Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Setelah Tidak Pernah Naik Bus, kini Saya Menyesal Mencoba Naik Sleeper Bus Sinar Jaya Suite Class

Isidorus Rio Turangga Budi Satria oleh Isidorus Rio Turangga Budi Satria
14 Mei 2025
A A
Sinar Jaya Suite Class, Sleeper Bus yang Bikin Saya Menyesal MOJOK.CO

Ilustrasi Sinar Jaya Suite Class, Sleeper Bus yang Bikin Saya Menyesal. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Saya jadi agak menyesal naik sleeper bus Sinar Jaya Suite Class. Menyesal karena kenapa nggak nyobain sleeper bus dari dulu. Hehehe.

Jujur saja, saya dan bus adalah dua kombinasi yang nyaris mustahil. Saya sangat tidak menyukai bus. Bau diesel adalah alasan utamanya. Dan kemudian, alasan-alasan klise lainnya seperti potensi macet, kursi yang gak nyaman, dan jarak tempuh yang lama menjadi alasan selanjutnya.

Iklan

Bahkan ketika era bus menuju ke level yang makin premium, saya malas untuk mencoba. Tapi, semua berubah di long weekend pekan kemarin. 

Akhir pekan kemarin, saya mudik ke Madiun. Ketika hendak balik Jakarta, ternyata saya kehabisan tiket kereta api. Malas ribet mencari alternatif lain untuk balik ke Jakarta, saya memutuskan membeli tiket sleeper bus. 

Saat membeli tiket, saya nyaris tanpa ekspektasi. Melihat harganya “cuma” Rp395 ribu, saya pikir, ini murah juga. Apalagi kalau membandingkan tiket kereta eksekutif dari dari Madiun ke Jakarta. Singkat cerita, datanglah hari itu.

Kali pertama naik Sinar Jaya Suite Class

Minggu (11/5) malam, saya ke Terminal Purbaya di Madiun. Ketika bus datang, saya masih tanpa ekspektasi. 

Btw, saya naik PO Sinar Jaya Suite Class yang sleeper bus. Sekilas dari luar, ya kayak bus biasa pada umumnya. Masih bau diesel, tentu saja, yang bikin saya mual. Saya dan diesel memang bukan kombinasi yang paten. Tapi ketika pertama menginjakkan kaki ke dalam bus… njir, jujur saya terpukau.

Belum-belum, saya udah disuruh copot sepatu hahaha. Kayak masuk masjid, pikir saya. Mohon maaf, maafkan kalau saya norak karena ini memang pertama kali saya naik sleeper bus dengan brand Sinar Jaya.

Akhirnya, saya melepas sepatu dan memasukkannya ke tas kresek. Saya membawa kresek berisi sepatu itu ke kursi pesanan saya. Entah kenapa ini pengalaman yang menarik untuk saya. Baru kali ini saya naik transportasi publik dan disuruh nyopot sepatu. Persis kayak masuk masjid. Keren.

Bus yang nyaman banget

Ketika berjalan menyusuri lorong Sinar Jaya, saya kembali terpukau. Berjejer deretan kursi berbentuk sleeper yang terlihat empuk dan nyaman. Saya sengaja pilih posisi atas, yang belakangan sedikit saya sesali karena pas kebelet kencing, turunnya mager bener ke bawah. 

Tapi jujur, seat sistem di sleeper bus Sinar Jaya ini nyaman sekali. Untuk pria penyendiri nan maskulin, punya space kecil yang nyaman adalah kemewahan. Belum lagi saya juga dapat jendela yang cukup lega melihat ke luar plus bantal kecil yang cukup empuk di kepala.

Geser ke kursi Sinar Jaya, well, saya suka sekali secara umum. Reclining seat yang meski nggak sepenuhnya rebahan, tapi cukup nyaman buat direbahkan ke belakang dan bikin badan rileks. 

Sekilas memang agak terlihat sempit, tapi bisa saya toleransi karena barang bawaan saya nggak banyak. Plus ada semacam mini tablet di masing-masing kursi yang bikin saya bisa nonton YouTube. Meski dengan kuota internet pribadi. Mungkin kalau kawan-kawan ada info sleeper bus yang full WiFi, tolong saya diinfoin, ya.

Baca halaman selanjutnya: Bus yang, ternyata, sangat menyenangkan.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 14 Mei 2025 oleh

Tags: harga tiket Sinar Jaya Suite ClassJuragan99PO Sinar Jaya Suite Classsinar jayaSinar Jaya rute madiun jakartaSinar Jaya Suite Classsleeper bus Juragan99sleeper Sinar Jaya
Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Dulu nulis bola. Sekarang nulis tekno.

Artikel Terkait

Sinar Jaya, Sleeper Bus Saksi Gagal Menikahi Mantan MOJOK.CO
Otomojok

Sleeper Bus Sinar Jaya Sukses Membangkitkan Kenangan Pahit Setelah Saya Gagal Menikahi Mantan

20 Maret 2024
Sinar Jaya Sarang Maling Laptop dan Handphone MOJOK.CO
Otomojok

Sinar Jaya Sarang Maling Laptop dan Handphone. Benarkah Demikian?

28 Juli 2023
Alasan Bus Sinar Jaya Kuasai Jalur Ngapak dari Era 1990-an hingga Sekarang. MOJOK.CO
Kilas

Alasan Bus Sinar Jaya Kuasai Jalur Ngapak dari Era 1990-an hingga Sekarang

25 Juli 2023
Alasan Sinar Jaya Gunakan Karoseri Laksana dengan Interior Mewah yang Manjakan Penumpang. MOJOK.CO
Kilas

Alasan Sinar Jaya Gunakan Karoseri Laksana dengan Interior Mewah yang Manjakan Penumpang

20 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kebun sayur di kota jogja.MOJOK.CO

Cara Warga Wirobrajan Hadapi Keterbatasan Lahan: Mengubah Tembok Kampung Menjadi Kebun Sayur

8 Juli 2026
Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah MOJOK.CO

Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah

8 Juli 2026
Setiabudi Jakarta Selatan, Work Life Balance.MOJOK.CO

Kawasan Setiabudi Strategis buat Ngekos, tapi Menyimpan Masalah yang Menyiksa Perantau Gen Z Jakarta

7 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Orang tua, ibu.MOJOK.CO

Sulitnya Menjadi Ibu Muda Tanpa Cela di Ibu Kota: Parenting Dituntut Sempurna, tapi Sudah Digempur Stres Kerja

10 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.