Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Honda Vario 125 New Pemberian Ibu yang Terlalu Mirip Vario 150 Kini Menenami Perjalanan Saya PP Temanggung-Jogja dalam Waktu 1,5 Jam

Khoirul Atfifudin oleh Khoirul Atfifudin
14 Juni 2024
A A
Honda Vario 125 New Pemberian Ibu yang Sering Dikira Vario 150 MOJOK.CO

Ilustrasi Honda Vario 125 New Pemberian Ibu yang Sering Dikira Vario 150. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Banyak orang sering mengira ini Vario 150

Banyak orang mengira saya membeli Vario 150. Secara bodi, model Honda Vario 125 varian terbaru memang sama persis dengan Vario 150. Saya tidak menemukan perbedaan yang signifikan. Mungkin hanya berbeda ada pada emblem di samping bodi.

Terlebih lagi warna merah adalah warna terbaru Honda Vario 125 varian terbaru. Sebelumnya model ini, ada yang berwarna hitam, putih, dan biru. Seian itu, bedanya adalah Vario 150 tidak banyak stiker yang menempel.

Ketika memakai motor dalam waktu beberapa minggu ini, saya merasa butuh penyesuaian. Lantaran secara bodi seperti agak kurang nyaman di bagian lutut. Belum lagi beberapa orang yang kadang saya boncengkan, mengatakan motor ini terlalu tinggi.

Butuh penyesuaian menggunakan Honda Vario 125 New

Untuk mesinnya sendiri, dulu pernah sesekali saya mencoba memakai Vario 150 milik teman. Tapi, dari segi mesin, saya menilai motor itu sedikit kasar. Saya kira awalnya karena faktor usia. Tapi ternyata hal itu ternyata saya temukan juga pada Honda Vario 125 yang baru datang. Mesinnya juga sedikit kasar.

Tidak berhenti di mesin, perbedaan yang saya temukan dengan motor Vario 110 adalah bahan bakarnya. Dari segi bahan bakar, Honda Vario 125 ini terbilang sedikit lebih boros. Biasanya, dalam seminggu, saya hanya mengeluarkan uang Rp50.000 untuk BBM ketika PP Temanggung-Jogja dan PP kantor-kontrakan. 

Sedangkan di Honda Vario 125 ini, saya kira-kira butuh Rp70 sampai Rp80 ribu untuk beli BBM dalam seminggu, dengan jarak tempuh yang sama. Mungkin karena tangki Vario 125 lebih besar atau memang benar adanya bahwa motor ini lebih boros. 

Tapi semua itu saya kira persoalan minor. Sekali lagi, saya hanya butuh waktu penyesuaian saja. Sudah semestinya saya bersyukur karena mendapat motor baru. 

Yah setidaknya, dengan motor ini, saya bisa lebih efisien dan efektif dalam menempuh perjalanan. Biasanya, saya jalan ke Temanggung-Jogja atau sebaliknya butuh waktu 2 jam menggunakan Vario 110. Berbeda dengan Honda Vario 125 cc yang hanya butuh waktu 1,5 saja.

Penulis: Khoirul Atfifudin

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Honda Vario 125 2013, Motor yang Nggak Saya Sesali Pembeliannya dan pengalaman menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 14 Juni 2024 oleh

Tags: hondaHonda Vario 125Honda Vario 125 newhonda vario 150Motor Hondamotor variovario 110Vario 125Vario 150
Khoirul Atfifudin

Khoirul Atfifudin

Penyuka musik dan tertarik menulis.

Artikel Terkait

Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO
Otomojok

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Supra X 125, Motor Honda yang Menderita dan Nggak Masuk Akal MOJOK.CO
Otomojok

Supra X 125 Adalah Motor Honda Penuh Penderitaan dan Nggak Masuk Akal, tapi Menjadi Motor Paling Memahami Derita Keluarga Muda

14 April 2026
Di umur 30 cuma punya motor Honda Supra X 125 kepala geter. Dihina tapi jadi motor tangguh yang bisa bahagiakan orang tua MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia

8 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO
Otomojok

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ancaman "Indomi" bagi Generasi Muda Minang: Ketika Inyiak Berubah Jadi Opa dan Oma MOJOK.CO

Ancaman “Indomi” bagi Generasi Muda Minang: Ketika Inyiak Berubah Jadi Opa dan Oma

4 Mei 2026
Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis MOJOK.CO

Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis

5 Mei 2026
Zero post di Instagram cara hidup tenang Gen Z. MOJOK.CO

Gen Z Lebih Tenang Tanpa Feed Instagram (Zero Post), Aslinya Bukan Misterius Cuma Capek Mengejar Validasi dan Ingin Melindungi Diri

7 Mei 2026
Beasiswa MEXT U to U di Jepang lebih menguntungkan daripada LPDP. MOJOK.CO

Tolak Daftar LPDP untuk Kuliah di LN karena Beasiswa MEXT U to U di Jepang Lebih Menguntungkan, Tak Menuntut Kontribusi Balik

6 Mei 2026
WHV di Australia ternyata berat. MOJOK.CO

Kerja Mati-matian di Australia, Tabungan Sampai Setengah Miliar tapi Nggak Bisa Dinikmati dan Terpaksa Pulang usai Kena Mental

4 Mei 2026
Penumpang KRL Jakarta lebih manusiawi dibanding penumpang KRL/Commuter Line Jogja

KRL Jakarta Memang Bikin Stres, tapi Kelakuan Penumpangnya Masih Lebih Manusiawi daripada KRL Jogja

4 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.