Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Cititrans Travel Terbaik yang Membuat Penumpangnya seperti Naik Innova dan Alphard, Sukses Besar Setelah Diakuisisi Blue Bird

Reyhan Apriathama oleh Reyhan Apriathama
12 Januari 2024
A A
Cititrans Milik Blue Bird: Travel Terbaik dan Termewah di Indonesia MOJOK.CO

Ilustrasi Cititrans Milik Blue Bird: Travel Terbaik dan Termewah di Indonesia. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Bukan cuma taksi, Blue Bird juga sukses dan berhasil mengakuisisi Cititrans, travel terbaik di Indonesia. Rasanya kayak naik Innova dan Alphard.

Kalau kilas balik, jasa travel sudah ada dan menjamur sejak lama. Bahkan jauh sebelum adanya ruas Tol Cipularang yang mengawali masa keemasan dari tersebut. Pasti kamu tahu apa itu travel 4848 yang sangat fenomenal di wilayah Priangan dan kini berubah bentuk bisnis hanya melayani jasa logistik saja.

Tak sampai situ, kamu juga pasti mengenal travel Cipaganti. Sebuah travel yang sempat masyhur, sebelum pailit akibat salah mengambil keputusan bisnis, yang sangat fatal pada 2014 silam. 

Dari berbagai pilihan travel relasi Jakarta-Bandung, ada beberapa yang masih bertahan sejak awal keberadaan Tol Cipularang, salah satunya Cititrans. Berusia 19 tahun di 2024, Cititrans boleh dikatakan sebagai salah satu peace of mind dari sebuah kendaraan travel Jakarta-Bandung sejak lama.

Bukan sekadar isapan jempol belaka, bahkan saya berani bilang Cititrans adalah travel terbaik yang pernah saya naiki. Apa sih keistimewaan Cititrans? Emang boleh travel senyaman dan seaman ini?

Kepemilikan Cititrans oleh BlueBird adalah Kunci 

Hadir sejak 2005 silam, siapa sangka bila Cititrans resmi diakuisisi secara bertahap oleh Blue Bird Group sejak 2019. Perlu diketahui, Blue Bird dikenal sebagai salah satu raja transportasi terkuat di Indonesia. Selain taksi, transportasi dalam bentuk B2B hingga logistik mereka kuasai.

Dari Cititrans, Blue Bird menangkap peluang bahwa diversifikasi B2C adalah kunci dalam memastikan profitabilitas berkelanjutan di luar jasa taksi yang terkenal sejak 51 tahun silam. Kepemilikan ini tidak hanya dari aspek perusahaan saja, melainkan juga SOP dan nilai-nilai yang dijunjung taksi biru ini juga diterapkan. Budaya sopan, sapa, santun, pengendaraan terbaik dan nyaman menjadi salah satu peace of mind tersendiri bagi Cititrans. 

Armada yang andal dan nyaman 

Cititrans sejak dulu dikenal memiliki armada yang sangat andal dan nyaman. Bahkan ia sempat menggunakan Mercedes Sprinter untuk layanan premium. Sudah seperti menaiki sebuah bus mewah, namun armada tersebut tidak laris karena minimnya okupansi. 

Meski sudah tak dilengkapi oleh Mercedes Sprinter, namun travel besutan Blue Bird ini tetap menggunakan Toyota Hiace. Baik Hiace Commuter maupun Hiace Premio. 

Konfigurasi penumpang dari Cititrans juga dikenal sangat baik dan tidak banyak-banyak amat. Bahkan 1 Hiace hanya untuk 7 orang saja, bayangkan travel lain bisa mencapai 14 penumpang.

Dari 2 jenis Hiace tersebut, kamu bisa memilih untuk menaiki mobil Hiace Commuter yang rasanya kayak naik Innova Reborn. Kamu juga bisa naik Hiace Premio yang sedikit lebih mahal namun punya pengalaman senyaman Alphard. 

