Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Resign Kerja Kantoran di Jakarta, Milenial Ini Putuskan Side Hustle di Klaten yang Hasilkan Ratusan Juta per Bulan

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
6 Februari 2025
A A
Resign Kerja Kantoran di Jakarta, Milenial Ini Putuskan Side Hustle di Klaten yang Hasilkan Ratusan Jutaan per Bulan. MOJOK.CO

ilustrasi - pekerja kantoran di Jakarta resign. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Reezky Pradata (30) pernah mendapatkan penghasilan sebanyak Rp130 juta dalam sebulan dengan melakukan pekerjaan sampingan (side hustle) di Klaten. Angka ini puluhan kali lipat daripada gaji yang ia terima saat masih kerja di Jakarta.

Tentu jalan yang ia lalui tak semudah membalikan telapak tangan. Ada banyak hal yang harus dikorbankan. Termasuk merelakan pekerjaan tetap, dan beralih profesi sebagai penjual stok foto di sebuah platform online.

Jakarta bikin warganya tak produktif

Reezky sempat bekerja di salah satu perusahaan multinasional di Jakarta pada tahun 2017. Kantornya bergerak di bidang digital. Sejak kuliah, ia selalu punya mimpi untuk bekerja di sana sampai akhirnya terwujud.

Sama seperti pekerja kantoran lainnya, Reezky memulai aktivitasnya dari pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sehari-hari ia harus berhadapan dengan laptop. Namun, selama setahun menjalani aktivitas tersebut, Reezky akhirnya mulai jenuh.

Ia merasa tidak bisa produktif karena sudah kelelahan di jalan. Keriuhan Kota Jakarta yang terkenal macet membuatnya sumpek. Untuk pulang-pergi dari kantor ke kosannya saja membutuhkan waktu 2-3 jam per hari.

Resign Kerja Kantoran di Jakarta, Milenial Ini Putuskan Side Hustle di Klaten yang Hasilkan Ratusan Juta per Bulan. MOJOK.CO
Reezky Pradata pemuda yang tinggal di Klaten. (Dok. Pribadi)

“Sebenarnya saya pindah ke Jogja terus ke Klaten pada saat itu ya karena untuk meningkatkan produktivitas,” ucapnya saat dikonfirmasi Mojok pada Rabu (5/2/2025).

Berangkat dari gejolak hatinya tersebut, Reezky pun memutuskan resign dan kembali ke kota kelahirannya, Jogja. Dari sana, tujuan kariernya mulai jelas.

Pindah dari Jakarta karena Jenuh dengan kerja kantoran

Setelah setahun di Jakarta, akhirnya Reezky pindah ke Jogja pada tahun 2018. Di sana, ia tak terlalu lama menganggur. Ia manut-manut saja saat seorang teman mengajaknya menjadi tukang antar surat. Hitung-hitung untuk mengisi waktu luang. Sampai akhirnya, ia mendapatkan tawaran kerja sebagai seorang digital marketing staff di sebuah startup edukasi untuk guru.

Reezky mengaku jauh lebih produktif karena bisa meluangkan waktunya untuk membuat perencanaan ke depan, termasuk istirahat.

“Sehingga fasenya di Jogja justru jadi lebih cepat dan membuat saya makin produktif,” ucapnya.

Pada tahun 2023, kinerja Reezky dipandang bagus, sehingga diangkat menjadi head of operation di sana. Tapi lagi-lagi, ia pun terjebak dalam rutinitas kerja kantoran. Menghadap laptop selama berjam-jam, memiliki waktu yang terbatas untuk bermain atau meluangkan waktu untuk diri sendiri, sementara ia bukan tipe orang yang terlalu suka diatur. 

“Sejak awal pas saya masuk situ, saya berpikir mau sampai kapan ya saya akan kerja kantoran kayak gini?” tanya Reezky.

kepadatan Jakarta. MOJOK.CO
Kepadatan penduduk Jakarta. (Dok. Pinterest)

Sementara, ia adalah orang yang lebih suka aktivitas fisik. Oleh karena itu, di tengah kesibukannya, Reezky selalu menyempatkan waktunya untuk jalan-jalan. Kadang-kadang ia juga pergi ke Klaten, asal-usul dia bertemu dengan istrinya.

Selama proses menghilangkan stres tersebut, Reezky jadi kepikiran untuk melakukan side hustle, tapi bukan pekerjaan di bidang jasa. Sebab kalau begitu, ia sama saja harus bekerja dua kali. Siangnya bekerja di perusahaan utama, sorenya mengurus klien.

Ingin pekerjaan yang fun

Baca halaman selanjutnya

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2025 oleh

Tags: fotografergaji fotograferkerja di jakartakerja di klatenkerja sampinganresign kerja di jakarta
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Bekerja di Jakarta vs Jogja
Urban

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026
Stres menyeimbangkan pekerjaan sampingan dan pekerjaan kantoran karena side hustle
Urban

“Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja

1 April 2026
Pekerja Jakarta resign setelah terima THR dan libur Lebaran
Urban

Pekerja Jakarta Resign Pasca-THR Bukan karena Gaji, tapi Muak dan Mati Rasa akibat Karier Mandek dan Rekan Kerja “Toxic”

30 Maret 2026
Diledek ibu karena merantau dari Jakarta ke Jogja. MOJOK.CO
Urban

Pekerja Jogja Pulang ke Jakarta setelah Sekian Lama, malah Diledek Ibu Saat Kumpul Keluarga karena Tak Bisa Sukses seperti Saudara Lainnya

29 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Anak PNS kuliah di PTN top seperti UGM masih menderita karena UKT nggak masuk akal

Derita Jadi Anak PNS: Baru Bahagia Diterima PTN Top, Malah “Disiksa” Beban UKT Tertinggi Selama Kuliah padahal Total Penghasilan Orang Tua Tak Seberapa

4 April 2026
Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung MOJOK.CO

Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung

6 April 2026
Ribetnya urusan sama pesilat. Rivalitas perguruan pencak silat seperti PSHT dan PSHW (SH Winongo) bikin masalah sepele jadi alasan rusuh MOJOK.CO

Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

7 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Kuliah soshum di PTN merasa gagal karena tak jadi wong untuk orang tua

Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

6 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.