Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Wacana WFH 1 Hari: Kesempatan Pekerja Kantoran Jakarta “Multitasking” dan Kabur WFC, padahal Tak Boleh Keluar Rumah

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
25 Maret 2026
A A
Pekerja Jakarta WFH demi hemat BBM

Ilustrasi - Pekerja Jakarta WFH (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pekerjaan berujung ditelantarkan

Meski begitu, Lala bilang, pekerjaan akan tetap menjadi prioritasnya. Akan tetapi, ia tidak menampik kemungkinan bahwa dirinya akan lebih bersantai menyikapi pekerjaan ketimbang saat berada di kantor.

Bukan tidak mungkin juga, kata Lala, akan meninggalkan pekerjaan untuk beristirahat. Padahal, dirinya menyadari bahwa harus siap sedia selama jam kerja.

“Tetap [prioritas], tapi biasanya kalau udah kelar ya santai banget,” kata dia.

“Malah kadang kutinggal tidur, padahal harusnya standby ya,” katanya menambahkan.

Tidak hanya Lala, dua pekerja Jakarta lainnya juga mengatakan akan melakukan hal yang sama. Mereka tidak menutupi kemungkinan akan melakukan aktivitas lain, yang berujung menelantarkan pekerjaannya.

Salsa (25) mengatakan, akan bekerja sambil memasak. Ia juga akan melakukan aktivitas selayaknya akhir pekan karena tidak harus pergi ke kantor.

“Aku mau kerja sambil masak,” katanya kepada Mojok, Rabu (25/6/2026).

“Kayak pas weekend, pagi-pagi ke pasar karena nggak perlu ke kantor. Aku bisa multitasking goreng ayam sambil kerja,” tambahnya.

Sementara itu, Nanda (24) bilang akan bekerja sambil bermain video game. “Kerja, sambil main,” ujar dia. 

Setidaknya, menurut Nanda, dirinya masih akan berdiam di rumah. Meski untuk itu, Nanda mengatakan tidak hanya sekadar bekerja karena mempunyai kesempatan untuk melakukan aktivitas lain, selain bekerja.

Skema WFH sudah tidak efisien

Rencana bekerja sambil melakukan kegiatan lain seiring dengan adanya wacana WFH bukan tanpa alasan. Ekonom energi sekaligus Dosen UGM, Fahmy Radhi, menilai akan sangat sulit menuntut ASN dan pekerja swasta dalam menerapkan WFH sebab kebijakan ini menyangkut perubahan pola kerja.

Ia menyatakan, dalam skenario WFH 1 hari yang direncanakan akan diterapkan pada Jumat, memungkinkan pekerja tidak hanya bekerja di rumah. Melainkan, mereka bisa work from anywhere (WFA) sekaligus menikmati long weekend, menambahkan hari Jumat pada libur akhir pekan.

“Sehingga konsumsi BBM tidak dapat dihemat secara signifikan,” ucapnya seperti dikutip dari Tempo, Rabu (25/3/2026).

Keberhasilan skema WFH menghemat BBM saat pandemi Covid-19 dipengaruhi adanya keterpaksaan agar tidak tertular Covid-19. Sementara itu, Fahmi menilai, variabel ini tidak ada pada kebijakan WFH 1 hari yang akan diterapkan.

Iklan

Tanpa keterpaksaan seperti sebelumnya, sangat sulit WFH bisa diterapkan dan benar-benar dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Penulis: Shofiatunnisa Azizah

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Anak Muda Isi BBM Tergantung Antrean SPBU: Pertalite-Pertamax Dianggap Sama, padahal Terbiasa Buru-buru dan “Buta” Kualitas dan artikel liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2026 oleh

Tags: bbm langkakerja di jakartapekerja jakartapekerja Jakarta WFHtutorial wfhWFA ASNWFCWFHwork from anywherework from cafework from home
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Bekerja di Jakarta vs Jogja
Urban

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026
PNS tetap WFO saat WFH
Sehari-hari

PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM

8 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO
Aktual

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Slow living di desa, jakarta.MOJOK.CO
Urban

Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup

6 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Jurusan Antropologi Unair kerap diremehkan. MOJOK.CO

Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas

9 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Jogja Bisa Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung MOJOK.CO

Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

8 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.