Pada setiap armada Cititrans, tersedia kursi empuk dalam bentuk individual seat yang sangat nyaman. Sudah lengkap dengan leg rest hingga kabel USB, sehingga kamu nggak usah kepikiran saat kesulitan mencari colokan listrik. 

Bukan yang paling kencang, tapi paling lincah 

Walau punya standar SOP Blue Bird, siapa sangka jika sopir travel Cititrans tergolong sangatlah lincah. Mereka kalau bawa mobilnya nggak kencang-kencang amat seperti kompetitor lain.

Rasanya sulit jika menilai sopir Cititrans melajukan Hiace mereka dengan sangat kencang melebihi limit kecepatan. Sensor saja sudah bisa berbunyi dengan cepat dan terkoneksi ke command center.

Iklan

Meski tidak kencang, harus diakui jika sopir dari Cititrans cenderung lincah. Bahkan saat berada di bahu jalan, sopir terlihat andal sekaligus responsif. Makanya, walau punya batas kecepatan, mereka tetap tepat waktu.

Contoh, saja saya pernah berangkat pagi buta ke Jakarta dari Bandung Dipatiukur pada pukul 5 pagi. Saya sampai di Jakarta pukul jam 7 pagi, itu saja sudah ditambah dengan sedikit kemacetan Tol Jakarta Cikampek.

Akuisisi membawa berkah

Kepemilikan Cititrans oleh Blue Bird membawa berkah yang sangat amat luar biasa. Pasalnya, Cititrans bisa melakukan ekspansi yang cukup masif seiring pembangunan ruas tol Trans Jawa melalui penambahan rute di wilayah Jawa dan sekitarnya. 

Perluasan ekspansi bisnis juga dilakukan pada rute-rute “gemuk” yang menjadi destinasi kuat para pengusaha travel. Tak hanya Jakarta-Bandung, Cititrans mengepakkan sayapnya ke beberapa kota besar lainnya mulai dari Semarang, Solo, Jogja, Malang, Surabaya, dan Tegal.

Rute-rute tersebut rasanya cukup gemuk, meski frekuensi perjalanannya tidak sebanyak rute Jakarta-Bandung. Namun setidaknya, menjadi sesuatu hal yang menarik dan bisa dinikmati dengan baik. Kapan lagi kamu bisa menikmati perjalanan jauh kelas premium ala BlueBird dengan harga yang cukup kompetitif.

Penulis: Reyhan Apriathama

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA DayTrans Adalah Travel Paling Ajaib: Fasilitas Jelek, Joknya Keras, Berjamur, tapi Malah Terasa Istimewa dan Selalu Penuh Penumpang! Dan pengalaman menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2024 oleh

Tags: Alphardblue birdCititransCititrans Jakarta Bandungharga tiket CititransInnova Rebornpilihan redaksirute Cititranstaksi blue birdtravel Cititranstravel terbaik
Reyhan Apriathama

Reyhan Apriathama

Karyawan gadungan yang suka otomotif dan penggemar Arsenal garis keras.

Artikel Terkait

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang MOJOK.CO
Esai

Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

20 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO
Sehari-hari

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

20 Maret 2026
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana
Edumojok

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

17 Maret 2026
Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar.MOJOK.CO
Lipsus

Rasa Sanga (7): Membaca Ajaran Sunan Kudus dari Sebungkus Garang Asem yang Pedas, Kecut, dan Segar

16 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
burjo atau warmindo bikin rindu anak rantau dari Jogja ke Jakarta. MOJOK.CO

Anak Rantau di Jogja Menyesal ke Jakarta, Tak Ada Burjo atau Warmindo sebagai Penyelamat Karjimut Bertahan Hidup

16 Maret 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik

19 Maret 2026
Kuliner khas Minang, rendang, di rumah makan Padang di Jogja rasanya berubah jadi kuliner Jawa

Nasi Padang Versi Jogja “Aneh” di Lidah, Makan Rendang Tanpa Cita Rasa Gurih dan Asin karena Dominasi Kuliner Manis Jawa

16 Maret 2026
mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.