Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Bagi Perempuan, Punya Motor dengan Ban Tubeless adalah Prioritas!

Majid Himawan oleh Majid Himawan
3 Mei 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Selama ini, ban tubeless seolah menjadi printilan motor yang jarang dijadikan prioritas perhatian. Padahal, bagi perempuan, kehadirannya sungguh penting adanya.

Membicarakan dunia percintaan sama ribetnya dengan membicarakan kualitas suatu ban motor. Banyak orang tak menyangka hubungan percintaan dapat kandas di tengah jalan. Tak beda halnya dengan ban yang dapat bocor di tengah jalan. Di jalan terjal pun, cinta bisa menjadi menipis persis tipisnya ban yang selalu menginjak aspal jalanan.

Iklan

Daripada kita bingung, galau, frustasi, iri, dengki, kikir, pelit, sombong, ghibah membicarakan carut marutnya dunia percintaan. Lebih baik kita bahas dunia permotoran. Setidaknya, motor akan lebih memahamimu daripada gombal mukiyo para mantanmu—yang habis manis sepah pun tetap ditelan. Ambyaaar~

Sebagian perempuan, mungkin tidak terlalu memikirkan printilan motornya, apalagi komponen semacam ban. Paling banter, cuma tahu isi bensin sama ganti oli. Untuk ganti oli ini, kalau ingat pun sudah bagus banget. Padahal, ada yang tak kalah penting dari hal tersebut, yaitu memperhatikan kualitas, jenis, dan kondisi ban.

Berdasarkan pengalaman yang dihimpun BMKG (Badan Mantan Kurang Gawean), kebanyakan lelaki pernah ditelfon pacarnya karena masalah ban bocor. Jika si lelaki ini perhatian dan super protektif, pasti akan ada solusi—semisal, langsung nyusulin ke pacarnya yang lagi galau dengan ban bocornya. Tetapi, kalau lelaki ini lebih mentingin main game daripada nolongin mbak pacar? Atau malah, si perempuan ini nggak punya pacar? Atau, kalian para perempuan, merasa mampu menyelesaikan masalah tanpa bantuan lelaki? Ya, daripada ribet, mending kalian buruan ganti ban pakai ban tubeless!!1!111

Kalian nggak kebayang, kan? Habis pergi malem-malem tiba-tiba ban motor kalian bocor. Udah gitu, kalian harus (((nuntun motor))) sepanjang jalan sampai nemu bapak tukang tambal ban. Iya, kalau ketemu. Lha, kalau nggak? Mbak-mbak sekalian, percayalah pada saya! Nuntun motor itu sama melelahkannya kayak kalian “nuntun” pacar kalian biar jadi pribadi sholeh. Tenan loh iki~

Lantas, seberapa penting sih, ban tubeless bagi perempuan?

Ban tubeless memiliki keunggulan. Diantaranya, pertama, ban tubeless tidak menggunakan ban dalam. Jadi, kita nggak perlu mikirin ganti ban dalam kalau udah banyak tambalannya. Lantaran, konstruk dari ban tubeless ini hanya ban luar saja yang sudah didesain sedemikian rupa.

Kedua, konstruksi ban tubeless lebih kuat dan kokoh seperti semen tiga roda. Yang jelas, ketebalan serta jenis lapisan yang digunakan memang dibuat untuk menjadi ban yang tanpa perlu ban dalam walaupun menjadikan karakternya jadi lebih “atos”.

Ketiga, dia punya masa pakai yang lebih panjang daripada ban biasa. Hal ini sudah terbukti dan benar-benar terbukti. Silahkan cek langsung data ini pada teman kalian yang pernah menggunakannya. Ya, kalau belum percaya betul, bisalah langsung riset kualitas bannya sendiri. Halah.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Keempat, jika ban biasa akan langsung bocor ketika terkena paku atau benda tajam. Ban tubeless memiliki waktu yang cukup lama untuk kempes. Hal inilah yang menjadi keunggulan penting dari ban tubeless tersebut dibandingkan ban biasa. Yang kemudian, akan bisa menyelamatkan kamu dari kejadian nuntun motor. Bahkan waktu untuk bertahan ban ini, bisa lebih dari satu hari. Sampai-sampai, bikin perempuan yang kurang peka, nggak tahu kalau ban mereka sebenarnya bocor—seperti kantong mereka.

