Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Ildo Perunggu: Dari “Anak Kantoran” Jadi Full Time Drummer demi Tebus Waktu bersama Keluarga Kecilnya

Mohamadeus Mikail oleh Mohamadeus Mikail
20 Agustus 2025
A A
Cerita Ildo drummer band Perunggu pilih resign kantor demi keluarga MOJOK.CO

Cerita Ildo drummer band Perunggu pilih resign kantor demi keluarga. (Instagram/@ildohasman)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Perunggu sering dikenal sebagai “band pulang kantor” karena para personelnya yang bekerja kantoran sembari bermain musik. Namun, kesan “anak kantoran” itu kini telah lepas dari Ildo Hasman–drummer Perunggu. Ia baru saja mengambil keputusan resign dari kantor. Ia memilih menjadi full time drummer untuk Perunggu.

Pada Sabtu (9/08/25), di tengah-tengah Cherry Pop, Mojok mendapat kesempatan mewawancarai Ildo Hasman mengenai keputusannya untuk resign dari kantor.

Bagi Ildo Perunggu, keluarga selalu nomor satu

Ada banyak faktor yang melatarbelakangi keputusan Ildo Perunggu. Salah satu yang cukup krusial adalah soal waktu.

“Semakin ke sini terasa seperti waktu itu agak limited, karena sebelumnya kerja dari Senin sampai Jumat dan di weekend biasanya manggung bersama Perunggu,” tutur Ildo.

“Kita memang dari awal selalu nge-set prioritas keluarga itu sebagai prioritas utama,” sambungnya. “Perunggu itu sendiri juga secara prioritas memprioritaskan keluarga nomor satu.”

Cerita Ildo drummer band Perunggu pilih resign kantor demi keluarga MOJOK.CO
Cerita Ildo drummer band Perunggu pilih resign kantor demi keluarga. (Mohamadeus Mikail/Mojok.co)

Ildo menyadari, sebelum resign dari kantor, banyak waktu bersama keluarga yang harus ia korbankan. Kendati sudah diupayakan se-balance mungkin.

Pada akhirnya, ia memilih mengorbankan pekerjaan utamanya di kantor. Menjadi full time drummer Perunggu, seiring hendak rilisnya album kedua.

Dukungan dari istri

“Karena fokusnya di Perunggu, otomatis Senin sampai Jumat ada waktu untuk keluarga. Kalau saya spesifiknya bersama anak-anak karena saya ada di rumah,” kata Ildo.

Dengan begitu, ketika kosong, ada banyak waktu untuk mengantar-jemput anak ke sekolah atau les. Selain itu, waktu bersama istri pun lebih banyak.

Pun pada awalnya, Istri Ildo sebenarnya mendukung-mendukung saja kesibukan sang suami, baik di kantor maupun saat dengan Perunggu. Namun, lama-lama Ildo merasa terusik karena kurang waktu luang bersama keluarga.

“Keputusan akhir yang diambil bukanlah untuk kepentingan materi, tetapi bagaimana saya bisa menjadi better husband dan better father. Waktu bersama keluarga, baik itu istri maupun anak-anak, itulah yang dijadikan poros utama dari keputusan resign dari kantor,” begitu diskusi Ildo dengan sang istri sebelum akhirnya memutuskan resign. 

Cerita Ildo drummer band Perunggu pilih resign kantor demi keluarga MOJOK.CO
Cerita Ildo drummer band Perunggu pilih resign kantor demi keluarga. (Instagram/@ildohasman)

Rona bahagia di balik pintu rumah

Banyak hal berubah sejak Ildo resign dari kantor.

Ildo Perunggu punya dua anak laki-laki. Anak pertamanya baru masuk SD, sedangkan anak bungsunya masih berumur dua setengah tahun.

“Saya melihat bahwa mereka masih butuh ditemenin, masih butuh diajak main,” tutur Ildo.

Iklan

Ia kini merasa kehadirannya di rumah bisa membuatnya lebih bonding dengan anak-anaknya. Lebih dari itu, ia bisa membersamai mereka bertumbuh.

