan sendu gara-gara lagu-lagu 2000-an yang ingatkan masa lalu MOJOK.CO
Sehari-hari

Naik Bus Haryanto Jogja – Kudus Campur Aduk, Batin Seketika Muram dan Sendu karena Suasana dalam Bus Sepanjang Jalan

9 Maret 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO
Ragam

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
jogjarockarta.MOJOK.CO
Hiburan

Mataram Is Rock, Persaudaraan Jogja-Solo di Panggung Musik Keras

3 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan Mojok.co

Sulitnya Jadi Penjual Gudeg, Susah-susah Siapkan Makanan Khas Jogja Berujung Dapat Celaan Wisatawan

15 Maret 2026
Jadi gembel di perantauan tapi berlagak tajir pas pulang kampung. Siasat pura-pura baik-baik saja agar orang tua tidak kepikiran MOJOK.CO

Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

19 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Stasiun Pasar Senen Jakarta Pusat merampas senyum perantau asal Jogja MOJOK.CO

Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

15 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.