Arsip Artikel: Mohamadeus Mikail
13 ArtikelKontributor aktif media opini dan satir di Terminal Mojok.
Manga dan Manhwa Semakin Populer di Kalangan Anak Muda, ke Mana Komik Karya Indonesia?
Indonesia punya sejarah kejayaan komik lokal, tapi kini tergerus pepolaritas komik luar seperti Manga. Lantas apakah bisa berjaya lagi?
Komik Jadi Bacaan Populer di Indonesia Sejak 50-an, Diruntuhkan karena Cap “Dewasa”
Sejak 1950-an komik jadi bacaan populer di Indoneisa, tapi malah diruntuhkan. Manga dituding jadi penyebabnya, padahal pemerintah sendiri.
Budaya Korupsi di Indonesia Mengakar karena Warga “Belajar” dari Pemerintahnya
Budaya korupsi tak tiba-tiba langgeng di masyarakat. Ia tumbuh subur karena ulah pemerintahnya, terutama dalam hal korupsi politik.
Pilihan Cholil Efek Rumah Kaca Sekolahkan Anak di New York, Awalnya Waswas tapi Kini Mensyukuri
Cholil Mahmud, vokalis Efek Rumah Kaca, memilih menyekolahkan anak tunggalnya di New York ketimbang di Indonesia. Awalnya waswas tapi kini mensyukuri.
7 Tahun Mengabdi Jadi Guru di Jogja, Tak Tega Melihat Realita Siswa Putus Sekolah meski Diri Sendiri Tidak Sejahtera
Guru di Sekolah Gajahwong, Jogja rela tidak digaji untuk mengajari anak-anak kurang mampu tapi bukan berarti mereka harus hidup menderita.
Porter Stasiun Lempuyangan Jogja, Mencoba Cukup di Tengah Menanti yang Tak Pasti
Puluhan tahun menjadi porter di Stasiun Lempuyangan, Jogja. Tekun menanti penumpang kereta api meski sering kali berujung hampa.
Ketulusan Guru Sekolah Gajahwong, dari yang Rela Tidak Digaji hingga yang Digaji Hanya dengan Uang Transport demi Mencerdaskan Anak-anak Kurang Mampu di Jogja
Para guru di Sekolah Gajahwong, Jogja rela mengajar tanpa gaji. Lebih dari materi, mereka merasa banyak hal berharga yang bisa didapat.
Merancang Pameran Seni Rupa agar Dinikmati Tunanetra, Mereka Memang Tak Melihat tapi Bisa Mendengar
Perjalanan Jogja Disability Arts (JDA) merancang pameran seni rupa untuk dinikmati tunanetra. Sebab mereka bisa mendengar meski tak melihat.