Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sosok

Cerita Emak-Emak Joki Game Online AQW, 24 Jam menatap Komputer Demi Menghidupi 2 Anak Seorang Diri

Muhammad Ridhoi oleh Muhammad Ridhoi
13 Agustus 2024
A A
Cerita Emak-Emak Joki Game Online AQW, 24 Jam menatap Komputer Demi Menghidupi 2 Anak Seorang Diri.MOJOK.CO

Ilustrasi Cerita Emak-Emak Joki Game Online AQW, 24 Jam menatap Komputer Demi Menghidupi 2 Anak Seorang Diri (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

24 jam menatap layar demi menghidupi dua anak seorang diri

Meski sempat mencapai masa jayanya, kini peminat game online AQW mulai surut. Penghasilannya pun juga berkurang. Kalau dulu dalam sebulan bisa dapat Rp15-20 juta, kini Rp5 juta masuk kantong pun sudah bagus.

“Kalau penghasilan sekarang ya, Mas, kalau rame itu sebulan sebetulnya bisa Rp5 juta sampai Rp8 juta bersihnya. Tapi kalau sepi, sekitar Rp4 juta sampai Rp5 juta. Itu hitungan kasarnya ya, Mas,” ungkap ibu tunggal asal Bogor itu.

Belum lagi pada awal 2024 lalu ia bercerai dengan suaminya karena suatu masalah. Meski sudah berpisah, suaminya tetap menafkahi anak-anaknya–walau tak terlalu banyak.

Cerita Emak-Emak Joki Game Online AQW, 24 Jam menatap Komputer Demi Menghidupi 2 Anak Seorang Diri.MOJOK.CO
Mak Eka rela menghabiskan waktu 24 jam di depan laptop demi menghidupi dua anaknya (dok. FB Eka Friyasa)

Alhasil, mau tak mau Mak Eka harus menafkahi kedua anaknya dari hasil menjoki game AQW. Anak sulungnya, yang kini berusia 18 tahun, baru saja masuk kuliah. Sedangkan anak bungsunya menginjak SMP kelas 2 dan berusia 14 tahun.

Apalagi, saat ini kondisi Mak Eka juga sedang tidak baik. Beberapa hari lalu ia mengaku sempat menjalani operasi untuk mengangkat penyakitnya. Dalam unggahannya di Facebook, Mak Eka juga meminta doa ke teman-teman sosial medianya untuk kesembuhan dirinya. Saya menemukan banyak sekali komentar positif kepada joki game online, agar lekas sembuh dan menjoki kembali.

Sering ketemu klien ribet

Selama lebih dari 15 tahun menggeluti dunia joki AQW, Mak Eka bercerita telah mengalami banyak hal. Salah satunya, ia mengaku dicemooh pelanggan terkait harganya yang tidak murah. Padahal standar harganya memang segitu. 

Kendati dicemooh, ia mengaku maklum. Apalagi memang usia pelanggannya (yang dulu) terbilang remaja atau masih anak-anak. 

“Ada klien yang bawa-bawa agama untuk meminta joki karena dalam agama ‘kan harus saling berbagi,” celetuknya sambil tertawa. 

Uniknya, Mak Eka tak jarang memberi nasehat pada pelanggannya, terutama yang masih pemula untuk tak mengandalkan jasa joki. Sebab, bagi dia, keseruan dalam bermain game online ini bukan dinilai seberapa besar nilai uang yang dikeluarkan untuk bermain game (pay to play), tapi tentang taktik dan penyelesaian misi dalam game.

“Aku juga sering mengedukasi ke player buat jangan beli ACs (mata uang dalam game AQW) yang ilegal, karena risiko kena banned akun,” imbuhnya.

Sebagai admin di grup yang ia kelola, Mak Eka merasa punya tanggung jawab moral untuk mengedukasi pemain pemula. Karena ia sendiri sudah mengenal game itu lebih lama dari pemain-pemain lain, bahkan sebelum game itu dirilis resmi. 

“Aku sangat berterima kasih ke temen-temen internetku di FB, WA, yang udah membantuku dengan joki di aku, juga ke Kang Ilman, Mas Turip, semua admin dan anggota grup AQW Indonesia, karena mereka aku masih bisa bertahan di game ini,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Ridhoi

Editor: Ahmad Effendi

Iklan

BACA JUGA Mengenang Kejayaan Ragnarok Online, Game Online Paling Fenomenal di Indonesia

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2024 oleh

Tags: 80 jutaadventurequest worldsaqwEmak-emakgamegame onlinegim daringsingle mother
Muhammad Ridhoi

Muhammad Ridhoi

Artikel Terkait

Tidak install game online seperti Mobile Legend (ML) buat mbar di tongkrongan dianggap tidak asyik dan tidak punya hiburan MOJOK.CO
Catatan

Tak Install Mobile Legend untuk Mabar di Tongkrongan: Dicap “Tak Gaul” dan Kosong Hiburan, Padahal Hiburan Orang Beda-beda

25 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO
Catatan

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026
7 buah legendaris dalam game Blox Fruits yang jadi incaran MOJOK.CO
Kilas

7  Koleksi Buah Legendaris di Game Blox Fruits yang Jadi Incaran: Tak Cuma Memperkuat, Tapi Juga Jadi Aset Berharga

24 Februari 2026
mabar game online.MOJOK.CO
Aktual

Saat Healing Malah Jadi Toxic: Kecanduan Gim Bisa Bikin Mental dan Fisik Anak Muda Awut-awutan

28 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lulusan UNJ berkebun di Bogor. MOJOK.CO

Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan

8 Mei 2026
Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia MOJOK.CO

Vakum 6 Tahun, LA INDIE MOVIE Hadir Kembali Cari Talenta Perfilman Indonesia

7 Mei 2026
Anak Tantrum di Kereta Ekonomi bikin Saya Iba ke Ortu. MOJOK.CO

Tangisan Anak Kecil di Kereta Ekonomi Bikin Saya Sadar di Usia 25, Betapa Kasih Ibu Diuji Lewat Rasa Lelah

11 Mei 2026
pertemanan di usia 30.MOJOK.CO

Pertemanan di Usia 30 Memuakkan: Transaksional dan Isinya Cuma Adu Nasib, tapi Paling Mengajarkan Arti Ketulusan

7 Mei 2026
Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
Petani di Delanggu, Klaten maju berkat sistem permakultur. MOJOK.CO

Belajar Bertani dari Dasar, Akhirnya Hidupkan Ketahanan Pangan dari Lahan Kosong di Delanggu Klaten

6 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.