Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Pengalaman Pahit Membeli Motor Bekas Rekomendasi Mertua

Banyak hikmah yang bisa saya petik dari pengalaman pahit ini. Salah satunya adalah jangan memelihara rasa tidak enakan jika itu tidak baik buat kita.

Balkis Aminallah Nurul Mivtakh oleh Balkis Aminallah Nurul Mivtakh
27 Februari 2023
A A
Pengalaman Pahit Membeli Motor Bekas Rekomendasi Mertua MOJOK.CO

Ilustrasi Pengalaman Pahit Membeli Motor Bekas. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sebelum membeli motor bekas, sebaiknya kita mempunyai sedikit ilmu soal otomotif atau mengajak orang yang paham, deh.

Membeli motor bekas merupakan salah satu pilihan bijak ketika kamu tidak mempunyai spare money. Sementara itu, kebutuhan akan kendaraan sedang mendesak. Namun, keputusan ini bisa menjadi masalah ketika kamu tidak jeli atau gegabah. 

Pasalnya, terkadang, kita tidak tahu “masa lalu” dari motor tersebut. Misalnya, motor tersebut sudah pernah menjadi korban banjir, kecelakaan, sampai sangat jarang diservis. Jangan sampai kamu ikut merasakan pengalaman pahit saya.

Ketika saya membutuhkan motor bekas

Saya pernah sangat membutuhkan kendaraan pada 2017 tapi belum bisa membeli motor baru. Setelah menggali informasi, saya mendapatkan saran dari mertua untuk menengok motor bekas di sebuah dealer di pinggiran kota. Yah, disebut dealer sih sebenarnya nggak tepat juga.

Saat itu saya sangat awam mengenai motor dan tidak pernah membelinya secara pribadi. Oleh sebab itu, saya minta suami untuk melihat motor di dealer yang disarankan oleh orang tuanya.

Namun, kebetulan, suami saya juga awam soal motor bekas dan dia sedang sangat sibuk. Makanya, suami saya meminta tolong mencarikan informasi motor yang dimaksud oleh mertua saya. Tak seberapa lama, mertua saya datang ke rumah dan mengatakan sudah memberikan rekomendasi satu unit motor keluaran 2013. 

Mencoba motor bekas yang akan kami beli

Hari itu tepat hari Sabtu, di mana saya dan suami sama-sama libur kerja. Tanpa pikir panjang, kami pergi ke dealer tersebut. Sesampainya di sana, kami langsung bertemu dengan pemilik, sebut saja namanya Pak R. 

Saat itu, Pak R mengatakan bahwa dia sudah tahu bahwa kami yang akan membeli motor keluaran 2013. Sebelumnya, Pak R dan mertua saya sudah mencapai kesepakatan. Oleh sebab itu, kami bisa langsung mencoba motor yang dimaksud sebelum membayar maharnya.

Kami mencoba untuk mengendarainya di lapangan dekat dealer. Suami saya mencoba terlebih dahulu dengan berkeliling lapangan. Setelah itu, dia bilang, “Ya motornya sudah pas. Coba sekarang kamu pakai, Dek.” Saya, yang saat itu sedang menggendong bayi berusia enam bulan sebetulnya ragu.

Namun, suami meyakinkan saya untuk mau mencoba motor itu. Katanya, motor ini akan saya pakai mengantar anak ke daycare, sekaligus menuju ke tempat kerja.

Keraguan yang menjadi kenyataan

Penjelasan suami memang masuk akal dan saya memberanikan diri mencoba. Sebetulnya saya belum sangat fasih mengendarai motor. Oleh sebab itu, saya agak oleng ketika mencobanya, apalagi sambil menggendong bayi. Sebuah aksi yang sungguh jauh dari kata aman.

Saya merasakan bahwa rem motor bekas itu sangat tidak maksimal. Saya bahkan harus menghentikan laju motor dengan bantuan kaki. Suami saya lantas bertanya:

“Bagaimana? Cocok?” 

Saya, yang waktu itu masih polos, menjawab, “Manut mawon.” 

Iklan

Saat itu, saya bingung bagaimana cara menjelaskan kondisi motor itu ke suami. Namun, saya sudah feeling kalau motor ini berbahaya. Hanya, saya tidak enak hati kepada suami dan mertua. 

Selesai mencoba motor bekas itu, suami langsung membayar maharnya, tanpa melihat keadaan ban, rem, mesin, dan lain sebagainya. Pemilik dealer juga tidak menjelaskan keadaan motor bekas yang dia jual. Baginya, yang penting motor bekas dia laku terjual.

Baca halaman selanjutnya

Membeli seharga motor baru…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2023 oleh

Tags: bengkel motor bekasMotor Bekasrekomendasi motor bekasservis motortips membeli motor bekastips servis motor
Balkis Aminallah Nurul Mivtakh

Balkis Aminallah Nurul Mivtakh

Teliti sebelum membeli.

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO
Otomojok

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Yamaha Grand Filano lebih cocok untuk jarak jauh daripada BeAT. MOJOK.CO
Sehari-hari

Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT

26 Februari 2026
Vario 125 dan Suzuki Spin 125 Bikin Anakku Jadi Lebih Sabar MOJOK.CO
Otomojok

Dari Vario 125 ke Suzuki Spin 125: Misi Seorang Ayah Cari Motor Seken untuk Anak Bujang Magang di Lombok

21 Juli 2025
Vega R 2007 tak cocok untuk pergi dari Surabaya ke Mojokerto. MOJOK.CO
Catatan

Nekat Motoran dari Surabaya ke Mojokerto dengan Vega R 2007 Milik Ayah, Nyaris Terjebak di Area Hutan karena Awam Berkendara

7 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita anak magang atau PKL SMK: diperlakukan sebagai pekerja penuh waktu hingga ikut lembur dan dibentak-bentak MOJOK.CO

Magang SMK Tak Dibayar tapi Jadi Tenaga Kerja Serabutan, Ikut Lembur hingga Dibentak-bentak kalau Ada Kesalahan

9 Juli 2026
Dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum, Najwa Shihab berpesan pada para mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus agar terus menulis (esai) apapun profesinya MOJOK.CO

Pesan untuk Gen Z: Menulislah Apapun Kelak Profesinya, Tak Lupa Akar di Manapun Posisinya

7 Juli 2026
Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah MOJOK.CO

Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah

8 Juli 2026
Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.