Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Brio Adalah Mobil Honda Paling Menderita: Sering Dihina Murahan, tapi Sebetulnya Paling Ideal Menjadi Mobil Pertama Bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan

Muhamad Sigit Adji Saputra oleh Muhamad Sigit Adji Saputra
12 Maret 2026
A A
Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah MOJOK.CO

Ilustrasi Brio, Mobil Honda Paling Menderita Sepanjang Sejarah (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Momen ketika anak muda mulai merasa perlu terlihat sedikit lebih stabil

Ada fase ketika anak muda ingin hidupnya terlihat lebih mapan dan stabil. Khususnya setelah bekerja selama beberapa tahun. Dulu, datang ke mana-mana naik motor dengan helm yang catnya mulai pudar masih terasa wajar.

Namun, setelah bekerja, apalagi ketika lingkungan pertemanan terisi orang-orang yang juga sedang berusaha terlihat dewasa, standar itu pelan-pelan berubah. Motor masih cukup, tapi mobil mulai terasa menarik. Bukan selalu karena kebutuhan, melainkan karena memberi kesan hidup sudah punya arah.

Iklan

Di titik itulah nama Honda Brio sering muncul dalam percakapan. Keputusan membeli mobil pertama jarang terjadi secara tiba-tiba. Biasanya ada proses panjang yang cukup dramatis di baliknya.

Awalnya hanya menonton video ulasan mobil di internet. Lalu mulai membuka situs dealer hanya untuk “lihat-lihat”. Setelah itu muncul kebiasaan baru yang cukup berbahaya, yaitu membuka simulasi kredit. Di situ, seseorang mulai bermain dengan angka dan cicilan Honda Brio kok rasanya “aman”.

Bagaimana kalau DP sekian. 

Tenor lima tahun bisa juga.

Cicilannya sekian juta per bulan masih aman.

Di titik tertentu, angka itu mulai terasa tidak terlalu menakutkan.

Apalagi ketika si anak muda ini mulai membandingkan cicilan Honda Brio dengan dengan jumlah uang untuk nongkrong, traveling dadakan, atau membeli hal-hal kecil yang sebenarnya tidak terlalu penting tapi terasa menyenangkan. Dan akhirnya muncul kesimpulan yang sangat khas:

“Kayaknya masih bisa.”

Ketika mobil kecil seperti Honda Brio mulai mengubah cara orang melihat kita

Hal menarik dari memiliki mobil pertama bukan hanya soal transportasi. Ada perubahan sosial kecil yang sering terjadi tanpa kita sadari. Orang yang sebelumnya datang ke acara keluarga naik motor tiba-tiba datang bawa Honda Brio. Reaksi orang-orang biasanya tidak terlalu dramatis.

Tapi kalimat seperti, “Wah sekarang sudah pakai mobil,” sering muncul dengan nada yang setengah kagum, setengah penasaran. Padahal mobilnya kecil. Bahkan kalau parkir di sebelah SUV besar, Honda Brio terlihat seperti anak kecil yang “tersesat” di antara orang dewasa. Bahkan ia kerap dihina. Tapi, simbolnya tetap kuat.

Mobil pertama selalu membawa makna sosial yang bikin bahagia. Kamu tidak bisa mengukur perasaan ini dengan ukuran mesin atau harga kendaraan.

Iklan

Realitas yang datang setelah euforia mobil pertama

Tentu saja ada fase kenyataan yang datang setelah euforia mobil pertama berlalu. Ini fase ketika pemilik mobil mulai benar-benar memahami arti dari kata “biaya operasional”. Ada bensin, servis berkala, pajak kendaraan yang tiba-tiba terasa lebih besar ketika resmi membawa Honda Brio, belum lagi biaya kecil lain yang sering muncul tanpa pemberitahuan.

Tapi menariknya, banyak orang tetap merasa keputusan itu tidak sepenuhnya salah. Karena mobil kecil seperti Honda Brio sering membawa kenyamanan yang sebelumnya tidak dimiliki.

Misalnya, pergi saat hujan tidak lagi menjadi drama. Belanja bulanan tidak lagi harus diangkut dengan teknik logistik tingkat tinggi di atas motor. Dan, perjalanan jauh bersama teman atau keluarga terasa sedikit lebih santai.

Alasan Honda Brio terasa sangat cocok dengan kehidupan anak muda

Jika melihatnya secara objektif, ada beberapa alasan faktual Honda Brio cukup populer di kalangan anak muda. Misal, dimensi Honda Brio itu kecil sehingga tidak terlalu menakutkan bagi pengemudi pemula. Lalu, mesinnya relatif efisien sehingga biaya bahan bakarnya masih bisa ditoleransi oleh gaji pekerja awal karier.