Kelima, cara menambal ban tubeless sangat praktis dan cepat. Bahkan jauh lebih cepat daripada nunggu dosen pembimbing skripsi! Pasalnya, proses penambalan ban ini tak perlu bongkar velg ataupun pakai dibakar-bakar segala. Cukup menggunakan karet yang difungsikan untuk menambalnya. Bahkan, jika kondisi ban masih tebal, cairan anti bocor akan meresap menutup lubang tersebut. Jika ban biasa bisa memakan waktu paling cepat tiga puluh menit, ban tubeless hanya butuh waktu tiga hingga lima menit. Cuma tiga menit, Saudara! Bagaimana? Cukup membantu, bukan?

Dari manfaat di atas sudah jelas-jelas terbukti. Kalau pakai ban tubeless harus menjadi salah satu prioritas hidup. Hal ini, jauh-jauh lebih penting daripada mikirin mereka, barisan para mantan. Mbak, mantan itu kerjaannya hanya mengingatkan pada kesedihan. Paling banter, dia datang kalau ada butuhnya. Bandingin sama si ban tubeless, yang selalu sekuat tenaga berputar mengantarmu ke mana saja. Bahkan, perih luka paku dan beling saja, mereka tahan demi keselamatanmu. Baginya, kamu kehormatannya. Dengarkan, dengarkan dia. Loh, malah nyanyi lagune Wali~

Si mantan, nyatanya juga nggak sanggup bertahan lama membersamaimu. Nggak kayak ban tubeless, yang daya tahannya Subhanallah. Meski bagaimanapun juga, dia tetap punya kekurangan. Selain harga yang mahal—walau tak semahal alat makeup-mu, Mbak! Ban tubeless juga hanya bisa digunakan pada velg motor racing saja. Jadi, mohon maaf, nih, bagi kamu-kamu yang masih menggunakan velg motor jeruji, kudu diganti dulu dengan yang racing. Udah, sih, kurangnya cuma itu doang.

Iklan

Jadi, wahai mbak-mbak sekalian, apa iya, masih mikir-mikir untuk menjadikan si ban tubeless sebagai kebutuhan prioritas yang harus dipenuhi?

Terakhir diperbarui pada 1 November 2019 oleh

Tags: ban tubelessmotor perempuanperempuantambal ban
Majid Himawan

Majid Himawan

Artikel Terkait

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal MOJOK.CO
Esai

Masalah Orang Dewasa: Dana Darurat, Skincare, dan Kecemasan yang Sama-sama Mahal

24 Juni 2026
Tempat kerja, Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan
Urban

Standard Good Looking dan Berpenampilan Menarik yang Diskriminatif dan Merugikan Pekerja Perempuan

3 Juni 2026
pekerja perempuan.MOJOK.CO
Kabar

Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau

1 Mei 2026
Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare? MOJOK.CO
Esai

Setelah Little Aresha, Mengapa Orang Tua Tetap Harus Percaya pada Daycare?

29 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Setiabudi Jakarta Selatan, Work Life Balance.MOJOK.CO

Kawasan Setiabudi Strategis buat Ngekos, tapi Menyimpan Masalah yang Menyiksa Perantau Gen Z Jakarta

7 Juli 2026
Pertama kali beli mesin cuci di rumah desa, kena julid tetangga MOJOK.CO

Pertama Kali Beli Mesin Cuci di Rumah Desa: Terharu Ringankan Beban Ibu hingga Dianggap Buang Duit oleh Tetangga Julid

10 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar MOJOK.CO

Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran BBM di Jawa Tengah dan DIY Berjalan Normal dan Lancar

8 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026
Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.