“Sekarang kalau saya pulang ke rumah mereka happy. Kalau dulu kan karena saking jarangnya ke rumah ya biasa saja lebih ke mamanya,” tambah Ildo dengan rauh wajah lega dan berbinar, seperti menemukan kembali sesuatu yang hilang, atau beranjak dari ruang kekosongan. Hal-hal kecil seperti itu, bagi Ildo, menjadi penting dalam perannya sebagai ayah.

Lelah fisik…

Keputusan Ildo Perunggu resign juga dilatarbelakangi karena kelelahan fisik. Bayangkan saja, ia harus bekerja lima hari seminggu. Lalu pada akhir pekan ia masih harus ngeband bersama Perunggu.

“Secara fisik juga sangat worn-out karena harus nge-balance antara waktu kerja kantor dan ngeband,” kata Ildo.

Oleh karena itu, keputusan Ildo untuk resign dari kantor tidak hanya memberinya waktu luang lebih banyak. Tetapi juga tenaga lebih untuk melakukan hal-hal lain.

Jalan panjang drummer Perunggu

Ildo tidak ujug-ujug menjadi drummer band Perunggu. Bahkan saat mulai ngeband pun tidak bermula dari band Perunggu. Sebelumnya, Ildo memiliki riwayat pekerjaan yang panjang.

Setelah lulus kuliah S1 Teknologi Pangan, pekerjaan pertamanya adalah di Bank. Dua tahun setelahnya, ia mengambil kuliah S2. Pada saat S2, ia kerja part-time di JKT 48 sebagai music-editor.

Lulus dari S2, Ildo berkeja di media malesbanget.com sebagai project manager selama 1,5 tahun. Dari situ ia lalu diajak menjadi product manager di Gojek. Setelah itu ia sempat berpindah-pindah di perusahaan-perusahaan teknologi. Terakhir, Ildo bekerja di Binar Academy selama hampir lima tahun sampai akhirnya resign pada akhir bulan Juli 2025 lalu.

Atas rangkaian perjalanan panjang itu, Ildo tak pernah membayangkan bakal menjadi seorang full time drummer. 

“Dulu ga pernah kebayang menjadi full-time drummer di Perunggu karena orangtua tidak membolehkan,” tutur Ildo.

“cuman baru dikasih kesempatan dan keberaniannya sekarang, ketika ada kesempatannya ya kita ambil. No regrets,” pungkasnya.

Penulis: Mohamadeus Mikail
Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Dari Oslo ke Solo, Imam Besar Jamaah Blekmetaliyah Siap “Ritual” di Panggung RIS 2025 atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2025 oleh

Tags: band perunggudrummer perungguildo perungguperunggu
Mohamadeus Mikail

Mohamadeus Mikail

Artikel Terkait

Mahasiswa Jawa Timur kuliah di PTN Jogja mendadak goblok karena selera musik MOJOK.CO
Ragam

Mahasiswa Jatim di PTN Jogja: Jadi Goblok Perkara Beda Selera Musik, Dicap “Rendahan” Hanya karena Tak Tahu Perunggu-FSTVLST

18 Agustus 2025
Moknyus

Update Medali Asian Games 2018: Indonesia Dapat 12 Emas, Sejarah!

26 Agustus 2018
Moknyus

Klasemen Perolehan Medali Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 Setelah Hari Ketujuh

26 Agustus 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemilik kos di Depok, Sleman, Jogja muak dengan tingkah mahasiswa asal Jakarta yang kuliah di PTN/PTS Jogja MOJOK.CO

Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah

20 Februari 2026
Ramai, 'Cukup Aku Saja yang WNI': Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia MOJOK.CO

Ramai, ‘Cukup Aku Saja yang WNI’: Saya Justru Bangga Melepas Status Warga Negara Austria Demi Paspor Indonesia

20 Februari 2026
3 Dosa Indomaret yang Bikin Kecewa karena Terpaksa (Unsplash)

3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan

21 Februari 2026
Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026
Beasiswa LPDP selamatkan hidup seorang difabel yang kuliah S2 di Amerika Serikat (AS). MOJOK.CO

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.