Kita juga tahu kalau biaya perawatannya relatif terjangkau dibandingkan mobil yang lebih besar. Dan sebagai mobil produksi massal dari Honda, ketersediaan suku cadangnya relatif aman. Semua faktor ini membuat Honda Brio terasa seperti pilihan yang cukup aman bagi seseorang yang baru pertama kali masuk ke dunia kepemilikan mobil.

Baca juga: Honda, Bisakah Kamu Jualan Brio Aja?

Ini soal cerita hidup

Honda Brio mungkin tidak akan membuat orang berhenti di lampu merah hanya untuk memotretnya. Ia tidak se-eksklusif sport car dan tidak sebesar mobil pejabat.

Tapi, justru karena kesederhanaannya, Brio terasa dekat dengan kehidupan banyak orang. Ia sering menjadi mobil pertama karena menawarkan campuran keberanian, optimisme, dan sedikit kenekatan finansial, khususnya untuk anak muda.

Selama cicilan masih bisa aman, bensin terisi, dan kopi akhir pekan tetap aman, banyak anak muda merasa keputusan membeli Honda Brio bukan keputusan yang buruk. Karena di tengah hidup yang sering tidak pasti, punya sesuatu yang bisa dikemudikan pulang setiap malam kadang sudah cukup menenangkan.

Penulis: Muhamad Sigit Adji Saputra

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Brio, Mobil Honda yang Paling Aneh: Nggak Punya Apa-apa, tapi bisa Menjadi yang Paling Laris dan ulasan menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 13 Maret 2026 oleh

Tags: Briocicilan honda briohondahonda briokredit honda briokredit pemulamobil hondamobil kreditmobil pertamarekomendasi honda brioskema kredit honda brio
Muhamad Sigit Adji Saputra

Muhamad Sigit Adji Saputra

Bekerja di bidang ritel kendaraan bermotor. Asli Tegal.

Artikel Terkait

Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa tapi malah laris MOJOK.CO
Otomojok

Berdasarkan pengamatan saya, Vario 160 adalah motor Honda paling buruk rupa, tapi malah laris kebangetan dasar aneh

7 Juli 2026
Derita 17 Hari Naik Honda Revo Jadi Penagih Utang MOJOK.CO
Otomojok

17 Hari Menjadi Penagih Utang dengan Risiko Kehilangan Nyawa Naik Honda Revo Biru Sudah Cukup Membuat Saya Menyerah

23 Juni 2026
Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Vario 150, Motor Honda Terbaik Wujud (Cicilan dan) Kasih Ibu MOJOK.CO
Otomojok

Vario 150: Motor Honda Terbaik tapi Paling Mengancam Kewarasan dan Bikin Malu, Takut Gak Bisa Nyicil Setelah Jadi Pengangguran Akhirnya Diselamat Ibu

21 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pesan Menohok dari Ibu: Saat Doa Menjadi Satu-satunya Kuliah, Permintaan dan Jangan Sampai Tiang Itu Roboh di Perantauan MOJOK.CO

Ortu Rela Melepas Anaknya Kuliah Mengejar Mimpi, tapi Dihantui Rasa Takut Salah Pergaulan di Perantauan

31 Juli 2026
Sri Sultan HB X dan Dubes Qatar siapkan kejutan program event di Yogyakarta dari kerja sama di bidang kesenian dan kebudayaan MOJOK.CO

Usai Temui Sri Sultan HB X, Dubes Qatar Siapkan Kejutan Program Event Kebudayaan di Yogyakarta

3 Agustus 2026
Sombongkan IPK dan gelar sarjana cumlaude dari PTS Jogja. Optimis pikat HRD perusahaan incaran tapi ujungnya lontang-lantung bawa lamaran pekerjaan MOJOK.CO

Dulu “Sombongkan” IPK dan Gelar Sarjana Cumlaude, Kini Malu Lontang-lantung Cari Kerja karena Tren HRD Tak Terpikat IPK

29 Juli 2026
Akademisi UGM kritik RUU Sisdiknas karena belum menjawab tantangan pendidikan nasional di masa mendatang MOJOK.CO

RUU Sisdiknas Dinilai Belum Jawab Tantangan Pendidikan hingga Menyoal Relevansi Perguruan Tinggi Kedinasan

28 Juli 2026
Nasirun, pelukis-seniman maestro berpulang dengan meninggalkan ingatan kebaikan MOJOK.CO

Hadiah Lukisan Topeng dari Membetulkan Antena TV dan Laku Hidup Seorang Nasirun

1 Agustus 2026
Pengelolaan sampah di TPA Troketon oleh Pemkab Klaten. MOJOK.CO

Geliat TPA Troketon: Berpacu dengan Waktu Menjinakkan Bau Sampah dan Air Lindi Jadi Tempat yang Ramah Lingkungan

29 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.